Hari ini: Kamis, 7 April 2016 18:03
Barometer Otomotif Terkini

Bersamaan Dengan Nyepi, Bali Tidak Adakan Wisata GMT

Rabu, 2 Maret 2016 12:04
Gambar: illustrasi Gerhana Matahari Total

GriyaWisata.Com - Gerhana Matahari Total (GMT) yang diprediksi akan melintasi beberapa wilayah darat Indonesia, pada tanggal 9 Maret 2016. Karena bertepatan dengan Hari Raya Nyepi, sehingga Provinsi Bali tidak adakan wisata GMT seperti daerah lainnya di Indonesia.

 

Demikian penuturan dari Perry Markus, Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali, di Denpasar, Selasa (1/3/2016), mengatakan "Di Bali kami tidak ada karena pas Nyepi".
 
Menurutnya, pihak hotel, menyesuaikan kondisi seperti saat Hari Raya Nyepi pada tahun-tahun sebelumnya untuk menghormati Tahun Baru Caka 1938 itu.
 
Sebelumnya, Majelis Agama Provinsi Bali telah mengeluarkan seruan bersama untuk melarang adanya paket hiburan bagi hotel-hotel dan penyedia jasa hiburan lainnya yang ada di Pulau Dewata saat pelaksanaan Nyepi.
 
Prof Dr I Gusti Ngurah Sudiana, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali menjelaskan bahwa paket wisata Nyepi memang dilarang untuk menghormati umat Hindu melaksanakan Nyepi.
 
Dia katakan, "Tetapi kalau hanya Nyepi di hotel itu urusan mereka. Namun, mereka harus tetap menghormati rangkaian Nyepi tidak diperbolehkan melakukan hiburan, tarian, dan sejenis itu".
 
Seruan lainnya yang berhubungan dengan Hari Raya Nyepi ini, ialah larangan paket wisata Nyepi, juga ada enam butir seruan lainnya di antaranya meminta lembaga penyiaran radio dan televisi untuk tidak bersiaran selama Nyepi dari 9 Maret 2016 dari pukul 06.00 Wita sampai 10 Maret 2016 pukul 06.00 Wita.
 
Juga ada seruan larangan menyalakan petasan atau mercon, pengeras suara, bunyi-bunyian dan sejenisnya yang sifatnya mengganggu kesucian Nyepi dan membahayakan ketertiban umum.
 
Sudiana berharap, agar umat lainnya ikut menjaga kesucian Nyepi termasuk bagi umat Islam yang melakaanakan shalat gerhana matahari agar menyesuaikan dengan suasana Nyepi.
 
Pada saat Hari Raya Nyepi ini, umat Hindu melakanakan Catur Brata Penyepian, yakni empat pantangan (larangan) yang wajib dilaksanakan dan dipatuhi yakni tidak melakukan kegiatan/bekerja (amati karya), tidak menyalakan lampu atau api (amati geni), tidak bepergian (amati lelungan) serta tidak mengadakan rekreasi, bersenang-senang atau hura-hura (amati lelanguan).
 
Namun, kehadiran fenomena langka GMT ini, beberapa daerah, khususnya yang dilintasi, fenomena alam ini menjadi salah satu daya tarik wisata andalan. Seperti di Sumatera Selatan mereka membuat atraksi kuliner di Jembatan Ampera, dan daerah lainnya. rt.
Baca juga:
Barometer Otomotif Terkini
Rating artikel: icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full (1 rates)


Redaksi: [email protected]
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Need Help

Iklan Niaga

TOUR & TRAVEL GUIDE

Uji Nyali Anda Di Sungai Citarik,Jawa Barat
 Jawa Barat,GriyaWisata.Com - Jawa Barat memang terkenal akan wisata alamnya, salah satunya sungai citarik yang terletak di Kota Sukabumi. Sungai citarik ini menyimpan pemandangan yang indah dan sensasi yang luar biasa. Di lokasi ini terdapat tebing-tebing yang gagah serta pepohonan disetiap pinggiran sungai serta arus yang deras bergelombang serta bebatuan yang akan siap menantang adrenalin anda. Lokasi ini memang sangat populer sebagai tempat wisata arung jeram, telah banyak perlombaan tingkat nasional diselenggarakan disini.

Batam Menjadi Salah Satu Wisata Mesum Sasaran Singapura
Jakarta, GriyaWisata.Com -