Lokasi lukisan tebing ini bagi masyarakat setempat merupakan tempat yang disakralkan, mereka meyakini lukisan tersebut merupakan wujud orang-orang yang dikutuk oleh arwah seorang nenek yang menjadi setan kaborbor atau hantu yang dipercaya sebagai penguasa lautan yang menakutkan. Nenek ini meninggal pada saat terjadi musibah yang menenggelamkan perahu yang ia tumpangi. Hanya nenek ini yang meninggal, dari sekian banyak penumpang yang ada di perahu itu. Menurut cerita tidak ada satu pun penumpang yang mau membantu nenek untuk menyelamatkan diri, oleh sebab itu nenek ini sakit hati dan arwahnya kini menjadi setan kaborbor mengutuk seluruh penumpang yang sibuk untuk menyelamatkan diri masing-masing di atas tebing batu.
Lukisan terbing tersebut berasal dari kutukan nenek ini, ditempat ini Anda juga dapat melihat kerangka-kerangka tulang manusia. Kerangka ini diyakini merupakan kerangka leluhur atau nenek moyang masyarakat Kokas. Tulang tengkorak manusia ini merupakan sisa kebiasaan masyarakat setempat yang tidak menguburkan jasad leluhur tetapi menaruhnya di tebing batu, gua, tanjung maupun di bawah pohon besar yang dianggap sakral.[tn]
| < Prev | Next > |
|---|

