Hari ini: Kamis, 7 April 2016 18:41
Barometer Otomotif Terkini

Pasar Seni dan Kerajinan Kulonprogo Sepi Pedagang dan Pengunjung

Rabu, 10 Februari 2016 11:40
Pasar Seni (Foto)

GriyaWisata.Com - Kulonprogo, Jawa Tengah memiliki pasar seni dan kerajinan Kulonprogo. Hari demi hari berlalu, pusat pasar seni ini semakin sepi pedagang dan pengunjung.

 

Pariwisata sedang giatnya dikembangkan dan dipromosikan, demikian juga dalam sektor kerajinan sedang digalakkan untuk menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat dan kepariwisataan. 
 
Namun, sangat berbeda dengan Pasar Seni dan Kerajinan Kulonprogo ini sangat memprihatinkan. Dihuni hanya tiga pedagang yang bertahan rutin membuka tokonya dengan kondisi penjualan tak menentu.
 
Pasar ini dibuka sejak 2013 lalu, kini hanya menyisakan tiga pedagang yang rutin membuka kiosnya. Kios-kios tersebut antar lain kios tas serat alam, kios kerajinan batik, dan rumah makan. Pasar seni dan kerajinan Kulonprogo sepi pengunjung dan juga minim pedagang. 
 
Salah satu pemilik kios dan pedagang tas serat alam di Pasar Seni tersebut, Harry Pratiknyo, mengatakan, bahwa sudah setahun terakhir para pedagang satu-satu mulai menutup kiosnya di sana. Pihak pemerintah juga tak pernah ada yang tampak meninjau keberadaan kios tersebut.
 
Harry menuturkan bahwa sebenarnya ada beberapa yang berusaha bertahan namun tak kuat karena terus merugi. “Kan biaya operasionalnya jalan terus, tidak ada pemasukan tapi malah rugi,”ujarnya pada Senin (8/2/2016).
 
Dia memang masih bertahan, itu karena pemasukan utamanya terletak pada orderan produknya yang rutin datang dari pedagang di Malioboro dan Bali. Kiosnya sendiri lebih difungsikan sebagai tempat pengerjaan akhir produknya dibandingkan sebagai tempat penjualan.
 
Pedagang tas serat alam ini menyebutkan bahwa jarang sekali ada pembeli yang datang ke kiosnya untuk membeli barang dagangannya. Letak pasar milik pemerintah yang terletak di sisi jalan utama masuk Kulonprogo itu juga tak membantu, ia menuturkan bahwa jarang sekali ada bis pariwisata yang masuk ke pasar tersebut.
 
Dan Harry juga menjelaskan, bahwa banyaknya kios yang tutup menjadikan pasar tersebut seakan mati suri. Terlebih lagi, beberapa kios yang berada di bagian depan pasar kemudian berganti menjadi bengkel dan toko onderdil motor. Padahal, di bagian yang sama juga terdapat kios kerajinan tas dan produk batik. “Jadinya malah tidak jelas”. ray.
Baca juga:
Barometer Otomotif Terkini
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full


Redaksi: [email protected]
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Need Help

Iklan Niaga

TOUR & TRAVEL GUIDE

Uji Nyali Anda Di Sungai Citarik,Jawa Barat
 Jawa Barat,GriyaWisata.Com - Jawa Barat memang terkenal akan wisata alamnya, salah satunya sungai citarik yang terletak di Kota Sukabumi. Sungai citarik ini menyimpan pemandangan yang indah dan sensasi yang luar biasa. Di lokasi ini terdapat tebing-tebing yang gagah serta pepohonan disetiap pinggiran sungai serta arus yang deras bergelombang serta bebatuan yang akan siap menantang adrenalin anda. Lokasi ini memang sangat populer sebagai tempat wisata arung jeram, telah banyak perlombaan tingkat nasional diselenggarakan disini.

Batam Menjadi Salah Satu Wisata Mesum Sasaran Singapura
Jakarta, GriyaWisata.Com -