GriyaWisata.Com-Pemprov Jatim melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Prov Jatim berhasil memecahkan rekor MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia) dengan motif batik terbanyak yaitu 1.120 motif.
Motif sebanyak ini berasal dari 22 Kab/ Kota se Jatim yang mencerminkan ragam karakter dan budaya Jatim. Rekor ini memecahkan rekor sebelumnya yang diraih Jogyakarta pada 27 Maret 2010 lalu dengan 1001 motif batik.
Sertifikat MURI ini diserahkan langsung Perwakilan MURI Sri Widayati kepada Ketua Dekranasda Prov Jatim Dra. Hj. Nina Soekarwo, MSi pada Pembukaan Pameran Batik Bordir & Aksesoris ke-6, di Gramedia Expo Surabaya, Rabu (18/5/2011).
Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo pada kesempatan itu mengungkapkan keunggulan kualitas Batik Jatim. Batik Jatim dikenal nomor satu apalagi yang hand made. Coretan batiknya mempunyai filosofi yang mencerminkan emosi dan karakteristik masyarakat.
“Kalau menggunakan batik khas Jawa Timur dengan warna cerahnya, penampilan nampak lebih sumringah. Batik merupakan bagian dari nasionalisme yang harus kita bangun. Motif batik juga harus mempunyai cerita/legenda agar lebih menarik pasar,” ujarnya.
Dari PDRB Jatim, 67 % atau sekitar Rp. 520 Triliun untuk konsumsi,kata Pak de Karwo mulai untuk makan, pakaian sampai dengan rekreasi. Apalagi income per kapita/ tahun US $ 3 ribu. Menurut para ahli kalau income masyarakat sudah diatas US$ 2 ribu/ tahun biasanya untuk konsumsi membeli barang/ pakaian.
“Ini merupakan peluang. Oleh karena itu ketrampilan para pengrajin harus dilatih dan ditingkatkan kreatifivitasnya, serta pasar perlu dibenahi,” harapnya. [yud/kll]
Sumber: www.seruu.com
| < Prev | Next > |
|---|


