Hari ini: Kamis, 24 April 2014 15:23
Barometer Otomotif Terkini

Banyak Seni Tari Keagamaan Bealih Fungsi Menjadi Seni Hiburan

Kamis, 26 Januari 2012 11:20

Gianyar Seruu.com - Pengamat budaya dari Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar Dr I Wayan Suarjaya, M.Si, menilai, banyak seni tari dalam aktivitas keagamaan di Bali pementasannya beralih fungsi menjadi seni hiburan.

"Padahal seni sakral itu sangat terkait dengan ruang, waktu, dan proses pementasannya sehingga benar-benar bernilai sakral," katanya dalam seminar nasional "Membangun Karakter Anak Bangsa Melahirkan Budaya" di Gianyar, kemarin.

Dalam makalah berjudul "Seni Tari Dalam Aktivitas Keagamaan dan Budaya Bali", dia memaparkan seni sakral sangat terkait dengan aktivitas keagamaan yang berfungsi saling melengkapi kegiatan ritual yang digelar umat Hindu.

Dengan demikian, tarian sakral tersebut akan mempunyai makna memberikan fibrasi dalam penyempurnaan kegiatan ritual, baik yang digelar masyarakat secara perorangan maupun dalam lingkungan desa adat (desa pekraman).

Sebaliknya seni tari itu bisa menjadi sakral dan bermakna, jika pementasannya didukung oleh pelaksanaan upacara keagamaan.

Wayan Suarjaya menambahkan, hal seperti itu sangat penting, mengingat kondisi saat ini antara sakral dan profan sangat berimpitan akibat di Bali secara konseptual setiap aktivitas seni atau kesenian seprofan apa pun selalu diawali dengan proses ritual.

"Jika ingin masih tetap menempatkan kesakralan sebuah kesenian adalah pada waktu pelaksanaan upacara di sebuah pura, sehingga warga lain termasuk wisatawan dapat menyaksikannya asal memenuhi aturan yang berlaku di tempat suci umat Hindu itu," kata Wayan Suarjaya.

Seni wali adalah seni sakral dan hanya dipentaskan pada upacara Dewa Yadnya di pura tertentu, Sementara seni bebali merupakan seni sakral yang dipentaskan pada saat upacara adat tertentu.

Sedangkan seni balih-balihan adalah seni hiburan yang bersifat sekuler. Dengan demikian seni merupakan hasil cipta, rasa dan karsa dalam menunjang kegiatan keagamaan di Pulau Dewata.

Aktivitas seni tidak bisa lepas dengan adat budaya dan agama Hindu yang dianur masyarakat setempat. Adat dan budaya mengkemas pelaksanaan aktivitas keagamaan, sehingga menambah kemantapan keyakinan umat.

"Adat, budaya, dan agama dalam kehidupan masyarakat Bali merupakan satu kesatuan, saling melengkapi dan saling isi mengisi dalam menentukan keberhasilan aktivitas keagamaan dan budaya di Bali," kata Wayan Suarjaya.[ant/ast]

Baca juga:
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full


Redaksi: redaksi@griyawisata.com
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · raemond@mustangcorps.com · Blackberry: 3000AC19
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Iklan Niaga

Cari Hotel Bersih, Murah ? Dapatkan Benefit Dari Reservasi Kami Dan Kami Berikan Harga Terbaik. Resv : 0215747057
Pusat Tiket Promo Online Untuk Tujuan Domestik, Internasional, Seat Terbatas, Buruan Booking..... Resv: 0215747057
Rencanakan Perjalanan Keluarga Anda Dengan Wisata Hemat Ke Bali, Lombok Dan Destinasi Lainnya. Informasi
Solusi Promosi Hemat Produk-produk Perusahaan Anda, Dan Dapatkan Target Terbaik. Hub. 0215747057, 02182434009

TOUR & TRAVEL GUIDE

Atasi Bau Mulut Dengan Ini Yuk..
GriyaWisata.com - Bau mulut atau halitosis merupakan suatu gejala yang harus diketahui penyebabnya. Segeralah mengunjungi dokter gigi untuk mengatasinya. Jika tidak, bau mulut tersebut akan menimbulkan pengaruh negatif dalam bisnis, pergaulan, bahkan kehidupan perkawinan.

Dokumentasikan Perjalanan Dengan Kamera Ini
GriyaWisata.com - Mendokumentasikan kegiatan selama perjalanan merupakan hal utama yang menyenangkan untuk dilakukan. Apalagi bagi Anda yang memang mempunyai atau baru saja memulai hobi travelling. Kenangan yang didapat selama perjalanan bisa jadi tidak bisa terulang meski dilakukan berkali-kali. Hal ini yang menjadikan dokumentasi perjalanan menjadi hal yang penting dan bisa menjadi kenangan untuk dibagi dengan orang lain.