GriyaWisata.Com–Ingin menginap di suasana alam pedesaan di Banyumas (Jateng) ?? tak salah jika Anda memilih Kampung Panginyongan yang berada tidak jauh dari kompleks wisata air terjun Curug Cipendok, Kecamatan Cilongok, Banyumas. Kampung ini mirip Kampung Sampireun di Garut (Jabar).
Jika Kampung Sampireun dikenal sebagai surga yang damai untuk berbulan madu, maka Kampoeng Panginyongan di Banyumas merupakan kombinasi antara hutan yang perawan, kekhasan adat istiadat dan budaya serta sekaligus tantangan. Karena di kampung yang dikemas dalam setting kehidupan tahun 1960 - 1970 an itu semuanya serba tempo dulu. Dari mulai kawasan hutan, tempat menginap, makanan dan budayanya.
Kampoeng Panginyongan (dalam bahasa Banyumas berarti kampungnya saya) menawarkan nuansa tempo doeloe. Untuk sampai ke Kampoeng Panginyongan, wisatawan harus melalui jalan setapak dari bebatuan yang cukup panjang. Di tengah perjalanan juga dijumpai kincir air yang merupakan pembangkit tenaga listrik dikawasan tersebut. Namun, listrik hanya digunakan ditempat penginapan atau biasa disebut 'Junggle Hou
Lokasi Kampoeng Panginyongan yang berada di tengah hutan belantara juga menyimpan keindahan hayati. Berbagai macam tanaman dan hewan yang dilindungi ada di sana. Tanaman yang bisa dijumpai ntara lain, bermacam-macam anggrek hutan, kantong semar, beraneka ragam kupu-kupu dan lain-lain. Bahkan, pihak Perhutani telah memberi nama-nama pohon langka yang hidup di situ. Tujuannya yaitu agar para pengunjung, di samping menikmati alam, juga bisa mengenal jenis-jenis tumbuh-tumbuhan langka.
Ada dua jalur yang bisa dilalui para pengunjung untuk menuju ke tempat wisata tersebut yang dikenal dengan nama jalur biasa dan jalur cinta. Jalur biasa bisa ditempuh dengan hanya 15 menit saja dan akses jalan mudah. Untuk jalur cinta, yaitu melalui hutan belantara, menjadi jalur favorit bagi para remaja .[py/serli]
| < Prev | Next > |
|---|


