Anjing Dilarang Berkeliaran di Bali
GriyaWisata.com - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali mengimbau masyarakat di Pulau Dewata agar tidak meliarkan anjing peliharaannya untuk mencegah penyakit rabies pada hewan tersebut.
"Upaya ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus rabies dari satu hewan ke hewan lainnya," kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali, drh Nata Kesuma, di Denpasar, Jumat.
Ia mengakui kebiasaan masyarakat memelihara anjing khususnya di desa-desa yang ada di Bali sangat tinggi. Namun, hewan peliharaan tersebut biasanya hanya diliarkan begitu saja.
Oleh sebab itu, pihaknya meminta kepada masyarakat agar tidak meliarkan anjingnya dan merawatnya di rumah dengan cara memasukkan hewan tersebut ke dalam kandangnya.
"Kebiasaan ini yang harus kita ubah sehingga penyebaran virus rabies tidak mewabah ke hewan lainnya," ujarnya.
Selain itu, upaya menekan populasi anjing liar tersebut dapat melibatkan peran desa adat dalam menertibkan masyarakatnya untuk tidak meliarkan hewan peliharaannya tersebut.
"Untuk itu, peran serta masyarakat dalam hal ini sangat penting dalam upaya menekan angka penyakit rabies pada hewan," katanya.
Ia menambahkan bahwa untuk pengendalian rabies di Bali cukup berhasil. Namun, upaya penekanan populasi anjing liar belum dapat dilakukan secara maksimal.
Pihaknya mengakui upaya menekan populasi anjing liar tersebut terus dilakukan dengan melakukan konseling ke daerah yang tinggi jumlah gigitan anjing liar itu.
Kemudian, untuk ketersediaan vaksin hewan tersebut sudah disiapkan sebanyak 320 ribu dosis pada Tahun 2015 dengan total anggaran dari APBN dan APBD Bali sebesar Rp6,18 miliar untuk vaksin rabies maupun digunakan operasional penanggulangan penyakit tersebut.[ant]
- Minggu, 11 Oktober 2015 11:45
- Minggu, 11 Oktober 2015 10:35
- Minggu, 11 Oktober 2015 09:01
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Iklan Niaga
TOUR & TRAVEL GUIDE
Tour de Singkarak 2015
Tour de Singkarak 2015 yang dibuka di Pantai Carocok, Kabupaten Pesisir Selatan pada Jumat (2/10) dan akan berlangsung hingga 11/10 (hari ini). Meskipun sebuah event olahraga tetapi juga penuh dengan musik dan tarian Minang, letupan kembang api dan pesona destinasi wisata setiap daerah.
Panduan Memilih Liburan untuk Anak-Anak
www.griyawisata.com - Sekarang ini beberapa orangtua meletakkan perjalanan tahunan keluarga mereka kepada ahlinya, untuk menghemat waktu dan mengekspos anak-anak mereka dengan pengalaman yang lebih beragam. Tapi orangtua tidak sepenuhnya bebas. Berikut adalah panduan memilih liburan untuk anak-anak:Keluarga dengan anak-anak remaja akan senang dengan perjalanan apapun asal ada aspek yang menarik bagi semua anggota keluarga. Ketika seorang pelancong bernama Penny Putnam mencari perjalanan yang akan melibatkan dirinya dan suaminya yang sama-sama penggemar sejarah, dan anak laki-lakinya yang berusia 13 tahun, ia menemukan tur di Turki dari sebuah biro perjalanan wisata yang mengkombinasikan snorkeling di pesisir reruntuhan dan mengunjungi bangunan arsitektur.




