Hari ini: Rabu, 17 September 2014 10:27
Barometer Otomotif Terkini

Adu Kekuatan Manusia Dengan Bambu

Rabu, 1 Februari 2012 14:15

GRIYAWISATA.com - Ratusan jenis pertunjukan adat tersebar di berbagai pelosok di Indonesia. Salah satunya adalah permainan bambu gila di Maluku. Memang terdengar sedikit aneh, namun permainan ini dikenal sangat unik dan mistis. Anda berani mencoba?

Permainan ini terlihat sangat sederhana. Tidak diperlukan berbagai pernak-pernik dan aksesoris. Permainan bambu gila hanya memerlukan sebatang bambu sepanjang 2,5 meter dengan diameter 8 cm. Serta 7 orang yang berani untuk mengadu kuat dengan bambu dan beberapa pawang dengan kemenyan. Tarian ini adalah warisan dari leluhur mayarakat Maluku. Biasanya tarian ini sering diadakan di pesta-pesta atau acara-acara besar.

Pertunjukan bambu gila dapat Anda temui di dua desa, yaitu Desa Mamala, Kecamatan Leihitu dan Desa Liang, Kecamatan Salahatu, Kabupaten Maluku Tengah. Serta beberapa tempat yang ada di Kota Ternate. Pemilihan bambu pun tidak sembarangan. Bambu dipilih berdasarkan permintaan pawang dan meminta izin terlebih dahulu dengan 'penunggu' bambu tersebut. Pertunjukan bambu gila sudah dikenal sejak lama. Konon, sebelum Inggris dan Portugis datang ke Maluku untuk mencari rempah-rempah.

Sebelum memulai pertunjukan, pawang melakukan ritual dengan membakar kemenyan yang ada di dalam tempurung kelapa dan membaca mantera-mantera. Mantera yang diucapkan menggunakan 'bahasa tanah', yaitu bahasa leluhur Maluku. Saat pawang melakukan ritual, jangan heran jika banyak asap-asap dan nuansa mistis yang Anda rasakan di sekitar tempat pertunjukan. Ritual tersebut dipercaya dapat memanggil roh para leluhur untuk 'mengisi' bambu yang akan digunakan.

Saat pertunjukan dimulai, tujuh orang tersebut akan bergerak tidak beraturan seperti terguncang-guncang, berlarian, hingga loncat-loncatan. Pawang tidak tinggal diam, dia terus mengucapkan mantera selama pertunjukan berlangsung. Suasana tambah mistis dengan irama-irama musik yang cepat dengan gendang. Seolah bambu tersebut menari-nari di dalam rangkulan tujuh orang tersebut.

Bagi Anda yang melihat pertunjukan ini, mungkin akan terhibur. Namun, tidak dengan tujuh orang tersebut. Mereka terlihat sangat kepayahan, karena menggunakan sekuat tenaga mereka untuk menggendalikan bambu. Pertunjukan ini berlangsung sekitar 10 menit. Setelah selesai, tujuh orang tersebut akan dibacakan mantera-mantera oleh sang pawang dan mereka terlihat sangat kelelahan.

Siapkan diri Anda untuk mengadu kuat dan nyali dengan bambu gila.[i]

Baca juga:
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full


Redaksi: redaksi@griyawisata.com
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · raemond@mustangcorps.com · Blackberry: 7588039D
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Iklan Niaga

Cari Hotel Bersih, Murah ? Dapatkan Benefit Dari Reservasi Kami Dan Kami Berikan Harga Terbaik. Resv : 0215747057
Solusi Promosi Produk-produk Perusahaan Anda, Dan Dapatkan Target Terbaik Dari Media Kami. Hubungi 021-5736969
Wisata Hemat Tujuan Hongkong-shenzhen, Bangkok, Japan, Dan Destinasi Asia Lainnya. Hub: 0215747057
Sewa Mobil Kenderaan Terbaru, Jaminan Unit, Harga Terjangkau Dan Mengutamakan Pelayanan. Hub: 021-5747057
Pusat Tiket Promo Online Untuk Tujuan Domestik, Internasional, Seat Terbatas, Buruan Booking..... Resv: 0215747057

TOUR & TRAVEL GUIDE

Kurangi Asupan Gula Jika Tak Ingin Gigi Busuk
GriyaWisata.com- Target pengurangan konsumsi gula yang ditetapkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) harus lebih ambisius guna mencegah bahaya kesehatan.  

Trik Menjadi Turis Baik
GriyaWisata.com- Ada banyak cara untuk menjadi seorang turis yang baik dan menghindari hal- hal yamg tidak diinginkan.