Hari ini: Minggu, 3 Januari 2016 22:44
Barometer Otomotif Terkini

Tampat Nongkrong Yang Menu Diolah Dari Produk Lokal

Selasa, 29 Desember 2015 11:55
Ilustrasi (Istimewa)

GriyaWisata.Com - Peecock memberikan kesan yang nyaman untuk nongkrong dengan penyajian menu yang diolah dari produk lokal alias asli Indonesia.

 

Mulai dari membeli bahan masakan di pasar, pemilik Peecock, Sas Widjonarko melakukan semuanya demi kafe yang berlokasi di Jalan Kemang Selatan Nomor 14, Jakarta Selatan.

“Kita jarang banget beli di supermarket, kita selalu membeli bahan-bahan di pasar, sekalian membantu. Toh, kualitas yang mereka jual tidak kalah dengan yang ada di supermarket, malah lebih fresh,” kata Sas, Kamis (24/12/2015).

Tidak hanya menyuguhkan makanan yang mengangkat produk lokal, Peecock juga menyuguhkan konsep unik. Kafe ini menggunakan peti kemas sebagai ruangan. Lokasinya juga strategis sehingga mudah ditemukan.

“Peecock itu sebenarnya diambil dari nama burung merak dalam bahasa inggris. Bila dari jauh burung merak kan terlihat biasa saja, tapi siapa sangka kalau didekati, sayapnya sangat indah. Itu juga yang ingin disampaikan dalam pengonsepan kafe saya,” tandas Sas.

Mempunyai tujuan ingin menonjolkan makanan dan atmosfir dari kafenya, Sas membuat nuansa kafe dipenuhi warna pink dan biru yang membuat pengunjung bisa merasa santai saat berada di kafe ini.

Untuk penyajian minuman, kafe ini menyuguhkan menu minuman yang unik. Seperti Lychee Cotton Candy. Jajanan pasar yaitu permen kapas diolah menjadi minuman rasa leci.

Untuk Anda yang menyukai minuman segar, disarankan untuk memesan Lychee Coconut Gummy Gum atau biasa disebut Lychee Coconut Freeze.

"Sesuai dengan konsep kafenya yang girly, minuman ini cocok untuk cewek muda yang menyukai minuman segar," ujar Liman Indra Bayu Syaputra, Opration Manager.

Selain minuman, ragam menu yang disuguhkan di kafe ini juga unik, seperti Gyutan Ricebowl dan Mix Fries. Untuk Gyutan Ricebowl, menu ini dijadikan sebagai menu andalan dari kafe ini.

Bila Anda masih asing dengan nama Gyutan Ricebowl, menu ini merupakan nasi yang disajikan dengan lidah sapi, sayuran, dan juga telur di atasnya. "Gyutan" berasal dari bahasa Jepang yang berarti lidah sapi.

Pengolahannya hampir sama seperti memasak nasi goreng, namun perbedaannya hanya dalam penggunaan daun bawang dan bawang putih yang lebih banyak. Pegolahan nasi, sayuran, dan gyutan sendiri tidak dimasak secara bersamaan, namun terpisah.

Jadi bisa dikatakan, pengolahannya adalah nasi terlebih dahulu, lalu sayuran, lidah sapi, dan disusul telur ceplok.

Ada lagi menu jajanan pasar yang tidak kalah menarik. Yakni Mix Fries. Mix Fries adalah ubi ungu yang disajikan bersamaan dengan kentang. Untuk Anda yang ingin sekadar menu camilan, bisa pesan menu ini.

Saat penyajian, Mix Fries memiliki aroma yang menggugah selera yang diperoleh dari bumbu-bumbu siraman di kentang dan ubinya. Bumbunya seperti ada garam, lada hitam, dan bubuk paprika.

Setelah Anda kenyang menikmati main course, jangan lupa untuk mencicipi menu dessert. Tersedia Chocoholic Madnes yang merupakan roti panggang dengan baluran cokelat ovomaltine yang disajikan menggunakan roti tawar, marshmallow, dan topping cokelat. (SJ)

Baca juga:
Barometer Otomotif Terkini
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full


Redaksi: [email protected]
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Need Help

Iklan Niaga

TOUR & TRAVEL GUIDE

Bromo: Indahnya Mentari Dari Balik Gunung Bromo
Bromo,GriyaWisata.Com - Tak ada permulaan hari yang lebih indah daripada menunggu sunrise di Pananjakan. Indahnya mentari dari balik Gunung Bromo. Sekali dalam hidup sempatkanlah untuk menyaksikan indahnya sunrise di Bromo. Karena ini adalah spot terbaik untuk menanti matahari pagi. (JS)

Puri Maerokoco Semarang, Malam Minggu Makin Seru
GriyaWisata.com - Malam minggu di Semarang akan semakin meriah dengan kehadiran tempat nongkrong baru. Puri Maerokoco, Semarang, sebelumnya adalah tempat wisata yang kini sudah mulai dilupakan warga Jawa Tengah, khususnya warga Semarang.