(GriyaWisata.com) Pengunjung bisa berinteraksi langsung dengan satwa yang dilindungi di Singapore Zoo, Singapura. Tempat hidup satwa-satwa itu dibuat pada sepenggal hutan seperti habitat aslinya
merupakan tempat kebaikan dan kebajikan tanpa batas tempat ia tidak menuntut pamrih dan kemurahan hati dari aktivitas yang dihasilkannya (pangan). Ia memberikan perlindungan kepada semua makhluk, menawarkan keteduhan, bahkan bagi para perambah yang berniat menghancurkannya sekalipun.
Ungkapan sang Buddha, Siddhartha Gautama, 500 SM itu terpampang di sebuah sudut kawasan hutan di Singapore Zoo yang melakukan konservasi satwa-satwa langka dilindungi. Wildlife Reserves Singapore Private Limited sebagai pengelola berharap paparan filosofis faktual itu bisa menginspirasi para pengunjung untuk mengapresiasi, memahami, dan menjaga kelestarian alam dan satwa langka di dunia yang sebagian besar terancam punah.
Banyak satwa terancam kehidupannya karena hutan sebagai habitatnya dieksploitasi, baik secara legal maupun ilegal. Eksploitasi alam yang tidak terkendali itu juga telah merusak ekosistem daerah aliran sungai yang di dalamnya terdapat beragam kehidupan. ”Karena itu, di sini kami melakukan konservasi, pendidikan, riset sekaligus rekreasi dan atraksi,” ujar kurator pendidikan Wildlife Reserves Singapore, Rekha KR Na
(travel.kompas.com)