Online Support

bangsobil




FOLLOW US!

Facebook

Twitter

Dvers

Rss

odlhotspot_fx
texas_capital_bankfortisparibascommerzbank

Inilah Kondisi Dasar Laut Timor Setelah Petaka Montara

Kamis, 20 Oktober 2011 12:30 Section: Investigasi

Terumbu karang di Laut Timor rusak berat diduga diakibatkan oleh puluhan juta tumpahan minyak mentah yang ditenggelamkan oleh AMSA (Australia Maritime Safety Authority) dengan menggunakan bubuk kimia beracun Corexit 9500 yang dikenal dengan sebutan dispersan.

GriyaWisata.Com-Kondisi bawah laut Timor atau dasar laut Timor setelah terjadinya petaka Laut Timor yang ditutup tutupi oleh perusahaan pencemar Laut Timor dan Pemerintah Australia sedikit terungkap. 

Terumbu karang di Laut Timor rusak berat diduga diakibatkan oleh puluhan juta tumpahan minyak mentah yang ditenggelamkan oleh AMSA (Australia Maritime Safety Authority) dengan menggunakan bubuk kimia beracun Corexit 9500 yang dikenal dengan sebutan dispersan.

Foto ini diambil pada tanggal 10 dan 12 Oktober 2011 dalam rangkaian penelitian konfirmasi terhadap dampak sosial ekonomi masyarakat,kesehatan masayarakat dan lingkungan yang dilakukan oleh ahli dari Yayasan Peduli Timor Barat bekerjasama dengan ahli dari Institut Teknologi Surbaya dan ahli dari Australia. Ini hanya 5 foto dari ratusan foto dan video yang diambil.

Sehubungan dengan berbagai temuan ini tidak ada alasan bagi PTTEP Australasia,Pemerintah Federal Australia,Pemerintah Negara Bagian Australia Utara dan Pemerintah Republik Indonesia untuk tidak mau melakukan sebuah penelitian ilmiah yang menyeluruh,komprehensif,kredibel dan independen  terhadap dampak pencemaran Laut Timor bagi sosial ekonomi masyarakat,kesehatan masyarakat dan lingkungan.


Yayasan Peduli Timor Barat dalam rilisnya, Kamis (20/10/2011) mengatakan rakyat Timor Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur,Republik Indonesia membutuhkan sebuah penelitian ilmiah yang patut,menyeluruh,transparan,kredibel dan independen yang harus dibiayai oleh PTTEP Australasia dan Pemerintah Australia sebagai bentuk pertanggungjawaban petaka pencemaran Laut Timor yang oleh karena kelalaian mereka kami telah menjadi korban.Berdasarkan hasil penelitian tersebut barulah diketahui besarnya ganti rugi dan lain sebagainya.

Bukan dengan cara melakukan survey yang sangat tidak kredibel terhadap salah satu petaka tumpahan minyak maha dahsyat di abad ini sebagaimana yang disepakati oleh Ex Ketua Tim Nasional Penanggulangan Tumpahan Minyak di Laut Freddy Numberi dan PTTEP Australasia.

Penelitian ilmiah yang patut sebagaimana tuntutan dan claim  YPTB yang telah disampaikan pada bulan September 2010 kepada Perdana Menteri Australia dan PTTEP Australasia dengan tembusan kepada Presiden Republik Indonesia hanyalah merupakan jawaban atas pernyataan PTTEP bahwa tumpahan minyak di Laut Timor hanya kecil saja dan tidak memiliki dampak apapun terhadap lingkungan,social ekonomi dan kesehatan masyarakat.

Dan untuk menjawab semua kerusakan yang timbul di bagian dunia ini hanya setelah Bencana Tumpahan Minyak Montara terjadi,termasuk 64,000 hektar terumbu karang Laut Sawu yang sangat hancur itu serta penyakit baru dan kematian pada masyarakat pesisir.

Mengapa PTTEP dan Pemerintah Australia sepertinya ketakutan dan menghindari untuk melakukan penelitian ilmiah sebagaimana yang dituntut oleh YPTB?.

Yayasan Peduli Timor Barat dalam rlisnya juga menagtakan bahwa rakyat timor adalah manusia ciptaan Tuhan yang memiliki hak hidup yang layak sebagaimana yang dirasakan oleh seluruh bangsa Indonesia,Australia dan Thailand serta seluruh bangsa-bangsa di dunia ini tanpa ada pengecualian apapun juga. [yptb/serli]

Related News Item:

Lihat 0 Komentar Kirim Komentar Disclamer Email Newsletter

Kirim Komentar anda

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan GRIYAWISATA dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. GRIYAWISATA akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. GRIYAWISATA berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Mobile

E-Mail*

Komentar*

dukascopy_tv_banner_big

Iklan Niaga

PRODUK TERBARU IKLAN BARIS

DI JUAL PERSIA MEDIUM 400RB NETT
untuk diadopsi anakan medium persiawarna: orange jantanusia 2,5 bulanfast respon sms ke 08565332244
DIJUAL TOPAZ SILVER RING
terbuat dari perak solid kualitas tinggi sangat elegan.batu: topaz (shape: round, size: 16mm x 16mm)ukuran cincin: size 6harga belum termas..
JUAL HY5900 FANCY YELLOW & COGNAC DIAMOND PENDANT 14K
metal : 14k solid yellow goldweight : 1.25 gramspendant length: 1/2 inch stones :natural cognac diamonds : 0.10cts (4pcs) clarity: si1cut:..
JUAL CINCIN PASANGAN / COUPLE LAPIS EMAS PUTIH KODE PSN 426
harga : hanya 425rb sepasangharga 1 pcs : 225rbbahan : perak murni 925 asli inpor koreagratis grafir namagratis kotak cincin cantiksudah ber..
JUAL CINCIN PASANGAN / KAWIN LAPIS EMAS PUTIH KODE PSN 428
harga : hanya 425rb sepasangharga 1 pcs : 225rbbahan : perak murni 925 asli inpor koreagratis grafir namagratis kotak cincin cantiksudah ber..

TOUR & TRAVEL GUIDE

Dvers Siap Menantang Facebook Twitter dan Google+ Di Lingkup Wisata Dengan Fasilitas Extra Canggih
GriyaWisata.Com-Ini dia situs jejaring sosial yang tidak kalah canggih di banding Facebook, Twitter. Salah satu situs terbaru di media online yaitu Google+,  Dvers situs jejaring sosial karna anak bangsa lebih menantang di banding situs jejaring sosial terbaru yang sudah disebutkan diatas. Dvers berbeda dengan situs jejaring sosial yang lebih dahulu lahir karena diperkaya dengan fitur-fitur yang tidak dimiliki oleh pendahulunya, yang bertujuan untuk memuaskan dan memenuhi kebutuhan pengguna. Apa yang membuat situs jejaring sosial dvers berbeda dengan situs yang lebih dahulu ada..? 

Tips Memilih, Mengolah & Menyimpan Daging
GriyaWisata.Com-Daging merupakan bahan pangan yang mudah rusak. Bagaimana cara menyimpanya danmemilih daging yang baik dan segar?