Ilustrasi (buffalochow)
GriyaWisata.com - Restoran cepat saji Burger King mengakui sebagian daging yang mereka gunakan di Inggris dan Irlandia mengandung daging kuda. Pengakuan tersebut menambah panjang skandal tercemarnya daging burger dengan daging kuda dan babi. Jaringan supermarket di Inggris, Tesco dan perusahaan lain juga telah tercemar.
Burger King pun langsung memutus kontrak dengan supplier daging asal Eropa, Silvercrest Foods, setelah muncul indikasi adanya daging kuda dalam produk yang mereka kirimkan selama ini.
Silvercrest bertanggungjawab terhadap pengiriman daging untuk restoran-restoran Burger King di Inggris, Irlandia dan Denmark. Dalam sebuah inspeksi ke fasilitas pemotongan Silvercrest, pihak Burger King menemukan adanya kandungan DNA kuda skala kecil di tempat. Pun demikian, pihak perusahaan tidak menemukan adanya kandungan DNA serupa pada daging-daging burger mereka di ketiga negara itu.
Burger King sebelumnya menegaskan menggunakan 100 persen daging sapi. Meski sesudahnya, jaringan restoran tersebut tidak lagi bekerja sama dengan perusahaan pengolah daging Silvercrest. Ini merupakan perusahaan yang bekerja sama dengan distributor daging asal Polandia.
"Tes DNA yang kami lakukan terhadap produk dari restoran hasilnya negatif. Namun, sampel yang diambil dari Silvercrest menunjukkan adanya DNA kuda dalam jumlah yang sangat sedikit," tulis The Guardian mengutip pernyataan dari Burger King.
Pihak berwenang menegaskan burger yang tercemar daging kuda tidak memiliki risiko kesehatan terhadap konsumen.
Juru bicara Burger King, Kristen Hauser, dalam surat elektroniknya menegaskan restoran yang berlokasi di Amerika tidak menggunakan daging dari Silvercrest.
"Kami melakukan kontrol ketat untuk memastikan pelanggan kami mendapat menu sesuai standar," ujar Hauser.
Awal bulan ini, pengawas bahan pangan Irlandia mengatakan daging-daging asal Silvercrest tidak berbahaya untuk dikonsumsi. Sementara Departemen Pertanian mengumumkan bahwa temuan daging kuda di fasilitas Silvercrest relatif kecil, yakni hanya 4%.
Selain ke Burger King, Silvercrest juga menyuplai daging segar ke jaringan toko ritel Tesco di Inggris. Tesco juga sudah memutus kerjasama ini karena menemukan adanya daging kuda dalam produk yang dikirimkan oleh supplier-nya itu.
Melalui induk usahanya, ABP Food Group, Silvercrest mengumumkan perubahan manajemen secara total di tempat temuan daging kuda. Pihak direksi bahkan menginstruksikan prosedur tes DNA guna mencegah masalah sejenis di masa depan.
"Kami bangga dengan reputasi dan tidak akan membiarkan masalah ini membayangi kemajuan bisnis kami," urai Paul Finnerty, CEO ABP Food. Harga saham Burger King semalam ditutup pada level $17.75 atau melemah 0,34%. [ksr/bm]