Hari ini: Rabu, 22 Juni 2016 06:10
Barometer Otomotif Terkini

Beberapa Makanan Indonesia Tak Bisa di Klaim Oleh Negara Lain

Selasa, 8 Maret 2016 15:16
Makanan Indonesia (Ilustrasi)

Jakarta,GriyaWisata.Com - Di satu sisi kita wajib marah kalau ada apa-apa yang asli Indonesia diklaim oleh negara lain. Namun kita bisalah sedikit bangga karena begitu menariknya apa yang kita punya, ada negara yang begitu ingin memilikinya sebagai bagian dari mereka. Indonesia ini memang super kaya kalau masalah keragaman kebudayaan dan kearifan lokalnya. Nama Indonesia sendiri makin terkenal gara-gara kekayaannya yang satu itu.

 
 
 
 
Memang, kebudayaan kita sebagian dianggap klaim-able kalau kata anak muda. Terutama oleh negara-negara yang masih serumpun. Namun, ada juga lho milik kita yang sepertinya bakal susah untuk diakui oleh negara lain. Misalnya jenis-jenis makanan tertentu. Dengan alasan-alasan khusus, beberapa jenis makanan kita yang Indonesia banget takkan mungkin untuk diklaim.
 
Inilah deretan makanan itu dan kita sepertinya tak perlu terlalu ngoyo untuk melakukan aksi preventif akan potensi klaim. Soalnya ini sudah lekat sekali dengan kita dan hanya Indonesia saja yang bisa membuatnya.
 
1. Rawon, Bumbunya Cuma Ada di Indonesia
Makanan berkuah ‘butek’ ini adalah salah satu sajian yang bisa dibilang paling enak. Perpaduan bumbunya yang super susah kalau kata anak-anak gadis yang baru belajar masak, serta bahan-bahan makanan pendukung lain, menjadikan makanan ini jagoan di banyak tempat. Bahkan Rawon sudah mengalami evolusi dan dikembangkan menurut daerah masing-masing. Alasan kenapa rawon takkan diklaim oleh negara lain, siapa pun itu, adalah bumbunya sendiri. Ya, rawon menggunakan ‘kluwek’ kalau kata orang Jawa. Uniknya, Kluwek ini cuma ada di Indonesia saja. Jadi, sepertinya cukup konyol kalau orang-orang luar mengklaim makanan ini, lha wong bahannya cuma kita yang punya.
 
2. Rendang, Masakan Super Susah Se-Indonesia
Sepertinya kita sudah tahu kalau rendang masuk dalam daftar makanan paling ‘laziz’ se-dunia. Alasannya, karena rendang punya komposisi bumbu yang benar-benar banyak. Mengolahnya juga butuh waktu yang tidak sebentar. Tidak semua orang bisa masak rendang yang pas. Artinya, komposisi bumbu dan bahan makanannya harus benar-benar pas. Hal ini membuat makanan khas restoran padang itu susah untuk diklaim. Kecuali ada WNI yang jago masak rendang dan dia menaturalisasi dirinya di luar Indonesia. Meskipun begitu, seluruh dunia sudah tahu kalau rendang sudah identik dengan bangsa ini.
 
3. Gado-Gado, Presentasi Makanan yang Tidak Mungkin Dibuat Bule
Perpaduan bumbu kacang, sayur-sayuran, lontong, plus krupuk, membuat gado-gado jadi makanan enak yang khas. Gado-gado adalah makanan yang sudah go nasional, di mana kita akan mudah menemukan kedai penjual makanan ini di kota mana pun. Buatnya gampang dan tidak ribet, yang mungkin jadi alasan kenapa makanan ini mudah ditemukan. Alasan kenapa gado-gado tidak mungkin diklaim sendiri sebenarnya simple. Ya, ini tentang presentasi makanan unik itu. Seperti yang kita tahu, gado-gado ditampilkan dengan susunan yang random. Hal ini berkebalikan dengan kebiasaan para bule yang biasanya concern soal presentasi makanan. Ya, pada akhirnya, gado-gado tetap enak walaupun bentuknya campur-campur, namanya juga gado-gado.
 
4. Dodol, Karena Bule Tidak Akan Bisa Mengaduk Adonan Seharian
Dulu, dodol hanya punya satu rasa original saja. Namun, makin ke sini, dodol makin banyak jenisnya. Keju, coklat, strawberry dan lain sebagainya. Meskipun sudah mengalami akulturasi rasa, namun dodol enak tetaplah dibuat dengan cara yang manual. Yup, pakai tenaga manusia.
Ketika membuat dodol maka risikonya harus siapkan lengan kuat-kuat. Pasalnya, ada satu fase dalam prosesnya, di mana adonan tidak boleh didiamkan dan harus diaduk-aduk terus. Ini juga yang jadi alasan kenapa dodol tidak mungkin diklaim. Sepertinya bukan bule banget kalau harus bersusah payah sampai pegal-pegal hanya demi sebuah kudapan.
 
5. Gudeg, Karena Bule Tidak Tahu Cara Masak Nangka Muda
Mampir ke Yogyakarta tidak akan lengkap tanpa kita mencicipi yang namanya Gudeg. Makanan ini memang sudah ikonik banget dengan daerah Sri Sultan itu. Rasanya yang pas dan sensasi sayur nangka mudanya, bikin gudeg selalu punya tempat di hati. Alasan kenapa Gudeg tidak mungkin diklaim adalah fakta kalau hanya orang Indonesia yang mengolah nangka muda menjadi sayur. Bahkan jika ditambah lagi teknik memalamkan sayur nangka ini, sepertinya makin mustahil kalau ada negara yang tiba-tiba mengajukan klaim atas makanan ini. Gudeng akan selalu jadi punyanya Wong Yogyakarta sampai kapan pun. (boombastis.com)
 
Inilah deretan makanan yang mustahil untuk diklaim negara lain. Alasannya sendiri ya seperti yang sudah disinggung di atas. Mulai dari alasan bumbu, teknik memasak, originalitas dan lain sebagainya. Indonesia memang kaya banget dalam hal-hal seperti ini. Makanya, jangan sampai lengah gara-gara lupa dijaga dan akhirnya menyesal kalau sudah dicaplok negara lain. (GS)
 
Baca juga:
Barometer Otomotif Terkini
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full


Redaksi: [email protected]
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Need Help

Iklan Niaga

TOUR & TRAVEL GUIDE

Panorama Tours Katakan Paket Wisata Meningkat 25% Jelang Liburan
Jakarta,GriyaWisata.Com - Panorama Tours menjelang libur lebaran mencatat permintaan tiket pesawat naik 25 persen, kamar hotel naik 20 persen, dan paket tur naik 10 persen, dibanding periode lebaran tahun lalu. Kenaikan tertinggi terjadi pada Maret dan April 2016. Hingga Juli nanti, ditargetkan kenaikan permintaan secara total sebesar 35 persen.

Di Kampung Aisau Tanpa Diperintah Lestraikan Penyu
Serui,GriyaWisata.Com - Beberapa spesies penyu bahkan digolongkan sangat terancam punah dan sudah seharusnya kita melindungi penyu demi keberlangsungan hayati, seperti dilakukan penduduk Kampung Aisau, di Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua.