Griyawisata.com, Kepala Badan Pengembangan dan Promosi Pariwisata Makassar (BP3M), Nico B. Pasaka di Makassar, Rabu, mengungkapkan Staf Ahli Menteri Kebudayaan dan Pariwisata akan meninjau lokasi desa wisata yang telah diusulkan Pemkot Makassar untuk memastikan syarat-syarat kawasan desa wisata sudah ada di kawasan konservasi tersebut.
"Kunjungan Staf Ahli Menbudpar ini sangat penting. Mereka akan melaporkan potensi daerah itu dijadikan desa wisata," katanya.
Dia mengaku, orang-orang biasa menyebutkan Desa Lakkang itu sebagai daerah terisolir karena wilayah ini di batasi oleh dua perairan, yaitu Sungai Tallo dan Sungai Pampang yang membelah wilayah kota Makassar.
Desa Lakkang yang merupakan kawasan delta Sungai Tallo itu, direncanakan sebagai kawasan yang diperuntukkan sebagai pusat pengembangan penelitian , ilmu pengetahuan dan teknologi yang terpadu, khususnya bidang maritim dan agropolitan.
Kelurahan Lakkang dengan luas 1,65 kilometer persegi tersebut di huni sebanyak 255 kepala keluarga (KK) denga penduduk berjumlah 976 orang yang terdiri atas 502 laki-laki dan 474 perempuan.
Untuk menuju ke area tersebut ada tiga jalur akses, yaitu melalui dermaga Kerakera di Kecamatan Tamalanrea, dermaga di tepi Tol Ir Sutami, dan dermaga Rappokaling di Kecamatan Tallo, sedangkan untuk biaya transportasi penyeberangan pulang pergi hanya Rp 2.000, jika menyeberangkan sepeda motor Rp 6.000 dan untuk mobil tidak bisa.
Masyarakat disana hanya mengandalkan transportasi air, tidak ada jalaur darat yang dapat mencapai Desa Lakkang.[anmk/msl]
| Next > |
|---|

