Syukurlah, Pariwisata Masih Dapat Tumbuh Meski Krisis Global
GRIYAWISATA.com - Rupanya sektor pasriwisata di Indonesia masih dapat berkembnag dan bertahan dari mirisnya pelambatan ekonomi akibat krisis global kata Menteri Pariswisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu."Pariwisata agak tahan terhadap slow down dan kita lihat komposisi dari wisatawan mancanegara ke Indonesia yang mulai meningkat dari emerging countries seperti Rusia dan Tiongkok," ujar Mari di Jakarta, Selasa (22/2/2012).
Mari mengatakan pemerintah akan menargetkan penambahan jumlah kedatangan wisatawan mancanegara yang berasal dari negara berkembang, sebagai antisipasi pelambatan ekonomi di negara maju. "Jadi kita akan diversifikasi wisatawan mancanegara kepada emerging countries," katanya.
Selain itu, pemerintah akan menargetkan peningkatan kunjungan wisatawan lokal yang saat ini jumlahnya meningkat signifikan setiap tahun. "Untuk tahun ini, kami menargetkan kedatangan 8 juta wisatawan mancanegara dibandingkan 7,6 juta tahun lalu. Sedangkan untuk wisatawan nusantara 127 juta dibandingkan 123 juta pada tahun lalu," ujarnya.
Untuk itu pemerintah akan bekerja sama dengan pihak swasta dalam membuka tempat penginapan dan hotel baru serta maskapai penerbangan untuk membuka jalur penerbangan baru. "Kita lihat ekspansi hotel misalnya Accor sudah akan membangun 50 (hotel) untuk tiga tahun ke depan untuk luar Jawa. Semua untuk target domestic tourism. Dan kita juga dorong konektivitas dalam bentuk penerbangan langsung," ujar Mari.
Menparekraf menambahkan pemerintah juga akan mendorong peningkatan UMKM dalam mendukung sektor pariwisata serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam penguasaan bahasa asing terutama bahasa inggris dan bahasa mandarin. "Di mana ada lokasi wisata, mereka juga bisa berkembang, karena mereka yang sediakan suvenir dan mereka menyuplai bagi hotel-hotel. Ini tugas kita ke depan dimana pun agar UMKM berkembang," ujarnya.
Dengan upaya tersebut, Mari mengharapkan agar tempat tujuan wisata di masa mendatang lebih berkembang seperti tahun lalu dan tidak hanya didominasi oleh Bali, Jakarta serta Batam. "Tahun lalu yang cukup besar pertumbuhannya Bandung sama Makassar. Palembang ada peningkatan karena ada SEA Games. Manado juga kelihatannya agak lumayan," kata Mari.[i]
- Minggu, 20 Mei 2012 09:00
- Jumat, 18 Mei 2012 17:00
- Jumat, 18 Mei 2012 16:10
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · raemond@mustangcorps.com · Blackberry: 3000AC19
Dina Momang di 0816-705-837 · dina@mustangcorps.com · Blackberry: 2532A7C8
Iklan Niaga
PRODUK TERBARU IKLAN BARIS
nama baju :: p mc 674minimal pembelian:: 1 pcsready warna :: biru, merah, hitam, putihketerangan :: harga belum termasuk ongkos kirim.. peng..
nama baju :: r dress pita pocket minimal pembelian:: 4 pcswarna :: sesuai gambarketerangan :: harga belum termasuk ongkos kirim.. pengiriman..
bahan spandeksmenerima reseller dan grosirhub 081298934168pin bb 28c8cb7cfacebook indo jc butik
kode barang : bf283bahan blazer : babyterrybahan inner : kaosukuran : fit to lharga grosir: rp 60.000/pcsharga reseller : rp 70.000/pcsdeskr..
nama n kode baju :: rainbow knitdeskripsi ::keterangan :: harga belum termasuk ongkos kirim.. pengiriman lewat jasa jne.. pembayaran lewat t..
TOUR & TRAVEL GUIDE
Matahari Bentuk Cincin Api Membuat Langit Redup
Jakarta, Griyawisata.Com -- Matahari dan bulan berada segaris dengan bumi dalam peristiwa astronomi langka pada Minggu, gerhana yang sekejab membuat matahari membentuk cincin api dan meredupkan langit sebagian kawasan Asia dan Amerika Utara.
Peluncuran KA Malioboro Ekspress Kembali Tertunda
Yogyakarta, Griyawisata.Com -- PT Kereta Api Daerah Operasi VI Yogyakarta menunda lagi peluncuran kereta Malioboro Ekspres dengan rute Yogyakarta-Malang yang dijadwalkan pada Minggu (25/5/2012). "Rencananya, kereta api ini akan dijalankan pada Minggu (20/5) pukul 21.00 WIB, namun karena ada berbagai pertimbangan lain, maka peluncurannya kembali ditunda," kata Kepala Humas PT Kereta Api Daerah Operasi VI Yogyakarta Eko Budiyanto di Yogyakarta.


















