Hari ini: Minggu, 1 November 2015 16:14
Barometer Otomotif Terkini

Tour Unik: Jakarta Food Tour

Jumat, 30 Oktober 2015 07:30

Jakarta sesungguhnya kaya dengan cita rasa kuliner. Sebuah operator tur di Ibukota menawarkan paket wisata yang unik untuk menikmati aneka makanan lezat

 

Ada satu tur unik yang menawarkan wisata kuliner keliling Jakarta, yaitu Jakarta Food Tour dari Jakarta Walking Tour. Traveler akan dibawa icip-icip aneka kuliner maknyuss di Jakarta. Nyamm!
 
"Sebenarnya paket tur ini terhitung baru, baru sekitar Agustus 2015 dilaunching. Terakhir saya bawa tamu untuk tur ini sekitar 2 minggu yang lalu, lokasinya tidak bisa saya sebutkan, tapi kami selalu berusaha untuk memenuhi apa yang menjadi interest mereka," kata Vera T (26), owner dari Jakarta Walking Tour kepada detikTravel di sebuah rumah makan di kawasan Jakarta Barat, Rabu (28/10/2015).
 
Vera memang selalu memosisikan para tamu yang menggunakan jasa Jakarta Walking Tour sebagai teman, bukan sebagai klien. Jadi, sebisa mungkin sebelum jalan-jalan, Vera selalu menanyakan apa yang menjadi interest dan keinginan mereka. Hasilnya sudah bisa ditebak, tamunya ketagihan dan selalu mengajak temannya untuk ikut Jakarta Food Tour.
 
"Ada tamu yang sekarang malah sudah seperti teman dan dia selalu merekomendasikan dan mengajak temannya untuk ikut tur ini. Dia sendiri juga selalu ikut. Ada yang seperti itu," tutur Vera.
 
Kebanyakan wisatawan yang menggunakan jasa Jakarta Walking Tour milik Vera memang kebanyakan dari mancanegara. Mereka datang dari beberapa negara di Eropa seperti Italia, Skotlandia, hingga dari Los Angeles di Amerika Serikat. Kebanyakan dari mereka senang ketika diajak keliling menyicipi aneka kuliner legendaris yang ada di Jakarta selama 4 jam nonstop.
 
"Konsepnya memang kita jalan kaki atau naik bajaj ke lokasi yang dekat dan tidak jauh-jauh jaraknya. Itulah mengapa namanya Jakarta Walking Tour. Dalam 4 jam, kita memang nonstop. Apapun jajanan atau restoran yang kita lewati, terus dia (tamu -red) tunjuk dan mau, ya saya belikan. Itu sudah all in, termasuk ke dalam paket kita," ucap Vera yang sudah memulai usaha ini sejak September 2014.
 
Selama 4 jam, berapa tempat makan yang bisa dikunjungi dan diicip oleh peserta tur?
 
"Bisa lebih dari 10 tempat makan sekali jalan. Tergantung orangnya juga sih, tapi kita punya rules. Ada syaratnya, semua makanan yang kita belikan harus habis dimakan, jangan sampai terbuang. Tapi jangan dibayangkan kita seperti lomba makan ya. Kita sambil jalan, sambil dijelasin, sambil makan, sambil cari makan lagi, sampai selesai," kata Vera sambil tersenyum.
 
Menurut Vera, banyak kuliner Indonesia yang disukai oleh para bule. Kuliner itu antara lain Sate Kambing yang berbumbu kecap, aneka sup, sayur asem, serta berbagai jajanan pasar seperti kue putu dan juga gorengan. Sejauh ini komentar dari tamu Jakarta Food Tour sangat positif dan mereka menyukai makanan Indonesia.
 
"Tamu yang dari LA, suka banget sama Tahu Jeletot. Saya juga pernah bawa tamu dari Austria, sebelum makan di daerah Chinatown, ternyata dia udah siapin obat dari negaranya. Setelah kecium baunya, ternyata itu Brandy, kata dokternya itu untuk membunuh kuman-kuman, dia bilang begitu sambil tertawa. Prinsip kami sih kalau tamu senang, tour guide kami senang, saya juga ikut senang," ujar Vera.
 
Meski kebanyakan pesertanya Bule, Vera tidak keberatan jika ada wisatawan lokal yang ingin ikut tur. Dia mempersilakan bila ada 1-2 slot yang masih kosong di setiap trip untuk diisi wisatawan lokal. Dia memang menjaga agar tur yang dikelolanya tetap eksklusif.
 
"Minimal 2 orang, maksimal 5 orang. Saya memang menjaga jumlahnya agar tetap kecil dan eksklusif, karena ingin menjaga tamu, agar experience yang mereka rasakan maksimal. Kita ingin tunjukkan kalau Jakarta itu bukan hanya sekedar macet, tapi juga punya banyak makanan enak," tutup Vera.
 
Traveler yang berminat bisa langsung mengunjungi situs jakartawalkingtour.com untuk informasi lebih lanjut. Harga yang ditetapkan untuk Jakarta Food Tour yaitu sebesar 49 Euro (sekitar Rp 735 ribu), sudah all ini ke semua tempat makan yang dituju selama 4 jam tur. (travel.detik)

 

Baca juga:
Barometer Otomotif Terkini
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full


Redaksi: [email protected]
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Iklan Niaga

TOUR & TRAVEL GUIDE

Mau Panjat Tebing Gunung Parang? Intip Harganya di Sini...
PURWAKARTA, www.griyawisata.com - Salah satu wisata minat khusus yang dapat dicoba di Gunung Parang adalah panjat tebing. Badega Gunung Parang sebagai pengelola menawarkan jasa untuk panjat tebing bagi para wisatawan."Kalau sendiri, harganya Rp 300 ribu. Dua orang, Rp 200 ribu, kalau lima orang, Rp 150 ribu," kata Kepala Pengelola Badega Gunung Parang, Wawan Lukman Hidayat kepada KompasTravel saat ditemui di Purwakarta, pekan lalu.

KITAB PROPERTI NO.1
Banyak orang berpikir bahwa untuk menjadi pengusaha properti harus memiliki tanah atau modal besar, buku ini diterbitkan untuk mematahkan semua anggapan itu.