Hari ini: Sabtu, 17 Oktober 2015 12:45
Barometer Otomotif Terkini

Mencicipi Bakmi Suka Legendaris di Purworejo

Selasa, 13 Oktober 2015 23:28
Ilustrasi [istimewa]

PURWOREJO, www.griyawisata.com - Hampir di setiap daerah memiliki warung makan legendaris yang selalu ramai didatangi pelangganya, tak terkecuali di daerah Purworejo. Kabupaten yang bebatasan langsung dengan Daerah Istimewa Yogyakarta ini memiliki beberapa tempat makan legendaris, dan satu di antaranya adalah Warung Bakmi Suka.Sesuai dengan namanya, warung makan yang terletak di Jalan KH Ahmad Dahlan 103 Purworejo ini memiliki menu spesial berupa bakmi goreng maupun bakmi godok (kuah).

Olahan bakmi di warung ini bergaya masakan China, karena perintis Warung Bakmi Suka yang bernama Darinah dan Pakmi dulunya adalah tenaga masak di rumah makan China yang ada di Purworejo.

"Dulu saya pada tahun 1969, dan Bu Darinah pada tahun 1969 ikut kerja di warung makan Angko selama kurang lebih 20 tahun. Kemudian pada tahun 1985, kami buka warung makan sendiri," ujar Peni (62).

Konsisten menjaga cita rasa masakan yang membuat tempat makan ini selalu ramai oleh pembeli. Bakmi goreng di warung Suka ini berisikan mi kuning yang dimasak bersama irisan kubis dan potongan daging ayam kampung.

 

Menurut Peni, bumbu utama yang digunakan adalah bawang putih, kaldu ayam, bumbu rempah lainya, dan ditambah kecap manis. Gurih dan sedikit manis adalah cita rasa yang akan langsung anda rasakan saat pertama kali mencicipi masakan yang satu ini.

Potongan daging ayam kampung semakin membuat bakmi goreng Suka semakin mantap. Bagi anda yang suka akan cita rasa pedas disediakan sambal kecap dan cabai rawit sebagai pendampingnya.

Selain bumbu-bumbu yang terus dipertahankan, cara masak dengan menggunakan arang tetap dipertahankan untuk menghasilkan cita rasa yang nikmat dan khas.

Selain bakmi, hidangan lain yang menjadi andalan Warung Bakmi Suka adalah cap cay dan gurameh asam manis. Selain ketiga menu tersebut beberapa menu lain yang dapat anda temukan adalah fuyung hay, pak lay, misoa, nasi goreng, sup jamur, dan beberapa masakan khas China lainya.

Ketika anda tiba di warung bakmi Suka, kesan klasik akan langsung terasa. Di dalam warung anda akan menemukan deretan meja kursi tua yang terbuat dari kayu dan besi.

"Dulu pertama kali kami berjualan hanya menggunakan tenda di pinggir jalan, tepatnya berada di depan SD Penabur. Baru pada tahun 1995 pindah ke tempat yang saat ini kami tempati," cerita Peni.

Dalam sehari Peni dan Darinah bisa menghabiskan 12 hingga 15 ekor ayam kampung untuk beragam masakan. Jumlah tersebut akan bertambah jika pada hari libur. Karena banyak dari pelanggan Bakmi Suka berasal dari luar daerah Purworejo. Setiap hari Bakmi Suka buka dari pukul 11.00 hingga 22.00.

Untuk satu porsi bakmi goreng/godog harganya Rp 25.000. Harga yang sama juga untuk menu cap cay dan nasi goreng. Harga bakmi, cap cay, dan nasi goreng di warung ini memang lebih mahal dari warung kebanyakan, tetapi setiap porsinya sangat banyak sehingga bisa untuk makan berdua.

"Setiap porsi kami masak untuk ukuran keluarga, jadi setiap masakan bisa dinikmati ramai-ramai," jelas Peni.

Baca juga:
Barometer Otomotif Terkini
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full


Redaksi: [email protected]
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Iklan Niaga

TOUR & TRAVEL GUIDE

Wisata Pulau Cambang-cambang
Di masa pemerintahan Syamsuddin A. Hamid sebagai Bupati Pangkep. Ia menorehkan sejarah baru dalam hal mengembangkan dan membangun potensi kepulauan sebagai daerah strategis.

ada 8 "Tips Traveling" yang "Haram" untuk Diikuti
www.griyawisata.com – Pecinta traveling pasti sering mencari artikel dan buku-buku referensi sebelum melakukan perjalanan. Inilah delapan tips traveling yang tak perlu Anda ikuti.Manjakan diri saat liburanAnda mungkin pernah membaca tips yang berkata bahwa dalam liburan tidak perlu menghemat biaya. Tips ini sebaiknya tidak perlu diikuti.Di berbagai tempat Anda bisa menemukan makanan enak yang murah, penginapan yang terjangkau, dan lokasi wisata yang tidak seberapa mahal. Jika memang Anda memiliki tabungan yang terbatas, batasilah pengeluaran walau sedang berlibur.Jauhi tempat-tempat ramaiTempat yang sangat terkenal memang selalu ramai sekali. Sebut saja Eiffel atau Tembok Besar China. Namun, bukankah tempat-tempat ini memang sangat indah dan layak dikunjungi?Bila Anda tak suka keramaian, solusinya bukanlah tidak pergi ke tempat tersebut. Coba cari tips di internet kapan waktu terbaik atau paling sepi untuk mengunjungi tempat-tempat ramai turis agar Anda bisa menikmati lokasi itu dengan lebih nyaman.