Hari ini: Senin, 20 April 2015 03:50
Barometer Otomotif Terkini

Aduhh.. Kemacetan Di Bali Nodai Pariwisata Bali

Kamis, 20 September 2012 12:10

GriyaWisata.com -  Meskipun nilai parwisata bali melunjang tinggi hingga ke mancanegara namun bali nampaknya masih memiliki masalah yang sangat serius.Pasalanya Pariwisata Bali hingga kini belum mampu terlepas dari masalah kemacetan. Dan dalam ini Pemerintah harus memiliki target yang jelas untuk menangani permasalahan kemacetan dengan penyiapan infrastruktur mulai jalan raya, termasuk fasilitas angkutan umum yang memadai. Prof. Dr. Tech. Ir. Danang Parikesit, M.Sc. Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia mengatakan kota besar di dunia yang mengandalkan sektor pariwisata punya target mengatasi kemacetan lalu lintas dalam 15-20 tahun ke depan. Karena bali sebagai kawasan pariwisata dunia juga harus punya target jangka panjang untuk mengatasi kemacetan.

Dalam Target mengatasi kemacetan lalu lintas di kawasan pariwisata Bali ini bisa terwujud jika tidak ada konflik antara gubernur dan bupati/wali kota se-Bali. Uajrnya, Rabu (19/9/2012).

Dalam hal ini sebenarnya bali dapat mencontoh sistem transportasi di Singapura, Hongkong, termasuk Taiwan. Kawasan pariwisata seperti di Hongkong dengan penduduk yang padat mampu mengatasi kemacetan lalu lintas karena hampir 90 persen kendaraan di Hongkong merupakan kendaraan umum,"

Hal ini patut dicontoh, karena  Indonesia termasuk Bali khususnya, perlu belajar dari inovasi yang dilakukan pemerintah Hongkong, Singapura dan Taiwan dalam mengatasi kemacetan lalu lintas.

Dalam menata transportasi, pemerintah tidak boleh hanya tergantung dari dana APBD. "Pemerintah juga harus pintar menggalang dana masyarakat, dan sektor swasta untuk membangun, dan menata sektor transportasi di Bali," sebutnya.

Dan Untuk mengatasi kemacetan lalu lintas di kawasan pariwisata, pemerintah daerah Bali bisa mengarahkan kegiatan ekonomi tidak hanya terkonsentrasi di kawasan Denpasar, Badung dan Gianyar (Sarbagita) melainkan bisa menyebar di seluruh Bali. Ujar Prof. Dr. Tech. Ir. Danang Parikesit, M.Sc.

Untuk itu Parikesit menyarankan, pemerintah menyamakan aturan tata ruang di tingkat provinsi dengan kabupaten/kota di Bali dalam menata transportasi.[tk]
 

Baca juga:
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full


Redaksi: redaksi@griyawisata.com
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · raemond@mustangcorps.com · Blackberry: 7588039D
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Iklan Niaga

Dapatkan Promo Holiday Dan Diskon Voucher Hotel
Dapatkan Tiket-tiket Promo Liburan Keluarga Anda, Perjalanan Dinas, Online Domestik Dan Internasional, Resv: 0215736969
Bagaimana Anda Memperkenalkan Produk-produk Baru Perusahaan Anda, Untuk Mendapatkan Target Terbaik. Hub. 0215736969
Rencanakan Perjalanan Keluarga Anda Dengan Wisata Hemat Mengunjungi Destinasi Terbaik

TOUR & TRAVEL GUIDE

Menikmati Monumen Kediri Rasa Perancis
(GriyaWisata.com) Pengunjung menikmati wisata Monumen Kediri di kawasan Simpang Lima Gumul, Kabupaten Kediri, Jawa Timur

Juni 2015, Festival Danau Maninjau Digelar
(GriyaWisata.com) Panorama Danau di Bawah, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Kamis (6/6/2013). Danau di Bawah adalah danau kembar dan salah satu dari lima danau yang ada di Sumatera Barat yaitu Danau Singkarak, Danau Maninjau, Danau di Bawah, Danau di Atas dan Danau Talang.