Air Terjun Sri Gethuk, Kesegaran di Antara Tebing Karst
GRIYAWISATA.com - Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta memang terkenal sebagai wilayah kering dan tandus. Tak banyak yang menyangka bahwa tebing-tebing karst yang gersang di Desa Bleberan, Playen, Gunungkidul, mamou mengeluarkan Air Terjun Sri Gethuk yang selalu mengalir setiap musim.
Air Terjun Sri Gethuk, merupakan muara dari Sungai Oyo. Untuk menuju air terjun ini kita harus menempuh perjalanan kurang lebih 2 jam dari Kota Jogja. Awalnya, saya mengira bahwa jalan menuju ke Air Terjun Sri Gethuk akan mulus-mulus saja. Namun, tampaknya harapan tersebut harus dibuang jauh-jauh. Perjalanan yang lumayan jauh, dengan melintasi berbagai kondisi jalanan dari aspal mulus hot mix, aspal kampung, jalan beton, jalan tanah, sampai jalan berbatu harus rela kita lewati. Ssetelah melintasi bukit, sawah, kampung, dan hutan jati akhirnya sampailah kita di Air Terjun Sri Gethuk.
Saya terkejut ketika sampai di lokasi, kita hanya akan dikenakan biaya masuk sebesar Rp2.000,00 per orang, ehm... biaya ini termasuk murah kan. Untuk menuju air terjun utama kita harus naik perahu melewati Sungai Oyo dengan biaya Rp5.000,00 per orang dan ini berlaku untuk pulang-pergi.
Sebenarnya jaraknya tidak terlalu jauh tapi perahu berjalan lambat sehingga memerlukan waktu 5-10 menit untuk sampai di air terjun utama. Pada saat itulah, keindahan alam, segarnya udara di sekitar lokasi, dan nuansa hijau yang tercipta dari pohon-pohon yang berada di sekitar tebih mampu memanjakan mata. Sangat disayangkan bila kita tak sempat mengabadikan moment ini menggunakan jepreta kamera yang dibawa.
Sri Gethuk memiliki tiga air terjun utama yang berjajar serta beberapa air terjun kecil di bawahnya. Di sana, kita dapat bermain air, tapi harus berhati-hati karena keadaan lokasi yang sangat licin dan berbatu. Apabila ingin berenang di Sungai Oyo kita dapat menyewa jaket pelampung seharga Rp3.000,00 saja.
Setelah puas dan lelah bermain air, kita dapat mengisi perut di warung-warung sekitar yang menyediakan makanan khas Gunungkidul, yaitu tiwul dengan lauk tempe penyet dan dengan uang Rp4.000,00 kita sudah bisa menikmati sajian yang nikmat ini beserta dengan suasananya yang alami.
Secara keseluruhan tempat wisata ini sudah cukup baik, meski memang masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki. Air Terjun Sri Gethuk akan terlihat lebih baik dan menarik apabila pemerintah setempat mau memperhatikan dan melakukan perbaikan pada infrastuktur jalan. Karena sebenarnya Air Terjun Sri Gethuk ini merupakan aset wisata yang sangat potensial di Kabupaten Gunungkidul.[i]
- Senin, 21 Mei 2012 18:00
- Senin, 21 Mei 2012 17:05
- Senin, 21 Mei 2012 16:15
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · raemond@mustangcorps.com · Blackberry: 3000AC19
Dina Momang di 0816-705-837 · dina@mustangcorps.com · Blackberry: 2532A7C8
Iklan Niaga
PRODUK TERBARU IKLAN BARIS
nama baju :: p mc 674minimal pembelian:: 1 pcsready warna :: biru, merah, hitam, putihketerangan :: harga belum termasuk ongkos kirim.. peng..
nama baju :: r dress pita pocket minimal pembelian:: 4 pcswarna :: sesuai gambarketerangan :: harga belum termasuk ongkos kirim.. pengiriman..
bahan spandeksmenerima reseller dan grosirhub 081298934168pin bb 28c8cb7cfacebook indo jc butik
kode barang : bf283bahan blazer : babyterrybahan inner : kaosukuran : fit to lharga grosir: rp 60.000/pcsharga reseller : rp 70.000/pcsdeskr..
nama n kode baju :: rainbow knitdeskripsi ::keterangan :: harga belum termasuk ongkos kirim.. pengiriman lewat jasa jne.. pembayaran lewat t..
TOUR & TRAVEL GUIDE
Matahari Bentuk Cincin Api Membuat Langit Redup
Jakarta, Griyawisata.Com -- Matahari dan bulan berada segaris dengan bumi dalam peristiwa astronomi langka pada Minggu, gerhana yang sekejab membuat matahari membentuk cincin api dan meredupkan langit sebagian kawasan Asia dan Amerika Utara.
Peluncuran KA Malioboro Ekspress Kembali Tertunda
Yogyakarta, Griyawisata.Com -- PT Kereta Api Daerah Operasi VI Yogyakarta menunda lagi peluncuran kereta Malioboro Ekspres dengan rute Yogyakarta-Malang yang dijadwalkan pada Minggu (25/5/2012). "Rencananya, kereta api ini akan dijalankan pada Minggu (20/5) pukul 21.00 WIB, namun karena ada berbagai pertimbangan lain, maka peluncurannya kembali ditunda," kata Kepala Humas PT Kereta Api Daerah Operasi VI Yogyakarta Eko Budiyanto di Yogyakarta.


















