Hari ini: Sabtu, 17 Oktober 2015 12:47
Barometer Otomotif Terkini

Unik, Masak Sendiri

Kamis, 15 Oktober 2015 13:58
Ilustrasi [istimewa]

BEKASI, www.griyawisata.com - Menikmati hidangan steak di atas piring panas atau hot plate sudah menjadi cara penyajian yang umum dan banyak dijumpai di kota-kota besar. Namun kini Nirwana Sky Lounge yang berada di Hotel Santika Premiere Kota Harapan Indah, Bekasi, Jawa Barat, menghadirkan cara penyajian steak yang berbeda dan unik.Beef Hot Stone dan Seafood Skewers adalah dua contoh menu makanan yang disajikan di Nirwana Sky Lounge. Beef Hot Stone adalah menu steak yang dapat dimasak sendiri oleh para pengunjung. Berbeda dari steak pada umumnya, makanan ini disajikan dalam keadaan mentah dan dapat diolah sendiri oleh pengunjung di atas batu panas atau hot stone.

Hot stone yang digunakan sebagai media memasak ini memiliki suhu yang mencapai 600 derajat celcius dan memiliki ketahanan panas selama satu jam. Oleh karena itu tidak perlu khawatir apabila daging tidak matang. Selain itu karena dimasak sendiri oleh pangunjung, maka tingkat kematangan dan keempukkan dari daging steak dapat diatur sesuai selera pengunjung.

Daging sapi yang digunakan dalam menu ini adalah bagian tenderloin impor. Penggunaan daging sapi impor adalah karena perbedaan teksturnya. “Daging sapi impor tekstur dagingnya lebih empuk dibanding daging sapi lokal. Karena itu untuk mencapai citarasa steak yang sempurna kami gunakan tenderloin impor,” kata Chef Pardi.

Hidangan Beef Hot Stone ini disajikan dengan beberapa makanan pendamping seperti french fries, aneka salad lettuce, dan saos pilihan, di antaranya terdapat black pepper sauce, mushroom sauce, dan saus pilihan lainnya.

Menu makanan spesial kedua yang disajikan di Nirwana Sky Lounge adalah Seafood Skewers. Menu ini memiliki metode masak yang serupa dengan Beef Hot Stone, yaitu dengan menggunakan hot stone. Sementara Seafood Skewers menggunakan bahan laut. Seafood yang digunakan adalah seafood impor. Di antaranya seperti udang, ikan salmon, ikan dori, dan cumi-cumi.

Baca juga:
Barometer Otomotif Terkini
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full


Redaksi: [email protected]
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Iklan Niaga

TOUR & TRAVEL GUIDE

Wisata Pulau Cambang-cambang
Di masa pemerintahan Syamsuddin A. Hamid sebagai Bupati Pangkep. Ia menorehkan sejarah baru dalam hal mengembangkan dan membangun potensi kepulauan sebagai daerah strategis.

ada 8 "Tips Traveling" yang "Haram" untuk Diikuti
www.griyawisata.com – Pecinta traveling pasti sering mencari artikel dan buku-buku referensi sebelum melakukan perjalanan. Inilah delapan tips traveling yang tak perlu Anda ikuti.Manjakan diri saat liburanAnda mungkin pernah membaca tips yang berkata bahwa dalam liburan tidak perlu menghemat biaya. Tips ini sebaiknya tidak perlu diikuti.Di berbagai tempat Anda bisa menemukan makanan enak yang murah, penginapan yang terjangkau, dan lokasi wisata yang tidak seberapa mahal. Jika memang Anda memiliki tabungan yang terbatas, batasilah pengeluaran walau sedang berlibur.Jauhi tempat-tempat ramaiTempat yang sangat terkenal memang selalu ramai sekali. Sebut saja Eiffel atau Tembok Besar China. Namun, bukankah tempat-tempat ini memang sangat indah dan layak dikunjungi?Bila Anda tak suka keramaian, solusinya bukanlah tidak pergi ke tempat tersebut. Coba cari tips di internet kapan waktu terbaik atau paling sepi untuk mengunjungi tempat-tempat ramai turis agar Anda bisa menikmati lokasi itu dengan lebih nyaman.