Hari ini: Kamis, 28 Januari 2016 05:57
Barometer Otomotif Terkini

BANTUL: Kawasan Penghasil Kerajinan Kulit Sejak Tahun 1957.

Kamis, 7 Januari 2016 12:53
BANTUL: Kawasan Penghasil Kerajinan Kulit Sejak Tahun 1957 (Foto)

BANTUL,GriyaWisata.Com - Pulau Jawa banyak terdapat sentra industri kulit, Yogyakarta juga memiliki sentra industri kulit, yakni Manding. 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
Berada di Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo Manding Sabdodadi , Bantul, kawasan ini telah dikenal sebagai penghasil kerajinan kulit sejak tahun 1957. Beragam kerajinan mulai dari dompet, tas, sepatu, sandal, jaket, dapat anda temukan di sini. Dikatakan Jumakir selaku Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wisata Manding, saat ini terdapat sekitar 42 rumah rumah produksi, dan 48 showroom penjualan kerajinan kulit.
 
Showroom tersebut berjajar rapi sepanjang jalan di desa Manding dengan mudah akan kita temukan berbagai macam kerajinan yang terpajang apik di setiap etalase toko. Mulai dari sepatu, tas, sendal, jaket, ikat pinggang, topi, dompet, serta berbagai aksesori yang terbuat dari kulit antara lain, gantungan kunci, gelang, kalung dan pigura.
 
Soal harga sangat bervariasi.
 
Model serta bentuk juga mempengaruhi harga, semisal untuk produk berbahan dasar murni kulit seperti jaket kulit antara Rp500 ribu hingga Rp1,5 juta. Sepatu mulai dari Rp70 ribu hingga Rp1 juta, tas mulai Rp100 ribu hingga Rp1 juta. Berbagai macam dompet kulit mulai dari Rp50-250 ribu.
 
Murah
 
Produk-produk yang lebih murah juga tersedia, namun tentu dengan komposisi bahan kulit dan sintetis. Misalnya gantungan kunci mulai dari Rp5000, sandal mulai Rp35.000, tas mulai dari Rp50.000, serta ikat pinggang mulai Rp10.000.Sedang untuk rumah produksi yang berjumlah 42, letaknya berada di tengah permukiman. Saat ini, selain memproduksi barang-barang dari kulit, masyarakat Manding juga membuat barang kerajinan dari eceng gondok, pandan, serat alam, dan bahan sintetis. Selain wisata belanja, di Manding juga terdapat wisata edukasi.
 
Kami melayani kunjungan wisatawan yang ingin melihat secara langsung bagaimana proses pembuatan barang kerajinan dari kulit, kata Jumakir. Wisatawan bahkan bisa langsung balajar membuat barang kerajinan, seperti dompet, tas, alas sepatu, dan nanti hasil karya mereka bisa dibawa pulang. Awal mula Manding bisa menjadi pusat kerajinan kulit terbesar di Yogyakarta adalah dari tiga orang yang belajar membuat dan memperbaiki pelana kuda di Museum Kereta Keraton Yogyakarta.
 
Saat itu pada tahun 1947, tiga pemuda kampung Manding belajar mengolah kulit di sana. Selain belajar memperbaiki membuat dan pelana kuda, ketiga orang tersebut belajar secara otodidak bagaimana membuat kerajinan lainya. Awal mula yang dibuat adalah ikat pinggang warok yang berukuran besar. Setelah belajar kurang lebih selama 10 tahun, akhirnya mereka pulang dan mulai membuka usaha di rumah, cerita Jumakir. Saat ini kerajinan kulit Manding tidak hanya dipasarkan di desa tersebut tetapi juga dipasarkan hampir di seluruh wilayah Indonesia, bahkan banyak juga yang dikirim ke luar negeri.
 
Akses menuju Manding sangat mudah.
 
Bila dari arah kota Jogja silahkan kearah selatan mengikuti Jalan Parangtritis, sesampainya di kilometer 11 akan ada perempatan lampu merah yang disebelah kanannya terdapat gapura besar bertuliskan sentra industri kerajinan kulit Manding. Perjalanan ke sana bisa ditempuh dengan kendaraan umum dari kota Jogja, melalui terminal Giwangan carilah bus kecil jurusan jogja-parangtritis, kira-kira ongkos sekali jalan Rp5000, atau bisa dengan menggunakan taksi, tentu saja agak sedikit mahal kira-kira Rp50.000 dari pusat kota Yogyakarta. Menggunakan kendaraan pribadi akan lebih leluasa mengatur waktu, tidak terikat jam angkutan kendaraan yang ada. (JS)
Baca juga:
Barometer Otomotif Terkini
Rating artikel: (1 rates)


Redaksi: [email protected]
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Need Help

Iklan Niaga

TOUR & TRAVEL GUIDE

Tempat Yang Asik Dikunjungi Saat GMT Di Bangka Belitung
GriyaWisata.Com - Bangka Belitung (Babel) salah satu wilayah yang dilalui Gerhana Matahari Total (GMT) pada Maret nanti. Pulau Laskar Pelangi ini menjadi incaran wisatawan dunia untuk menyaksikan peristiwa tersebut. Tentu bagi anda sangat sayang untuk melewatkan keindahan potensi wisata ini.

Turis Mancanegara Berwisata Di Candi Cangkuang
GriyaWisata.Com - Sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk melakukan pembenahan kawasan obyek wisata agar lebih menarik dan memberikan pelayanan serta menyediakan sarana dan prasarana yang nyaman.