Rumah Tradisional Batak Toba

E-mail Print

Griyawisata.com, Perkampungan suku Batak Toba mengikuti pola berbanjar dua, yaitu suatu tata ruang lingkungan dengan komunitas yang utuh dan mantap.

Desanya disebut lumban/ huta yang dilengkapi 2 pintu gerbang (bahal) di sisi utara dan selatan huta. Sekeliling kampong dipagar batu setinggi 2.00 m, yang disebut parik.

Di setiap sudut dibuat menara untuk mengintai musuh. Menurut sejarahnya, antar sesama suku Batak sering sekali berperang.

Itu sebabnya bentuk kampungnya menyerupai benteng, Huta masih dapat disaksikan di Kabupaten Tapanuli Utara di desa-desa Tomok, Ambarita, Silaen, dan Lumban Nabolon Parbagasan. Desa-desa tersebut merupakan daya tarik wisata budaya yang banyak dikunjungi wisatawan.

Makna dan Simbolisme
Pola penataan desa atau lumban/ huta terdiri dari beberapa ruma dan sopo. Perletakan ruma dan sopo tersebut saling berhadapan dan mengacu pada poros utara selatan. Sopo merupakan lumbung, sebagi tempat penyimpanan makanan. Dalam hal ini, menunjukkan bahwa masyarakat Batak selalu menghargai kehidupan, karena padi merupakan sumber kehidupan bagi mereka.

Penafsiran
Pola penataan lumban yang terlindungi dengan pagar yang kokoh, dengan dua gerbang yang mengarah utara-selatan, menunjukkan bahwa masyarakat Batak, memiliki persaingan dalam kehidupan kesehariannya. Jika kita mengamati peta perkampungan.

Arsitektur Tradisional Batak Toba
Batak, maka dapat kita ketahui terdapat beragam suku Batak, dengan lokasi yang berdekatan. Oleh karena iu, pola penataan lumban berbentuk lebih menyerupai sebuah benteng dari pada sebuah desa.

Pada penataan bangunan yang sangat menghargai keberadaan sopo, yaitu selalu berhadapan dengan ruma. Hal ini menunjukkan pola kehidupan masyarakat Batak Toba yang didominasi oleh bertani, dengan padi sebagai sumber kehidupan yang sangat dihargainya.

Di dalam lumban, terdapat beberapa rumah dan sopo yang tertata secara linear. Beberapa ruma tersebut menunjukkan bahwa ikatan keluarga yang dikenal dengan extended family dapat kita ketemukan dalam masyarakat Batak Toba.

Kajian Perangkaan

Ahli bangunan adat (arsitek tradisional) suku Batak disebut pande. Seperti rumah tradisional lain, rumah adat Batak merupakan mikro kosmos perlambang makro kosmos yang terbagi alas 3 bagian atau tritunggal banua, yakni banua tongga (bawah bumi) untuk kaki rumah, banua tonga (dunia) untuk badan rumah, banua ginjang (singa dilangit) untuk atap rumah.

Arsitektur Batak Toba terdiri atas ruma dan sopo (lumbung) yang saling berhadapan. Ruma dan sopo dipisahkan oleh pelataran luas yang berfungsi sebagai ruang bersama warga huta. Ada beberapa sebutan untuk rumah Batak, sesuai dengan kondisi rumahnya. Rumah adat dengan banyak hiasan (gorga), disebut Ruma Gorga Sarimunggu atau Jabu.

Batara Guru. Sedangkan rumah adat yang tidak berukir, disebut Jabu Ereng atau Jabu Batara Siang. Rumah berukuran besar, disebut Ruma Bolon. dan rumah yang berukuran kecil, disebut Jabu Parbale-balean. Selain itu, terdapat Ruma Parsantian, yaitu rumah adat yang menjadi hak anak bungsu.[wlmn/soper/rs]



Sharing halaman ini ke Website favorit Anda
| More...
KOMENTAR (1)
Horas..
ditulis oleh tobaonline.com, November 06, 2010
Rumah Tradisional Batak Toba kebanggan batak.

By: www.tobaonline.com

Tulis Komentar

 



Events Schedule

Mountain & Rafting

Pendakian Gunung Slamet GriyaWisata.Com-Gunung Slamet lewat jalur Bambangan Purbalingga Jawa Tengah adalah jalur yang sering di gunakan oleh par...
 
Ayung Rafting Bali, Seru dan Menyenangkan Griyawisata.com, Ayung Rafting Bali merupakan tujuan wisata yang siap untuk menguji nyali Anda. Mencoba wisata rafting a...
 
Jogging Sambil Narsis Di Pemandangan Alam Kehijauan Griyawisata.com, Inilah para wanita, narsis bisa dimanfaatkan dimana saja. Selain di mall-mall, di kampus-kampus dan di ...
 

Nasional

Arung Jeram Sungai Serayu Makin Menantang

GriyaWisata.Com– Bagi penggemar olah raga sekaligus wisata Arung Jeram, Sungai Serayu yang melintas di Kabupaten...

Siba Island Menjadi Wisata Baru

GriyaWisata.Com-Melalui penanda tanganan ikrar Desa Wisata oleh tokoh-tokoh masyarakat Desa kecamatan Hamparan Perak, Propinsi Sumatera...

Benteng Van Der Wick Merupakan Peninggalan Jaman Belanda

Griyawisata.Com-Benteng Van Der Wick adalah suatu peninggalan jaman Belanda. Dulunya Benteng Van Der Wick adalah...

Internasional

Museum Bawah Laut Terbesar di Dunia

GriyaWisata.Com-Di dasar laut Mexican Caribbean saat ini sudah tersimpan sekumpulan patung-patung dengan ukuran sebenarnya dan...

Jam Raksasa Di Mekah Menjadi Objek Wisata Yang Menarik

GriyaWisata.Com-Mekah kini akan mempunyai satu tambahan objek wisata yang menarik yaitu sebuah jam raksasa yang...

Menikmati Kopenhagen Melalui Sepeda

GriyaWisata.Com-Udara malam yang dingin terasa menusuk ketika saya sampai di Kopenhagen dengan bis dari Gedser,...

Culinary Corner

Kepiting Saus Tiram

GriyaWisata.Com-Ingin membuat menu makan siang yang enak dan lezat, ini dia menu makanan yang cocok...

Kue Soes Dengan Resep Tradisional

GriyaWisata.Com-Kue Soes dibuat dengan cara memadukan Resep Tradisional dan Proses Pengolahannya menggunakan mesin-mesin Modern. Selain...

Sosis Solo Isi Ayam

GriyaWisata.Com-Ingin makanan cemilan yang enak dan gurih. Demi memanjakan keluarga pada saat makan bersama pastinya...