Pulau Wangi-wangi di Wakatobi, Pesona Tiada Dua
GRIYAWISATA.com - Bagi Anda pecinta diving, Pulau Wangi-wangi di Wakatobi, Sulawesi tenggara merupakan tempat yang sangat mempesona. Tidak hanya terumbu karang dan ikannya saja, tetapi rumput laut tumbuh dengan cantik di sini.
Wakatobi adalah suatu taman nasional yang menyimpan keanekaragaman kehidupan bawah laut. Keanekaragaman seperti ikan, terumbu karang, dan berbagai macam biota bawah laut, menjadikan tempat ini sebagai surga bagi para penyelam. Di Wakatobi terdapat 4 pulau besar dan menjadi nama singkatan untuk taman nasional tersebut, yaitu Wangi-wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko. Menuju Wakatobi dapat ditempuh melalu pesawat kecil dari Makasssar ke Wakatobi atau perahu dari Kendari.
Pulau Wangi-wangi adalah pintu masuk dari Wakatobi dan merupakan salah satu tempat yang harus Anda kunjungi. Pantai di Pulau Wangi-wangi sangat bersih dan putih. Selian itu, kegiatan diving paling digemari di pulau ini. Kekayaan terumbu karang, ikan laut yang lucu dan bintang laut yang cantik, dapat Anda temukan saat menyelam di Pulau Wangi-wangi.
Tidak hanya keindahan alam yang melimpah, di Pulau Wangi-wangi terdapat banyak rumput laut yang sangat indah saat Anda lihat dari atas perahu. Tidak hanya melihat saja, tetapi Anda bisa langsung mencoba memanen rumput laut bersama masyarakat di Pulau Wangi-wangi. Anda juga dapat mencoba hasil olahan dari rumput laut yang berupa minuman yang menyegarkan. Berbagai macam kuliner ikan juga dapat Anda temukan di Pulau Wang-wangi.
Pulau Wangi-wangi lebih memiliki beragam fasilitas dari pada pulau-pulau lainnya di wilayah Wakatobi. Di Pulau Wangi-wangi banyak terdapat resort dan penginapan rumah warga. Namun, banyak resort-resort di sini yang dimiliki oleh orang asing. Harga peninapan di rumah penduduk berkisar Rp 50.000-150.000 semalam. Jika ingin menginap di resort yang lebih mewah, Anda harus merogoh uang sebesar Rp 500.000-2.000.000 per malam.
Pulau Wangi-wangi sudah terkenal di kalangan turis mancanegara. Tidak heran, Anda akan bertemu banyak orang asing di tempat ini. Pulau Wangi-wangi menyajikan keindahan laut dan juga keramahan dari Suku Bajo, suku yang menetap di Pulau Wangi-wangi. Hal tersebutlah yang menjadikan tempat ini sebagai salah satu tempat yang harus Anda kunjungi di Indonesia.
Perjalanan menuju Pulau Wangi-wangi tidaklah mudah. Namun, keindahannya adalah hadiah dari perjalanan panjang Anda.[i]
- Senin, 21 Mei 2012 18:00
- Senin, 21 Mei 2012 17:05
- Senin, 21 Mei 2012 16:15
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · raemond@mustangcorps.com · Blackberry: 3000AC19
Dina Momang di 0816-705-837 · dina@mustangcorps.com · Blackberry: 2532A7C8
Iklan Niaga
PRODUK TERBARU IKLAN BARIS
nama baju :: p mc 674minimal pembelian:: 1 pcsready warna :: biru, merah, hitam, putihketerangan :: harga belum termasuk ongkos kirim.. peng..
nama baju :: r dress pita pocket minimal pembelian:: 4 pcswarna :: sesuai gambarketerangan :: harga belum termasuk ongkos kirim.. pengiriman..
bahan spandeksmenerima reseller dan grosirhub 081298934168pin bb 28c8cb7cfacebook indo jc butik
kode barang : bf283bahan blazer : babyterrybahan inner : kaosukuran : fit to lharga grosir: rp 60.000/pcsharga reseller : rp 70.000/pcsdeskr..
nama n kode baju :: rainbow knitdeskripsi ::keterangan :: harga belum termasuk ongkos kirim.. pengiriman lewat jasa jne.. pembayaran lewat t..
TOUR & TRAVEL GUIDE
Matahari Bentuk Cincin Api Membuat Langit Redup
Jakarta, Griyawisata.Com -- Matahari dan bulan berada segaris dengan bumi dalam peristiwa astronomi langka pada Minggu, gerhana yang sekejab membuat matahari membentuk cincin api dan meredupkan langit sebagian kawasan Asia dan Amerika Utara.
Peluncuran KA Malioboro Ekspress Kembali Tertunda
Yogyakarta, Griyawisata.Com -- PT Kereta Api Daerah Operasi VI Yogyakarta menunda lagi peluncuran kereta Malioboro Ekspres dengan rute Yogyakarta-Malang yang dijadwalkan pada Minggu (25/5/2012). "Rencananya, kereta api ini akan dijalankan pada Minggu (20/5) pukul 21.00 WIB, namun karena ada berbagai pertimbangan lain, maka peluncurannya kembali ditunda," kata Kepala Humas PT Kereta Api Daerah Operasi VI Yogyakarta Eko Budiyanto di Yogyakarta.


















