Layani Penumpang Angkutan Udara Mudik Lebaran, Adban Juanda Tambah Jumlah Troli
Jumat, 13 Agustus 2010 07:03 Section: Nasional
Griyawisata.com, Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan (Dishub dan LLAJ) Propinsi Jatim memprediksikan puncak lebaran pada angkutan udara terjadi pada H-1 atau Kamis (9/9). Sementara itu, arus baliknya diperkirakan terjadi pada H+2 atau Senin (13/9).Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Jalan Dishub dan LLAJ Prop Jatim, Sumarsono, mengatakan, ada beberapa kebijakan di masing-masing sektor, baik di angkutan jalan, angkutan penyeberangan, angkutan kereta api, angkutan laut, dan angkutan udara. Untuk kebijakan angkutan Udara, ada tiga hal. Pertama, akan disediakan penambahan flight apabila terjadi lonjakan yang sangat tinggi.
Kedua, mengoptimalkan pembelian tiket online. Ketiga, penetapan tarif angkutan udara. Namun, penetapan tarif ini masih ada dua kebijakan yang perlu diperhatikan, yakni penetapan tarif harga jual perusahaan angkutan udara niaga berjadwal harus tetap dapat menjamin keselamatan penerbangan dan dapat menjamin kelangsungan hidup perusahaan. Penyelenggara bandara diminta ikut memonitor pemberlakukan tarif harga jual penumpang kelas ekonomi angkutan udara dalam negeri, tambahnya.
Pemberlakukan tarif itu, didasarkan pada KM 9 Tahun 2002 tentang Tarif Penumpang Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri Kelas Ekonomi dan KM 11 Tahun 2007 tentang Tarif Toferensi Untuk Penumpang Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri Kelas Ekonomi.
Berdasarkan data yang dihimpun Dishub dan LLAJ Jatim, prediksi jumlah penumpang pada angkutan udara pada tahun ini meningkat sekitar 10% atau 487.782 penumpang. Pada tahun 2009 jumlah penumpangnya mencapai 443.438 penumpang atau 32,29%, tahun 2008 berjumlah 335.195 penumpang.
Berdasarkan data yang dihimpun Dishub dan LLAJ Jatim, prediksi jumlah penumpang pada angkutan udara pada tahun ini meningkat sekitar 10% atau 487.782 penumpang. Pada tahun 2009 jumlah penumpangnya mencapai 443.438 penumpang atau 32,29%, tahun 2008 berjumlah 335.195 penumpang.
Dia menjelaskan, pada persiapan lebaran tahun ini jika dibandingkan persiapan lebaran tahun sebelumnya tidak ada perubahan yang signifikan atau semua persiapan sama persis dari tahun sebelumnya. Tidak ada yang berubah, semua persiapan tetap sama, baik pada angkutan di jalan, angkutan angkutan penyeberangan, angkutan kereta api, angkutan laut, dan angkutan udara, paparnya.
Sementara itu, untuk memperlancar arus mudik di Bandara Juanda, pihak Administrator Bandara (Adban) Juanda menambah jumlah troli menjadi seribu troli baru (kereta pengangkut barang) yang ditempatkan di teras kedatangan terminal domestik dan internasional.
Penambahan ini dilakukan bentuk meningkatkan pelayanan pada penumpang serta mengantispasi persiapan lebaran tahun ini. Penambahan seribu troli itu diharapkan bisa memuaskan penumpang. Apalagi, menjelang masa liburan Lebaran ini, jumlah penumpang diperkirakan meningkat.
Dengan tambahan itu, jumlah troli yang tersedia di Bandara Juanda sebanyak 1.460 buah. Jumlah tersebut dibagi dua, yakni 730 buah di terminal domestik dan 730 di terminal internasional.[kjn'sw]
Related News Item:
- 07-07-10 07:05 - Menghabiskan Waktu Berlibur di Pulau Madura
- 07-09-11 09:13 - Pantai Lombang Merupakan Pantai yang Indah
- 16-07-10 07:41 - Tingginya Mercusuar di Pantai Sambilangan
- 20-09-11 09:13 - Asyiknya Main Layangan Raksasa di Musim Kemarau
- 16-07-10 07:03 - Keris Madura Bersejarah
Komentar (0)
Kirim Komentar anda
Iklan Niaga
TOUR & TRAVEL GUIDE
Tips Memilih, Mengolah & Menyimpan Daging
GriyaWisata.Com-Daging merupakan bahan pangan yang mudah rusak. Bagaimana cara menyimpanya danmemilih daging yang baik dan segar?
Tips-tips Berwisata di Pulau Bali
GriyaWisata.Com-Ke Bali tanpa perencanaan tentu akan membuat Anda menemukan berbagai macam kendala. Jika tak dipersiapkan sedini mungkin, maka kendala tersebut berpotensi akan menggangu acara liburan Anda. Alhasil, liburan yang digadang-gadang untuk merefresh diri, mencari ketenangan dan terhindar dari rutinitas hidup yang membosankan, berubah menjadi booring, menjengkelkan, bahkan membosankan.












