Status diturunkan, Gunung Ijen Masih Sepi Wisatawan
Bondowoso, Seruu.Com - Dinas Pariwisata Kabupaten Bondowoso, Jatim, mencatat, penurunan status Gunung Ijen dari Siaga menjadi Waspada belum berdampak pada kunjungan wisatawan asing ke daerah itu.
"Sampai sekarang, meskipun status Gunung Ijen sudah turun, tapi belum berpengaruh bagi wisatawan karena memang belum musimnya turis asing datang ke sini," kata Kepala Bidang Pemasaran pada Dinas Pariwisata, Pemuda, Olahraga dan Perhubungan Kabupaten Bondowoso Satriyo Subekti kepada Wartawan, Kamis (16/2).
Status Gunung Ijen (2.386 mdpl) yang terletak di perbatasan Kabupaten Bondowoso dengan Banyuwangi, sejak 8 Februari 2012 pukul 13.00 WIB, turun dari Siaga (Level III) menjadi Waspada (Level II).
Kepala Bidang Evaluasi Potensi Bencana Gunung Api Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Agus Budianto mengatakan aktivitas kegempaan dan temperatur kawah Ijen menurun.
Satriyo Subekti yang akrab dipanggil Yoyok mengemukakan bahwa pada Oktober hingga Maret tergolong masa-masa kunjungan wisatawan mancanegara sedikit, sedangkan kunjungan yang tinggi antara April hingga Agustus.
"Karena itu kami berharap kondisi Gunung Ijen akan terus menurun dan pada April sudah normal kembali, sehingga tidak mengganggu kunjungan wisatawan mancanegara," katanya.
Lelaki yang juga dikenal sebagai pelawak ini mengemukakan, dari data di penginapan milik PTN di Kecamatan Sempol, yakni "Arabika Home Stay" di Kalisat dan "Catimore" di Blawan, dalam setahun sekitar 13.000 wisatawan asing yang menginap.
"Kalau mereka menginap di Sempol, maka dipastikan 13.000 wisatawan asing itu bertujuan untuk mengunjungi Kawah Ijen. Jumlah itu belum termasuk yang tidak menginap atau naik dari arah Kabupaten Banyuwangi," katanya.
Kawah Ijen banyak dikunjungi wisatawan mancanegara karena memiliki panorama alam yang indah. Selain itu para wisatawan petualangan juga dapat menyaksikan aktivitas puluhan lelaki yang menambang belerang di kawasan itu.
Wisatawan mancanegara yang selama ini banyak mengunjungi Ijen utamanya dari Prancis, serta sebagian kecil dari negara Aurtralia dan lainnya. Selain asing, Ijen juga banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal, baik melewati Bondowoso maupun Banyuwangi. [ant]
- Senin, 21 Mei 2012 16:05
- Senin, 21 Mei 2012 14:30
- Senin, 21 Mei 2012 14:10
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · raemond@mustangcorps.com · Blackberry: 3000AC19
Dina Momang di 0816-705-837 · dina@mustangcorps.com · Blackberry: 2532A7C8
Iklan Niaga
PRODUK TERBARU IKLAN BARIS
nama baju :: p mc 674minimal pembelian:: 1 pcsready warna :: biru, merah, hitam, putihketerangan :: harga belum termasuk ongkos kirim.. peng..
nama baju :: r dress pita pocket minimal pembelian:: 4 pcswarna :: sesuai gambarketerangan :: harga belum termasuk ongkos kirim.. pengiriman..
bahan spandeksmenerima reseller dan grosirhub 081298934168pin bb 28c8cb7cfacebook indo jc butik
kode barang : bf283bahan blazer : babyterrybahan inner : kaosukuran : fit to lharga grosir: rp 60.000/pcsharga reseller : rp 70.000/pcsdeskr..
nama n kode baju :: rainbow knitdeskripsi ::keterangan :: harga belum termasuk ongkos kirim.. pengiriman lewat jasa jne.. pembayaran lewat t..
TOUR & TRAVEL GUIDE
Matahari Bentuk Cincin Api Membuat Langit Redup
Jakarta, Griyawisata.Com -- Matahari dan bulan berada segaris dengan bumi dalam peristiwa astronomi langka pada Minggu, gerhana yang sekejab membuat matahari membentuk cincin api dan meredupkan langit sebagian kawasan Asia dan Amerika Utara.
Peluncuran KA Malioboro Ekspress Kembali Tertunda
Yogyakarta, Griyawisata.Com -- PT Kereta Api Daerah Operasi VI Yogyakarta menunda lagi peluncuran kereta Malioboro Ekspres dengan rute Yogyakarta-Malang yang dijadwalkan pada Minggu (25/5/2012). "Rencananya, kereta api ini akan dijalankan pada Minggu (20/5) pukul 21.00 WIB, namun karena ada berbagai pertimbangan lain, maka peluncurannya kembali ditunda," kata Kepala Humas PT Kereta Api Daerah Operasi VI Yogyakarta Eko Budiyanto di Yogyakarta.


















