Olga Lydia Terkesan Tenunan Khas Flores

Jumat, 10 Februari 2012 12:30

GRIYAWISATA.com - Di balik gunung, segumpalan kabut merajalela hingga ke bawah lembahnya, menaungi sebuah desa yang bertekad bertahan meskipun zaman coba menggerusnya dengan berbagai cara. Di sinilah salah satu tenunan tradisional khas Flores dibentuk helai demi helai benang, dicelup dengan warna alami dari alam, dirangkai dengan buah tangan-tangan terampil yang memukau, hampir saja keelokannya sebanding dengan kejutan alam Flores yang megah itu.

"Hallo, bisakah saya berbicara dengan Olga?" Seorang penumpang segera menyerahkan handphone-ya kepada wanita berparas khas Tionghoa agar pembicaraan yang dimaksud pun terlaksana. Olga Lydia tak pernah mengira bahwa ia akan ditelepon salah seorang warga dari Desa Doka yang dikunjunginya 5 hari yang lalu. Padahal kakinya masih menjejak tanah Flores dan ada sisa satu hari perjalanan sebelum pulang kembali ke rumahnya.

Adalah Cletus Lopez, seorang juru bicara sekaligus pemandu Desa Wisata Doka di Flores yang menghubungi Olga. Ia mengucapkan rasa terima kasihnya atas kunjungan Olga Lydia bersama tim dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dipandu Flores Exotic Tour melalui Leonardus Nyoman dan Bapak Ardhie.

Penjelajahan tim tersebut di Flores melalui jalur darat selama 6 hari sejak 11 hingga 16 Januari 2012. Merentang jarak darat sejauh lebih dari 750 km telah dilalui, bermula dari Maumere ke Moni, kemudian berlanjut ke Ende, Bajawa, Ruteng, dan berakhir di Labuan Bajo.

Desa Doka menjadi tujuan wisata pertama yang disinggahi tim ini sekaligus  membenamkan kesan mendalam bagi Olga Lydia. Tangan-tangan terampil wanita Desa Doka begitu lihai dan nyatanya saat Olga mencobanya tidaklah semudah yang dikira.

Profesor sekalipun belum tentu dapat menghasilkan karya secantik lembaran tenunan khas Flores. Setidaknya ada lebih dari 20 tahapan selama hampir sebulan untuk sebuah kain tenunan Flores hingga memanjakan mata dan diapresiasi peminatnya dengan transaksi jual beli.

Kemampuan menenun di Desa Doka telah dibina dari satu generasi ke generasi berikutnya. Mereka belajar di sekolah adat kuno sebagai sebuah tradisi turun-temurun. Sebuah kearifan lokal yang tidak disembunyikan tetapi dipertontonkan sebagai sebuah atraksi yang menarik.

Mereka melakukan semua aktivitas merangkai sehelai kain tenunan secara tradisional. Benar-benar tradisional, mulai dari memetik kapas, memintalnya menjadi benang, hingga proses pewarnaan menggunakan daun nila, akar mengkudu, dan kulit batang nangka sebagai pewarna alami. Tidak sedikit pun cairan kimia ikut andil di sini alih-alih menimbulkan pencemaran lingkungan. Mereka bersahabat dengan alam dan tak ingin mengotori bumi.

Wanita muda hingga dewasa apalagi yang tua, mereka andal memisahkan kapas dari bijinya dengan menggunakan alat bernama keho. Setelah kapas terpisah, kemudian benang di pintal untuk menghasilkan serat benang. Benang-benang yang telah jadi berikutnya digulung menggunakan seler. Hasil gulungan benang tersebut menjadi bahan dasar tenun untuk menghasilkan motif  ikat.

Berikutnya benang halus diberi warna dari olahan bahan-bahan alami. Untuk memperoleh warna hijau dari tanaman nila, kuning dari hepang, coklat dari kayu-kayu kering, dan merah dari akar mengkudu. Bahan-bahan tersebut ditumbuk halus kemudian dicampurkan air. Benang pun direndam sekitar 1 jam agar warna terkesan luntur alami. Benang yang beraneka warna akan direntangkan pada kayu yang disebut hani.

Setidaknya ada 11 warna tercipta dari bahan alami yang ramah lingkungan. Warna dari bahan alami dan benang dari kapas membuat warnanya memang tidak secerah benang modern tetapi justru lebih tahan lama dan menguak warna yang makin lama makin indah.

