Hari ini: Rabu, 6 April 2016 23:23
Barometer Otomotif Terkini

Tanah Bali Menyuguhkan Kopi Kualitas Premium

Selasa, 15 Desember 2015 19:20
Ilustrasi [istimewa]

GriyaWisata.Com - Di Kawasan Kintamani, kopi-kopi kebanggaan Bali ini bisa dijumpai di tepi jalur jalan raya Bangli-Kintamani. Salah satunya adalah Warung Kopi Hutan Bambu milik pasangan suami istri, Kadek Parwini dan Wayan Madra.

 

Warung kopi di Sribatu, Bangli, tersebut menyajikan keelokan pemandangan hutan bambu dengan kebun kopi yang seluruhnya organik. Wayan Madra mulai menanam kopi dari tahun 2009 dan mulai membuka warung kopi pada 2012. Seluruh pohon kopi di areal seluas 0,24 hektar tersebut ditanam dari bibit dengan sekitar 150 pohon.

Sembari menyeruput kopi, pengunjung bisa sekaligus berjalan-jalan di area kebun kopi, yang memiliki lahan datar ataupun berundak yang bersanding dengan hutan bambu.

Wayan Madra memilih hanya menanam pohon kopi jenis arabika karena paling digemari konsumen. Pelanggannya tak hanya wisatawan lokal, tetapi juga turis dari beragam negara.

Sebelum menanam kopi jenis arabika, petani di Bali sudah akrab dengan kopi robusta Bali. Kopi robusta berperawakan lebih besar dibandingkan kopi arabika. Penanaman kopi arabika skala besar mulai dirintis sekitar tahun 1980.

Menyeruput kopi sambil menikmati proses pengolahan di warung- warung kopi yang masih menyajikan unsur tradisi menambah kenikmatan tersendiri. Biji-biji kopi yang baru dipetik dari kebun terlebih dulu dijemur selama beberapa jam sebelum dikupas kulit arinya. Pemetikan kopi benar-benar dipilih sehingga tak tercampur antara biji yang masih hijau dan yang merah matang. Kopi-kopi itu lantas disangrai dengan api kecil di perapian kayu.

Agar rasa kopi semakin wangi, kayu bakar yang digunakan adalah kayu jenis keras, seperti kayu cengkeh. Seusai disangrai, kopi kemudian ditumbuk sebelum dihidangkan dalam cangkir-cangkir mungil. ”Dimasak dengan kayu, rasa airnya jadi lembut,” kata Kadek Parwini.

Warung Kopi Hutan Bambu memberi cukup banyak pilihan jenis kopi. Ada sekitar 15 jenis kopi bubuk yang bisa dipilih dengan beragam ramuan herbal, seperti vanila, cokelat, kayu manis, kapulaga, dan serai.

Semua tanaman herbal itu dibudidayakan di sela tanaman kopi. Sembari menyeruput kopi, pengunjung sekaligus bisa memetik aneka tanaman herbal tersebut.

Pengunjung juga bisa menjumpai seekor luwak dalam kandang. Luwak tersebut hanya semacam ”pajangan” bagi turis yang penasaran dengan wujud luwak.

Kopi luwak di Warung Bali Hutan Bambu, menurut Kadek Parwini, diproduksi dari luwak liar yang bebas mencari biji kopi matang kualitas terbaik di areal perkebunan. Di sekitar Warung Bali Hutan Bambu terdapat delapan warung yang menyediakan kopi luwak dengan pemandangan kebun kopi. (SJ)

Baca juga:
Barometer Otomotif Terkini
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full


Redaksi: [email protected]
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Need Help

Iklan Niaga

TOUR & TRAVEL GUIDE

Tips Foto Indah dengan Kamera Ponsel
GriyaWisata.com - Liburan menjadi waktu yang tepat untuk mengabadikan kenangan yang menyenangkan. Apalagi kemajuan teknologi membuat kamera handphone menjadi lebih canggih dalam menangkap gambar-gambar yang indah.

Inilah Dia Danau Di Atas Awan Atau Danau Habema
Papua,GriyaWisata.Com - Danau Tertinggi Di Indonesia ini berlokasi dikaki Gunung Trikora, Kabupaten Jayawijaya yaitu Danau Habema sering dikatakan sebagai Danau Di Atas Awan (3.321 MDPL). Papua merupakan salah satu danau tertinggi di Indonesia. Berada pada ketinggian 3.321 mdpl oleh masyarakata Suku Dani, Papua. Danau ini dianggap sebagai tempat keramat yang jadi sumber kesuburan dan kehidupan masyarakat setempat.