Hari ini: Senin, 21 April 2014 14:03
Barometer Otomotif Terkini

Museum Etnobotani Bogor

Rabu, 27 April 2011 02:08

GriyaWisata.Com-Seorang Antropologi Amerika bernama Harshberger pada tahun 1895, memperkenalkan istilah Etnobotani. Yang mencakup pengetahuan mengenai jenis-jenis tumbuhan yang digunakan sebagai bahan makanan, pakaian, bangunan, pekakas, obat-obatan dan sesaji dalam upacara adat dan lain-lain. Etnobotani secara etimologi berasal dari kata etno yang berarti bangsa dan botani ilmu yang mempelajari tumbuh-tumbuhan. Jadi, Etnobotani adalah suatu ilmu yang mempelajari hubungan antara tumbuh-tumbuhan yang dimanfaatkan oleh suku/bangsa tertentu atau penduduk asli untuk kepentingan hidup sehari-hari.

Mula-mula gagasan untuk mendirikan Museum Etnobotani (MEI) oleh Prof. Sarwono Prawirohardjo, yang pada waktu itu menjabat sebagai Ketua Majelis Ilmu Pengetahuan Indonesia (MIPI) sekarang Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), bertepatan dengan peletakan batu pertama pembangunan Herbarium Bogoriense pada tahun 1962.

Pada tahun 1975 gagasan tersebut dimantapkan kembali ketika Dr. Setiaji Sastrapraja yang menjabat sebagai Direktur Lembaga Biologi Nasional (LBN), dengan mengadakan pertemuan oleh para tokoh permuseuman, ahli ilmu sosial, kemasrakatan dan antrofologi serta pakar-pakar botani. Para peneliti yang khususnya dari Lembaga Biologi Nasional atau Puslit Biologi sekarang, mengumpulkan koleksi aretefakta dikumpulkan dari berbagai daerah di Indonesia.

Museum_Etnobotani_Bogor1

Museum_Etnobotani_Bogor2Pada tanggal 18 Mei 1982 yang bertepatan dengan hari ulang tahun Kebun Raya Indonesia di Bogor yang ke 165, setelah melalui proses yang panjang, Museum Etnobotani terwujud dan diresmikan oleh Prof. Dr. Ing. B.J. Habibie. Museum Etnobotani Indonesia merupakan salah satu obyek wisata ilmiah, karena didalamnya memberikan informasi pengetahuan tentang bagaimana tumbuhan atau sumber daya nabati terdapat hubungan/kaitan dengan suku-suku bangsa di Indonesia terutama untuk pemanfaatan dalam kehidupan sehari-hari.

Museum_Etnobotani_Bogor3

Museum_Etnobotani_Bogor4

Museum_Etnobotani_Bogor5Hingga sekarang obyek wisata ilmiah Museum Etnobotani Indonesia ini dikelola oleh Pusat Penelitian Biologi LIPI Bogor. Lokasi ruang pameran sebelum diisi dengan koleksi/artefak sekarang adalah ruangan koleksi batu mineral yang sekarang berada di Museum Geologi Bandung. Letak ruang pameran Museum Etnobotani Indonesia berada di Lantai Dasar Gedung Herbarium Bogoriense atau Bidang Botani Puslit Biologi sekarang. Lokasi cukup strategis karena berada di tengah kota Bogor dan berdekatan dengan Kebun Raya Indonesia Bogor.[tn]

Baca juga:
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda
   
Redaksi: redaksi@griyawisata.com
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · raemond@mustangcorps.com · Blackberry: 3000AC19
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Iklan Niaga

Pusat Tiket Promo Online Untuk Tujuan Domestik, Internasional, Seat Terbatas, Buruan Booking..... Resv: 0215747057
Cari Hotel Bersih, Murah ? Dapatkan Benefit Dari Reservasi Kami Dan Kami Berikan Harga Terbaik. Resv : 0215747057
Rencanakan Perjalanan Keluarga Anda Dengan Wisata Hemat Ke Bali, Lombok Dan Destinasi Lainnya. Informasi
Solusi Promosi Hemat Produk-produk Perusahaan Anda, Dan Dapatkan Target Terbaik. Hub. 0215747057, 02182434009

TOUR & TRAVEL GUIDE

Kiat Merawat Bibir Agar Tetap Sehat
GriyaWista.com  -  Walau wajah bersinar, namun bibir tidak sehat, tentu tidak menarik jika dilihat. Berikut tips merawat bibir.

Trik Atasi Kulit Kusam
GriyaWisata.com - Kulit kusam merupakan sesuatu yang tidak di inginkan oleh semua kalangan apalagi pada wanita, karena wanita selalu ingin terlihat menarik dan selalu tetap cantik tapi kurangnya tidur dan gaya hidup yang kurang sehat dapat menimbulkan kekusaman pada kulit.