Berikutnya proses penenunan menggunakan alat tenun tradisional dengan satu jalur benang. Di Flores, ada banyak jenis mesin untuk menciptakan motif yang lebih rumit. Itulah mengapa harga sehelai tenunan Flores tidaklah murah.

Kain tenun biasa dipakai wanita Flores sebagai pelengkap busana, selain sebagai selendang atau sarung. Anak perempuan Flores yang beranjak remaja tidak boleh telanjang lagi. Wanita Flores yang beranjak dewasa ditandai dengan datang bulan dan mereka diwajibkan mengenakan kain serta memanjangkan rambutnya agar dapat dikonde.

Adat Flores mengarahkan para ibu dan anak wanitanya ikut melestarikan kain tenunan Flores. Meski mereka tidak membuat untuk dijual tetapi tradisi Flores mengajarkan tiap keluarga harus memiliki kain tenun yang digunakan baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun acara adat. Para wanita yang menenun di Desa Doka bukan sekadar memproduksi sehelai kain yang dapat dijual tetapi secara tradisional mereka melestarikan budaya bangsa dan kearifan lokalnya. Bertahan dari gerusan zaman yang kadang tanpa ampun.[i]

Baca juga:
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
Diskusikan pendapat Anda dan berinteraksi dengan pembaca lain di Komunitas GaulWisata. Segera bergabung dan manfaatkan seluruh fasilitas yang gaul dan canggih gratis disini
Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda
      
Redaksi: redaksi@griyawisata.com
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · raemond@mustangcorps.com · Blackberry: 3000AC19
Dina Momang di 0816-705-837 · dina@mustangcorps.com · Blackberry: 2532A7C8

Follow Us!

dukascopy_tv_banner_big

Iklan Niaga

Dapatkan Layanan, Kualitas Serta Harga Terbaik Dari Kami, Mustang Auto Rent. Call Center: 021-5747053 Atau 021-82434009
Tiket Promo Liburan, Seat Terbatas, Sistem Onling, Jakarta:021-5747053 Dan Bekasi: 021-82434009 Atau 081288123000
3d2n Tour Nonton Grand Prix Sepang-malaysia (tiket Terbatas), Hub: 021-5747053, Chat 3000ac19
Pembiayaan Segala Merek Dan Type, Proses Kilat Dan Bunga Bersaing, Hub: 021-82434009

PRODUK TERBARU IKLAN BARIS

DIJUAL : RAINBOW KNIT
nama n kode baju :: rainbow knitdeskripsi ::keterangan :: harga belum termasuk ongkos kirim.. pengiriman lewat jasa jne.. pembayaran lewat t..
DIJUAL : ATASAN 119
kode : kf 119harga belum termasuk ongkir:)order by sms only 081808259158 or add my bb pin27e364b9(serious order only).ld 114, pjg 66, bahan ..
DIJUAL : 60598 SILKY SALJU KOMB. KEMBANG (FURING)
yang minat ordersms ke : 0815-15483929lihat koleksi lain fb : koleksi dian busanajoin group pin bb : 27cb8dceym : hokkycollectionformat orde..
DIJUAL : BLEZER POLOS
blezer bahan katun silk 1 warnakode : 725price:@65 ecerfor order:sms 0821.2010.9991 / bbm 284eb574welcome reseller
DIJUAL : P MS 652
nama baju :: p ms 652minimal pembelian:: 1 pcsready warna :: abu, hijau, oren,ungu muda, ungu tuaketerangan :: harga belum termasuk ongkos k..

TOUR & TRAVEL GUIDE

Nah Kan !!! Kemenparekraf Juga Menyesali Lady Gaga Batal Konser.....
Griyawisata.Com --  Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyampaikan penyesalannya jika konser Lady Gaga di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada 3 Juni 2012 batal digelar. Alasannya konser bertajuk "The Born This Way Ball" ini diharapkan dapat menjadi ajang promosi Indonesia.

Asikkkk Enaknya Bisa Sepedaan di Gili Trawangan
Griyawisata.Com --  Berkeliling destinasi wisata dengan mobil atau motor adalah hal yang biasa dilakukan saat liburan. Libur panjang akhir pekan ini, tidak ada salahnya mencoba wisata olahraga yang dijamin sehat dan seru.Sepeda, papan surfing atau alat snorkeling bisa jadi teman sehat Anda selama liburan. Berikut 4 olahraga asyik yang bisa dilakukan saat liburan, disusun oleh Griyawisata.Com, Rabu (16/5/2012):