Hari ini: Kamis, 7 April 2016 02:00
Barometer Otomotif Terkini

Buat Video Traveling, Ini Tipsnya

Minggu, 13 Maret 2016 16:00

GriyaWisata.com - Membuat video perjalanan itu tidaklah susah. Hal tersebut diungkapkan Barry Kusuma, seorang travel photographer yang telah malang melintang di dunia foto dan video traveling.

ravel photographer yang telah malang melintang di dunia foto dan video traveling

Menurutnya, video bisa berisi tentang perjalanan kita. isinya bebas mau keseruan perjalanan atau mengekslor destinasi yang dikunjungi. Berikut tips membuat video traveling.

1. Sama dengan membuat fotografi travel yang baik, membuat video perjalanan pun sudah harus memikirkan bagaimana konsepnya. Pengertian konsep di sini, mau seperti apa video yang dibuat.

Sebab, ada banyak macam dan ragam video perjalanan, seperti dokumentasi perjalanan, keseruan perjalanan bareng teman-teman, liputan destinasi, video timelapse atau stok video footage tentang keindahan destinasi wisata yang dikunjungi.

2. Karena video ini temanya adalah traveling, umumnya penyebaran video hanya untuk kebutuhan sosial media. Paling besar kegunaan untuk media televisi. Jadi pakai kamera poket atau DSLR yang entry level sudah sangat cukup.

Apalagi sekarang action camera sudah sangat banyak dan kebutuhan memakai action cam sudah sangat cukup untuk membuat video perjalanan yang berkualitas.

3. Jangan takut untuk mengambil banyak scene video, karena semakin banyak pilihan saat mengedit. Sering sekali ketika kita mengambil video, stok terasa cukup. Tetapi ketika sampai di proses editing ternyata stok jauh dari cukup.

Jadi, video tidak banyak berbeda dengan foto, sebaiknya ambil sebanyak-banyaknya dan pilih footage terbaik di antara semua stok yang ada.

4. Pembuatan video membutuhkan banyak baterai dan energi konsumsi kamera yang cukup boros. Jadi, wajib memiliki baterai cadangan minimal satu. Baiknya, dua baterai cadangan biar aman.

Apalagi kalau traveling ke destinasi yang cukup terpencil, sangat susah untuk mengisi daya baterai. Biasanya di tempat yang remote nan jauh dengan pemandangan luar biasa indah, tidak terasa tiba-tiba baterai yang dipakai di kamera sudah habis.

5. Buatlah angle yang menarik, agar tercipta sudut pandang yang juga sangat berbeda dari lainnya. Saat ini teknologi kamera video dan aksesorisnya begitu memudahkan videografer untuk berkarya.

Selain itu agar dapat membuat video yang bagus, sebelumnya perlu sering-sering melihat video traveling yang banyak. Referensi di Youtube cukup banyak untuk menemukan video perjalanan yang bagus dan bercerita.

6. Saat ini membuat video perjalanan bisa menggunakan kamera apa saja, tidak punya kamera DSLR bisa pakai smartphone. Ingin hasil lebih bagus dan tidak ribet bisa bawa action camera yang banyak dijual di toko-toko kamera. [end]

Baca juga:
Barometer Otomotif Terkini
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full


Redaksi: [email protected]
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Need Help

Iklan Niaga

TOUR & TRAVEL GUIDE

Tips Foto Indah dengan Kamera Ponsel
GriyaWisata.com - Liburan menjadi waktu yang tepat untuk mengabadikan kenangan yang menyenangkan. Apalagi kemajuan teknologi membuat kamera handphone menjadi lebih canggih dalam menangkap gambar-gambar yang indah.

Inilah Dia Danau Di Atas Awan Atau Danau Habema
Papua,GriyaWisata.Com - Danau Tertinggi Di Indonesia ini berlokasi dikaki Gunung Trikora, Kabupaten Jayawijaya yaitu Danau Habema sering dikatakan sebagai Danau Di Atas Awan (3.321 MDPL). Papua merupakan salah satu danau tertinggi di Indonesia. Berada pada ketinggian 3.321 mdpl oleh masyarakata Suku Dani, Papua. Danau ini dianggap sebagai tempat keramat yang jadi sumber kesuburan dan kehidupan masyarakat setempat.