Menapaki Puncak Tambora, Menjadi Saksi Kemegahannya
(GriyaWisata.com) Editor Teks Firman Firdaus dan Kartografer Sony Warsono mengibarkan bendera NatGeo Society yang menginspirasi penjelajahan di bumi di Puncak Tambora.
pada hari kedua, Tim Selatan Ekspedisi 200 Tahun Gelegar Tambora mulai mendaki Gunung Tambora. Selain untuk merasakan sensasi petualangan alam, pendakian ini juga bermaksud "menyaksikan" betapa dahsyatnya letusan Tambora 200 tahun lalu, lewat fitur geologis yang tersisa di badan gunung.
Dari Desa Pancasila, perjalanan dimulai pukul 8.00 WITA, dengan terlebih dulu berjalan kaki sejauh empat kilometer menuju Pintu Rimba. Mengingat saat ini habis hujan, jalur menuju Pintu Rimba begitu becek. Maklum, jalan masih berupa tanah. Di kiri-kanan jalan, tumbuh lebat pohon-pohon kopi. Desa Pancasila memang menjadi salah satu penghasil kopi Tambora.
Dari Pintu Rimba, tim menuju Pos 1. Di ruas ini, jalan didominasi tanjakan landai, ditemani beberapa gemericik mata air. Total waktu dari Desa Pancasila ke Pos 1 adalah sekitar tiga jam.
Menjelang Pos 1, kami dikejutkan oleh suara tembakan. Ternyata, ada satu peleton anggota Kopassus yang sedang melaksanakan latihan, sebagai bagian dari kegiatan Ekspedisi NKRI 2015
(travel.kompas.com)
- Kamis, 19 Maret 2015 14:33
- Senin, 16 Maret 2015 13:58
- Senin, 9 Maret 2015 13:23
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Iklan Niaga
TOUR & TRAVEL GUIDE
Rumah Terakhir Sang
(GriyaWisata.com) Makam Sultan Hasanuddin di Kompleks Makam Raja-Raja Gowa, Katangka, Somba Opu, Gowa, Sulawesi Selatan
Pemkot Padang Benahi Obyek Wisata Batu Malin Kundang
(GriyaWisata.com) Batu Malin Kundang di Pantai Air Manis, Padang, Sumatera Barat.







