GriyaWisata.Com-Dari dulu, danau ini selalu diberi dengan berbagai nama. Awalnya laut Kinneret, sebab bentuk seperti kecapi, kemudian Laut Genesaret, Laut Galilea dan yang terakhir Laut Tiberias. Namun rupanya nama yang terakhir ini ternyata paling populer. Kini secara resmi danau ini disebut Yam Kinneret (Laut Kinneret).
Orang Israel memperoleh air minum dan air irigasi melalui danau ini, airnya dipompa ke kolam-kolam buatan yang berada disekitar bukit-bukit. Kemudian lewat pipa-pipa raksasa air tersebut dialirkan ke bagian Selatan yang sangat membutuhkannya.
Panjang danau ini 21 km dengan lebar 12 km, sedangkan dalamnya sekitar 48 km. Danau ini melintasi Sungai Yordan. Danau ini dikelilingi oleh gunung-gunung ataupun perbukitan, yang letaknya 210 m dibawah permukaan laut. Airnya tawar dan ikannya banyak sekali.
Jika dibandingkan dengan sekarang danau ini lebih pada zaman kehidupan Yesus, karena disekitarnya terdapat banyak kebun anggur, hutan pohon zaitun dan pohon buah. Dulunya disekitar danau ini banyak kota yang cukup ramai seperti Tiberias, Magdala, Kapernaum, Khorazaim, Betsaida, Gadara, Gamala, Hippos dan beberapa kota lain yang nama dan letaknya tidak jelas.
Danau ini dikenal dari banyak kisah yang dapat dibaca dalam Injil, dan yang paling dikenal adalah kisah penangkapan ikan ajaib, kisah peredaan taufan dan kisah tentang Yesus berjalan di atas permukaan danau. Dengan naik kapal dari sebelah utara hingga ke pantai barat, para peziarah dapat melintasi sebagian danau yang indah ini. Kapal ini akan melewati bekas kota Magdala dan dataran Genasaret, tempat Yesus sering berkhotbah dengan khalayak ramai.
Para turis dapat menikmati sejenis ikan yang diberi nama St. Peter fish (Ikan Santo Petrus), yang letaknya di pinggir danau Tiberias. Belum lengkap rasanya jika datang ketempat ini, kalau belum merasakan ikan Santo Petrus.[tn]
| Next > |
|---|

