Hari ini: Jumat, 9 Oktober 2015 21:27
Barometer Otomotif Terkini

Tempat Wisata Pura Besakih Dilengkapi Pusat Informasi

Minggu, 6 Januari 2013 10:30
Pura Besakih (istimewa)

 GriyaWisata.com - Pura Besakih akan dilengkapi pusat informasi sebagai salah satu upaya penataaan destinasi wisata pada pura terbesar di Bali itu. 

 

 
"Pemprov Bali akan membangun pusat informasi di Besakih, seperti halnya objek-objek wisata di Kyoto, Jepang, yang memiliki pusat informasi yang sangat apik," kata Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat mengadakan simakrama (temu wicara) di Mengwi, Kabupaten Badung, Sabtu.
 
Menurut dia, dengan penambahan pusat informasi itu akan lebih memandu wisatawan ketika berkunjung ke Besakih yang berisi informasi sejarah, denah, dan informasi penting lainnya.
 
"Objek wisata di daerah kita mestinya memang harus dikelola secara modern dengan tetap menjaga kesuciannya," ucapnya.
 
Pastika mengatakan perlu berbagai pura di Bali penataannya dengan membuat pagar yang pendek sehingga wisatawan dapat melihat isinya tanpa harus masuk.
 
"Walaupun sudah berisi larangan wanita yang datang bulan dilarang masuk, siapa juga yang dapat menjamin mereka akan mematuhi ketentuan itu. Padahal tindakan tersebut dapat mengurangi kesucian pura," ujarnya.
 
Ia tidak ingin jika Bali hancur karena pariwisata. "Jika Bali dibiarkan dikelola semena-mena dan rusak tentu tidak ada nanti yang tahu-menahu," ujarnya.
 
Oleh karena itu, kata dia, Bali baiknya mencontoh Kota Kyoto. Di sana kesucian tempat persembahyangan tetap terjaga seperti berisi batas-batas yang boleh dimasuki wisatawan hingga tempat cuci tangan, namun sarana penunjangnya ditata secara modern.
 
"Pintu keluar objek wisata juga didesain satu dan diarahkan ke toko souvenir serta restoran untuk memberikan kesejahteraan pada masyarakat," ucapnya.
 
Prinsipnya, pengembangan wisata memang harus mengikuti kemajuan dunia, tetapi nilai-nilai spiritual tetap harus dijaga.
 
"Kyoto saya rasa tempat paling pas untuk studi banding pengelolaan pariwisata budaya. Di sana wisatawan juga dapat menerima penjelasan objek wisata dengan menggunakan perangkat elektronik yang dirancang menggunakan berbagai bahasa," ucapnya.
 
Pastika juga menyarankan Bupati Badung dapat mengajak para kepala desa untuk studi banding ke kota itu sehingga konsep penataan wisata dapat disadari mulai dari tingkat paling bawah.
 
"Pengelolaan Taman Ayun sejauh ini sudah sangat baik, mudah-mudahan destinasi lain juga dapat meniru," katanya. [ant/bm]
Baca juga:
Barometer Otomotif Terkini
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full


Redaksi: [email protected]
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Iklan Niaga

TOUR & TRAVEL GUIDE

Tour de Singkarak 2015
Tour de Singkarak 2015 yang dibuka di Pantai Carocok, Kabupaten Pesisir Selatan pada Jumat (2/10) dan akan berlangsung hingga 11/10 (hari ini). Meskipun sebuah event olahraga tetapi juga penuh dengan musik dan tarian Minang, letupan kembang api dan pesona destinasi wisata setiap daerah. 

Panduan Memilih Liburan untuk Anak-Anak
www.griyawisata.com - Sekarang ini beberapa orangtua meletakkan perjalanan tahunan keluarga mereka kepada ahlinya, untuk menghemat waktu dan mengekspos anak-anak mereka dengan pengalaman yang lebih beragam. Tapi orangtua tidak sepenuhnya bebas. Berikut adalah panduan memilih liburan untuk anak-anak:Keluarga dengan anak-anak remaja akan senang dengan perjalanan apapun asal ada aspek yang menarik bagi semua anggota keluarga. Ketika seorang pelancong bernama Penny Putnam mencari perjalanan yang akan melibatkan dirinya dan suaminya yang sama-sama penggemar sejarah, dan anak laki-lakinya yang berusia 13 tahun, ia menemukan tur di Turki dari sebuah biro perjalanan wisata yang mengkombinasikan snorkeling di pesisir reruntuhan dan mengunjungi bangunan arsitektur.