Hari ini: Sabtu, 17 Oktober 2015 12:47
Barometer Otomotif Terkini

Kuliner Tradisional Bumbu Betutu Tampil di Nusa Dua Fiesta 2015

Selasa, 13 Oktober 2015 10:20
bumbu betutu, kuliner ayam betutu, kuliner sambal betutu, kuliner daerah, kuliner nasional, kuliner enak, masakan enak, makanan enak, masakan khas daerah, nusa dua fiesta 2015, pameran kuliner, makanan kecil

Kuliner tradisional bumbu betutu menjadi suguhan paling menarik bagi pengunjung ajang Nusa Dua Fiesta (NDF) 2015 di kawasan Pulau Peninsula, Nusa Dua, Bali. Ketua Indonesian Chef Association (ICA) Provinsi Bali Komang Adi Arsana di Nusa Dua, menjelaskan, keragaman kuliner di Pulau Dewata tersebar di setiap kabupaten dan kota.

 

"Kali ini kami memperagakan cara proses membuat kepada pengunjung dan sekaligus testimoni mengenai kuliner betutu. Bumbu dan bahannya sangat mudah didapatkan, baik ayam maupun bebek untuk dijadikan kuliner tersebut," ujarnya, Sabtu, 10 Oktober 2015,
 
Komang Adi menjelaskan, bumbu yang digunakan antara lain rempah-rempah kunir, jahe, merica, cabai, dan garam. Bahan itu selanjutnya diulek atau dicampur kemudian dioleskan pada daging ayam atau bebek yang terlebih dahulu sudah dibersihkan.
 
Bumbu itu pun dimasukkan ke dalam jeroan (perut), kemudian daging tersebut direbus hingga matang. "Proses terakhir adalah dipanggang dengan menggunakan arang atau sekam padi," kata Komang Adi.
 
Ramuan kuliner ini sangat mudah diolah. Siapa saja bisa membuatkan karena adonan atau ramuan bumbunya sangat gampang diperoleh. "Siapa saja bisa memasak kuliner seperti ini. Daging dari olahan betutu tersebut dijamin gurih dan lezat asalkan resep dan komposisi campuran bumbunya tepat," ucapnya.
 
Pengunjung Nusa Dua Fiesta, Albert, mengatakan bahwa penyajian makanan atau kuliner tradisional Indonesia itu menjadi salah satu daya tarik wisatawan ke Bali. "Saya yakin sajian kuliner dalam ajang NDF tersebut akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan datang ke Bali. Mungkin akan menjadi penasaran dengan masakan khas Bali tersebut. Sama dengan saya ingin mencicipi makanan khas Bali," katanya. (sumber: travel.tempo)
Baca juga:
Barometer Otomotif Terkini
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full


Redaksi: [email protected]
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Iklan Niaga

TOUR & TRAVEL GUIDE

Wisata Pulau Cambang-cambang
Di masa pemerintahan Syamsuddin A. Hamid sebagai Bupati Pangkep. Ia menorehkan sejarah baru dalam hal mengembangkan dan membangun potensi kepulauan sebagai daerah strategis.

ada 8 "Tips Traveling" yang "Haram" untuk Diikuti
www.griyawisata.com – Pecinta traveling pasti sering mencari artikel dan buku-buku referensi sebelum melakukan perjalanan. Inilah delapan tips traveling yang tak perlu Anda ikuti.Manjakan diri saat liburanAnda mungkin pernah membaca tips yang berkata bahwa dalam liburan tidak perlu menghemat biaya. Tips ini sebaiknya tidak perlu diikuti.Di berbagai tempat Anda bisa menemukan makanan enak yang murah, penginapan yang terjangkau, dan lokasi wisata yang tidak seberapa mahal. Jika memang Anda memiliki tabungan yang terbatas, batasilah pengeluaran walau sedang berlibur.Jauhi tempat-tempat ramaiTempat yang sangat terkenal memang selalu ramai sekali. Sebut saja Eiffel atau Tembok Besar China. Namun, bukankah tempat-tempat ini memang sangat indah dan layak dikunjungi?Bila Anda tak suka keramaian, solusinya bukanlah tidak pergi ke tempat tersebut. Coba cari tips di internet kapan waktu terbaik atau paling sepi untuk mengunjungi tempat-tempat ramai turis agar Anda bisa menikmati lokasi itu dengan lebih nyaman.