Mall Ini Yang Terbesar Di China
Kamis, 8 Agustus 2013 10:10
(ultracoolfun)
GriyaWisata.com - New South China Mall di Dongguan, Cina adalah yang terbesar di dunia. Dengan luas lebih dari 7 juta kaki persegi yang dapat menampung 2.350 toko, dan atraksi seperti roller coaster, kereta hantu dan replika menara lonceng St Mark Square di Venesia, Anda akan berpikir tempat akan dipenuhi orang. Begitu pula para pemilik mal, yang diharapkan lebih dari 70.000 pengunjung sehari ketika mereka mulai membangunnya. Namun Setiap hari tempat ini kosong, hampir tidak ada pelanggan memasuki gerbangnya. 553 meter indoor dan outdoor roller coaster belum dioperasikan sejak itu dipasang dan 99% dari toko-toko tidak pernah disewakan. Satu-satunya yang beroperasi adalah serangkaian sendi makanan cepat saji di pintu masuk mal dan lain beberapa toko di dalam kompleks besar.
New South China Mall dibangun pada tahun 2005 oleh Hu Guirong, Dia memulai proyek ini dengan antusiasme yang besar, dengan mengirimkan tim di seluruh dunia dalam mencari ide untuk mal impiannya. Dan sebagian besar ide-ide ini bahkan diwujudkan kedalam kenyataan. Di mana lagi di dunia akan dapat melihat gondola di kanal Venesia tiruan dalam sebuah mal? Tapi kemudian terjadi masalah, karena ketika tempat itu selesai pada tahun 2005, Hal tersebut berbeda dengan harapan, pasalnya sebuah mall besar seperti mati, dimana penyewa hanya berangkat dan pergi seperti kecepatan angin. mal Guirong tidak pernah menarik para pedagang di tempat pertama, karena mereka merasa itu bukan tempat yang realistis untuk mendirikan toko. Demikian yang dilansir Odditycentral.com
Gagalnya New South China Mall telah mengejutkan banyak orang, terutama karena budaya konsumen China berkembang dari hari ke hari. Menurut analis ritel David Hand, "Orang-orang Cina suka belanja, mereka mencintai merek, dan mereka senang produk-produk internasional, meskipun pendapatan rata-rata rendah. Pembeli baru lahir setiap hari. Kita tidak akan kehabisan dari mereka. "Tetapi beberapa orang tidak terkejut bahwa itu gagal lepas landas. Konsultan ritel Dick Groves mengatakan bahwa New South China Mall gagal karena kurangnya pengalaman dalam bisnis penyewaan dan kurangnya sistem keuangan yang sehat. "Ketika mudah untuk mendapatkan pembiayaan tanpa harus meyakinkan seseorang kelayakan proyek tersebut, dan tanpa harus menunjukkan komitmen sebelum-leasing, Anda bisa mulai mendapat masalah," ia menjelaskan.
Tentunya hal tersebut sangat menyedihkan dengan melihat mal yang sepi. Semua ruangan yang sudah dibangun dengan kerja keras, uang dan sumber daya terbuang sia-sia.[Ads]
Baca juga:
Minggu, 25 Agustus 2013 14:40
Minggu, 25 Agustus 2013 11:55
Minggu, 25 Agustus 2013 09:30
Rating artikel: Belum ada rating
Disclaimer
Aturan Main:
Seluruh layanan yang diberikan mengikuti aturan main yang berlaku dan ditetapkan oleh GriyaWisata.
Pasal Sanggahan (Disclaimer):
GriyaWisata tidak bertanggung-jawab atas tidak tersampaikannya data/informasi yang disampaikan oleh pembaca melalui berbagai jenis saluran komunikasi (e-mail, sms, online form) karena faktor kesalahan teknis yang tidak diduga-duga sebelumnya GriyaWisata berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.
Data dan/atau informasi yang tersedia di GriyaWisata hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun transaksi lainnya. Walau berbagai upaya telah dilakukan untuk menampilkan data dan/atau informasi seakurat mungkin, GriyaWisata dan semua mitra yang menyediakan data dan informasi, termasuk para pengelola halaman konsultasi, tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan GriyaWisata.
Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda
Redaksi:
[email protected]
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon
021-574 7053 · Fax
021-824 33 979
Raymond di
0812-881-230-00 ·
[email protected] · Blackberry: 3000AC19