GriyaWisata.Com-Akhirnya kini muncul juga Batik Betawi sebagai merek dagang batik khas Jakarta. Hampir tiap daerah di nusantara memiliki corak khusus batik berikut namanya, seperti Batik Solo, Batik Yogya, Batik Pekalongan, Batik Cirebon, Batik Kalimantan, Batik Madura, Batik Papua, dan yang terbaru kini hadir batik tulis Batik Betawi.
"Sudah lama saya menginginkan adanya produk, souvenir maupun kuliner khusus Betawi bagi masyarakat yang datang ke Jakarta, khususnya Jakarta Timur. Jangan Jakarta Cuma dikenal karena banjir dan macetnya saja," kata Walikota Jakarta Timur Drs.H.Murdhani MM. Beranda Betawi, sebuah stand binaan Sudin Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (KUMP) Jaktim, yang paling banyak dikunjungi masyarakat.
Berbagai kuliner khas Betawi sepert kerak telor, bir plotek, toge goreng, asinan, cendol, nasi uduk, tersedia. Ada juga panggung kecil untuk demo membuat batik. Menjadi tidak biasa, karena yang dibuat adalah Batik Betawi, belum banyak dikenal masyarakat.Murdhani yang putra asli Betawi, asal Jatinegara Kaum ini, spontan tertarik dan mencoba membalik. Batik Betawi tidak mengikuti satu pakem batik. "Motifnya bebas sehingga menjadi tarik tersendiri, dengan warna-warninya," tutur Wahyudiono, pemilik stan Beranda Betawi.
Motifnya lebih banyak bercirikan khas betawi seperti alat musik tanjidor, gambang kromong, ondel-ondel, kota kuno. "Karena Batik Betawi ini benar-benar produk baru, kami juga akan mencoba corak dan motif monas," ucap Ny.Iinda, warga Pulogebang ini.
Linda sudah lama bergaul dengan dunia batik. "Rasanya ada sesuatu yang belum ada dan belum muncul di Jakarta ini. Makanya saya memberanikan diri memperkenalkan Batik Betawi. Ternyata, sambutannya meriah. Benar-benar menjadi primadona."Selama tiga hari mengikuti Sentra Timur Fair, omset kain batiknya sekitar Rp 17 juta.[serli]
| Next > |
|---|

