Tari Jaipongan
Senin, 29 Agustus 2011 11:54 Section: Art & Culture
GriyaWisata.Com-Jaipongan merupakan sebuah genre seni tari yang lahir dari kreativitas seorang seniman asal Bandung, Gugum Gumbira. Ketuk Tilu merupakan salah satu perhatiannya pada kesenian rakyat yang menjadikannya mengetahui dan mengenal betul perbendaharan pola-pola gerak tari tradisi yang ada pada Kliningan/Bajidoran atau Ketuk Tilu.
Gerak-gerak bukaan, pencugan, nibakeun dan beberapa ragam gerak mincid dari beberapa kesenian di atas cukup memiliki inspirasi untuk mengembangkan tari atau kesenian yang kini dikenal dengan nama Jaipongan.
Ada beberapa pengaruh yang melatarbelakangi bentuk tari pergaulan ini, sebelum bentuk seni pertunjukan ini muncul. Secara koreografis tarian itu masih menampakan pola-pola tradisi (Ketuk Tilu) yang mengandung unsur gerak-gerak bukaan, pencugan, nibakeun dan beberapa ragam gerak mincid yang pada gilirannya menjadi dasar penciptaan tari Jaipongan.
Beberapa gerak-gerak dasar tari Jaipongan selain dari Ketuk Tilu, Ibing Bajidor serta Topeng Banjet adalah Tayuban dan Pencak Silat. Kemunculan tarian karya Gugum Gumbira pada awalnya disebut Ketuk Tilu perkembangan, yang memang karena dasar tarian itu merupakan pengembangan dari Ketuk Tilu.
Karya pertama Gugum Gumbira masih sangat kental dengan warna ibing Ketuk Tilu, baik dari segi koreografi maupun iringannya, yang kemudian tarian itu menjadi populer dengan sebutan Jaipongan.[tina]
Related News Item:
- 02-09-11 09:13 - Tari Ganjur
- 17-09-11 09:59 - Musik Angklung: Kesenian Tradisional Khas Jawa Barat
- 16-09-11 09:00 - Taman Budaya Riau Taman Teater dan Rupa Serta Wisma Seni
- 19-09-11 09:30 - Kaum Sufi Wujudkan Cintanya Dengan Tarian
- 15-09-11 09:02 - Mengenal Sejarah Tari Kecak
Komentar (0)
Kirim Komentar anda
Iklan Niaga
TOUR & TRAVEL GUIDE
Tips Memilih, Mengolah & Menyimpan Daging
GriyaWisata.Com-Daging merupakan bahan pangan yang mudah rusak. Bagaimana cara menyimpanya danmemilih daging yang baik dan segar?
Tips-tips Berwisata di Pulau Bali
GriyaWisata.Com-Ke Bali tanpa perencanaan tentu akan membuat Anda menemukan berbagai macam kendala. Jika tak dipersiapkan sedini mungkin, maka kendala tersebut berpotensi akan menggangu acara liburan Anda. Alhasil, liburan yang digadang-gadang untuk merefresh diri, mencari ketenangan dan terhindar dari rutinitas hidup yang membosankan, berubah menjadi booring, menjengkelkan, bahkan membosankan.












