GriyaWisata.Com-Mahkota Berambut Kesultanan Ternate disimpan di kamar Puji yang disakralkan oleh penghuni keraton. Ga semua orang yang dapat masuk ke kamar tersebut. Sultan dan sang Permaisuri cuma sesekali salat di kamar tersebut. Biasanya, pada saat Sultan dan Permaisuri mempunyai permohonan khusus baru dapat melaksanakan salat di kamar Puji.
Bangunan megah dengan warna kuning ini terdapat benda-benda bersejarah, salah satunya adalah Mahkota Berambut Kesultanan Ternate. Diyakini, rambut yang melekat dibagian atas mahkota setiap tahun tumbuh. Menurut kepercayaan adat Kesultanan Ternate, tiap malam Idul Adha akan diadakan upacara potong rambut. Selama tujuh hari upacara adat dilaksanakan. Selain bernilai sakral, Mahkota Berambut dapat digunakan untuk memilih calon Sultan Ternate. Menurut cerita dari para tetua Ternate, tiap anak lelaki keturunan Sultan Ternate harus mencoba Mahkota Berambut. Mahkota tersebut dapat melekat pas di atas kepala calon Sultan Ternate.
Tidak hanya Mahkota Berambut saja, di keraton ada juga tersimpan senjata, baju perang, dan simbol-simbol penjaga kesultanan. Pada kunjungan SP ke keraton, Permaisuri Nita memberi penjelasan, ada lima binatang penjaga kesultanan. Empat binatang tersebut seperti ular, naga, macan, lipan, dan burung. Satu dari lima binatang penjaga tersebut dipilih sebagai simbol kesultanan, yaitu burung garuda. Lambang burung garuda berkepala dua berarti kerajaan Moloku Kie Raha yang dibentuk pada 1322. Sedangkan simbol burung hati terbalik mengandung makna, Sultan Ternate harus selalu mengutamakan kepentingan rakyat daripada kepentingan pribadinya.[tn]
| < Prev | Next > |
|---|

