Hari ini: Sabtu, 1 Agustus 2015 16:23
Barometer Otomotif Terkini

Aduhh.. Kemacetan Di Bali Nodai Pariwisata Bali

Kamis, 20 September 2012 12:10

GriyaWisata.com -  Meskipun nilai parwisata bali melunjang tinggi hingga ke mancanegara namun bali nampaknya masih memiliki masalah yang sangat serius.Pasalanya Pariwisata Bali hingga kini belum mampu terlepas dari masalah kemacetan. Dan dalam ini Pemerintah harus memiliki target yang jelas untuk menangani permasalahan kemacetan dengan penyiapan infrastruktur mulai jalan raya, termasuk fasilitas angkutan umum yang memadai. Prof. Dr. Tech. Ir. Danang Parikesit, M.Sc. Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia mengatakan kota besar di dunia yang mengandalkan sektor pariwisata punya target mengatasi kemacetan lalu lintas dalam 15-20 tahun ke depan. Karena bali sebagai kawasan pariwisata dunia juga harus punya target jangka panjang untuk mengatasi kemacetan.

Dalam Target mengatasi kemacetan lalu lintas di kawasan pariwisata Bali ini bisa terwujud jika tidak ada konflik antara gubernur dan bupati/wali kota se-Bali. Uajrnya, Rabu (19/9/2012).

Dalam hal ini sebenarnya bali dapat mencontoh sistem transportasi di Singapura, Hongkong, termasuk Taiwan. Kawasan pariwisata seperti di Hongkong dengan penduduk yang padat mampu mengatasi kemacetan lalu lintas karena hampir 90 persen kendaraan di Hongkong merupakan kendaraan umum,"

Hal ini patut dicontoh, karena  Indonesia termasuk Bali khususnya, perlu belajar dari inovasi yang dilakukan pemerintah Hongkong, Singapura dan Taiwan dalam mengatasi kemacetan lalu lintas.

Dalam menata transportasi, pemerintah tidak boleh hanya tergantung dari dana APBD. "Pemerintah juga harus pintar menggalang dana masyarakat, dan sektor swasta untuk membangun, dan menata sektor transportasi di Bali," sebutnya.

Dan Untuk mengatasi kemacetan lalu lintas di kawasan pariwisata, pemerintah daerah Bali bisa mengarahkan kegiatan ekonomi tidak hanya terkonsentrasi di kawasan Denpasar, Badung dan Gianyar (Sarbagita) melainkan bisa menyebar di seluruh Bali. Ujar Prof. Dr. Tech. Ir. Danang Parikesit, M.Sc.

Untuk itu Parikesit menyarankan, pemerintah menyamakan aturan tata ruang di tingkat provinsi dengan kabupaten/kota di Bali dalam menata transportasi.[tk]
 

Baca juga:
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full


Redaksi: redaksi@griyawisata.com
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · raemond@mustangcorps.com · Blackberry: 7588039D
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Iklan Niaga

TOUR & TRAVEL GUIDE

Singapore & Malaysia + MotoGP SIC 5D4N
Highlight:Marina Bay Sand, Sky Park, Fountain of Wealth, Esplanade by the bay, Merlion Park, Chinatown, Twin Tower, King Palace, Independence Square, National Monument, Genting Highland, Batu Cave, Sepang MotoGP

11 Hari NAPAK TILAS di BUMI para NABI (JORDANIA–PALESTINA–Al Aqsa
Ziarah jejak para Nabi:Ibrahim AS, Ishaq AS, Yakub AS, Yusuf AS, Musa AS, Harun AS, Syu’aib AS, Yusha bin nuun AS, Saleh AS, (tempat lahir Nabi Isa AS), Siti Sarah(istri Nabi Ibrahim AS), Rifqah(istri nabi Ishaq AS) Tempat yang di kunjungi:Mesir: Makam Imam Sya’fi RA, Terusan Suez, Mata Air Musa, Al Wadi Al Muqaddas, Gn.Sinai (Jabal Al thur), Piramida, Sungai NIL.Palestina: Masjid Al Aqsa, Dome Of The Rock, Tembok Ratapan, Makam Salman Al Farisi, Rabiah El-Adawiyah, Masjid Umar Bin Khatab, Makam Nabi Daud AS, Tempat Lahir Nabi Isa AS, Makam Nabi Ibrahim AS, Dll.Jordania: Makam Bilal bin Rabah (Muazzin Rasulullah), Abd Rahman bin Auf, Gua Ashabul Kahfi.