Hari ini: Kamis, 17 Maret 2016 07:10
Barometer Otomotif Terkini

Menpar: Mereka Datang Bukan Karena Budaya Atau Alam

Sabtu, 5 Maret 2016 10:42
Gambar: illustrasi Pelaksanaan Interhash

GriyaWisata.Com - Menpar (Menteri Pariwisata) Arief Yahya, sering mengkategorikan sport tourism itu masuk dalam kategori event man made. Mereka tertarik datang ke Indonesia bukan karena faktor budaya (culture) atau alam (nature) tetapi karena acara yang dibuat dengan mengambil nama Interhash.

 

Kemenpar (Kementerian Pariwisata) menilai penyelenggaraan "Bali International Hash House Harriers" (Interhash) atau pertemuan komunitas pecinta alam dari 100 negara pada Mei mendatang mampu mendongkrak kedatangan wisatawan di Pulau Dewata.
 
Namun, Azwir Malaon, Asisten Deputi Wisata Alam dan Buatan Kementerian Pariwisata, melalui siaran pers Kemenpar di Jakarta, terkagum dengan peserta Interhash ini, dia katakan "Di luar dugaan, yang sudah mendaftar sampai 6.000 orang. Kami akan sambut mereka". 
 
Interhash ini ialah merupakan salah satu acara internasional yang berpotensi mendatangkan wisatawan. Interhash merupakan komunitas pencinta alam (hasher) yang beranggotakan lebih dari 100 negara di dunia dan sudah diselenggarakan sejak 1978.
 
Tahun ini adalah penyelenggaraan ke-21 dan diikuti pehobi lari lintas alam dari 100 negara.
 
 
Menurut Azwir, wisatawan mancanegara yang akan datang ke Indonesia untuk acara Interhash itu merupakan masyarakat kalangan atas, dalam hal ini memiliki finansial yang lumayan kuat.
 
"Mereka adalah wisatawan spesial, karena secara finansial di atas rata-rata, namun sangat hobi wisata alam yang digabungkan dengan olahraga," katanya.
 
Kementerian Pariwisata sedang berkoordinasi denga pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Bali untuk kelancaran acara tersebut.
 
Dalam koordinasi itu, lanjut Azwir, akan ditentukan daerah-daerah indah mana saja di Bali yang menjadi jalur perjalanan mereka selama mengikuti Interhash.
 
Interhash adalah Event yang rutin digelar setiap dua tahun sekali dengan skala internasional, dan lokasinya pun berpindah-pindah dari satu negara ke negara lain, dan siapa tuan rumahnya ditentukan lewat penawaran tahun lalu di China, dan Bali memenangkan bidding tersebut. rt.
Baca juga:
Barometer Otomotif Terkini
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full


Redaksi: [email protected]
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Need Help

Iklan Niaga

TOUR & TRAVEL GUIDE

Ini Tips Mendaki Gunung Bagi Para Pemula
GriyaWisata.com - Aksi mendaki gunung kerap mendatangkan bahaya jika tidak dipersiapkan dengan matang. Terlebih untuk para pendaki pemula yang belum menguasai medan dan belum memahami kemampuan fisik mereka untuk mencapai puncak gunung.

Ternyata Pantai Tarimbang Sumba Timur Jauh Lebih Indah Dari Bali
 Belitung,GriyaWisata.Com - Seorang turis asing berkata heran kenapa Pantai di Belitung yang lebih indah dari Bali, ternyata sepi dimana Belitung memiliki pantai yang lebih indah dari Bali. Seperti Pantai Tarimbang Sumba Timur ini yang keindahannya sudah lebih keren dari pantai di Hawaii.