Hari ini: Sabtu, 28 Maret 2015 03:53
Barometer Otomotif Terkini

Gelombang Tinggi Datang Tiba-tiba Bahayakan Nelayan

Minggu, 10 Maret 2013 12:00
Ilustrasi (istimewa)

GriyaWisata.com - Masyarakat Kotabaru, Kalimantan Selatan, yang bermukim di daerah pesisir diimbau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mewaspadai terjadinya gelombang tinggi yang datang secara tiba-tiba.


"Mulai pertengahan Maret, kondisi gelombang laut tidak dapat diprediksi, terjadi gelombang tinggi secara tiba-tiba," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kotabaru, Tri Basuki Rahmad, di Kotabaru, Sabtu.

Dia memperkirakan, sejak pertengahan Maret akan ada kemungkinan terjadi gelombang setinggi tiga meter datang secara tiba-tiba.

Kondisi tersebut cukup membahayakan bagi nelayan, dan masyarakat yang bertempat tinggal di daerah pesisir.

Mengantisipasi jatuhnya korban, BPBD Kotabaru akan meningkatkan koordinasi dengan Polisi Airud, dan Basarnas serta instansi terkait lainnya.

Tujuannya, lebih siap siaga manakala terjadi musibah.

"Jika sewaktu-waktu terjadi musibah, Kita bisa langsung melakukan pertolongan dan memberikan bantuan langsung," ujarnya.

Meningkatkan kewaspadaan terhadap terjadinya bencana, BPBD Kotabaru mendapatkan bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat.

Bantuan tersebut berupa dua unit kendaraan roda dua Trail KLX, satu unit perahu karet, mesin perahu satu unit, tenda posko satu unit, tenda pengungsi tiga set, dan lampu lima unit.

Tenda keluarga 12 unit, Solar Handle Lamp 12 unit, Velbed 25 unit, Handie Talkie (HT) 2 unit dan bantuan yang lainnya.

"Kalau ditotal anggarannya hampir mencapai Rp9 miliar," jelasnya.

Basuki mengatakan, Kotabaru memang membutuhkan bantuan barang-barang tersebut.

Karena wilayah Kotabaru sangat luas, sekitar 13.044,5 km dan berpenduduk sebanyak 290.651 jiwa (hasil Sensus Penduduk Indonesia 2010) dengan nelayan laut sebanyak 15.961 jiwa.

Dia mengimbau kepada setiap kecamatan, untuk memaksimalkan pengawasan di daerah masing-masing, kalau ada kejadian bencana atau musibah secepatnya melapor, jangan sampai laporan lambat karena akan membahayakan nantinya.[ant]

Baca juga:
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full


Redaksi: redaksi@griyawisata.com
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · raemond@mustangcorps.com · Blackberry: 7588039D
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Iklan Niaga

Dapatkan Tiket-tiket Promo Liburan Keluarga Anda, Perjalanan Dinas, Online Domestik Dan Internasional, Resv: 0215736969
Solusi Promosi Produk-produk Perusahaan Dan Merek Anda, Dan Dapatkan Target Terbaik. Hub. 0215736969
Nikmati Kesempatan Liburan Bersama Keluarga Idaman Anda, Paket Promo Berbagai Destinasi Faporit Keluarga Idaman Anda. Hub: 0215736969
Dapatkan Promo Holiday Dan Diskon Voucher Hotel

TOUR & TRAVEL GUIDE

Juni 2015, Festival Danau Maninjau Digelar
(GriyaWisata.com) Panorama Danau di Bawah, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Kamis (6/6/2013). Danau di Bawah adalah danau kembar dan salah satu dari lima danau yang ada di Sumatera Barat yaitu Danau Singkarak, Danau Maninjau, Danau di Bawah, Danau di Atas dan Danau Talang.

Rumah Terakhir Sang
 (GriyaWisata.com) Makam Sultan Hasanuddin di Kompleks Makam Raja-Raja Gowa, Katangka, Somba Opu, Gowa, Sulawesi Selatan