Hari ini: Jumat, 9 Oktober 2015 21:01
Barometer Otomotif Terkini

Pesta Natal Dilarang, Gara- gara Virus Ebola

Senin, 15 Desember 2014 17:30
Foto: Ilustrasi (istimewa)

GriyaWisata.com - Sierra Leone berencana melarang penyelenggaraan pesta dan perayaan lain selama libur Natal dan Tahun Baru guna meningkatkan upaya pencegahan penyebaran Ebola di negara Afrika Barat.  

 

Sierra Leone berupaya menekan penyebaran virus penyebab demam berdarah itu dengan peningkatan terus jumlah korban di Afrika Barat, sebagian akibat lonjakan angka paparan di negara tersebut.

Berdasarka atas data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Jumat, jumlah korban tewas akibat penyakit tersebut mencapai 6.583 orang di tiga negara Afrika Barat -Guinea, Sierra Leone, dan Liberia-- dari 18.188 kasus.

"Pemerintah akan menjaga agar warga tetap berada dalam rumah selama Natal, hari diskon, dan Tahun Baru," kata Jarrah Kawusu-Konte, jurubicara kepresidenan Sierra Leone.

Ia mengatakan kepada Reuters bahwa pemerintah akan mengerahkan tentara di seluruh negara untuk menegakkan kebijakan itu, termasuk larangan untuk menyelenggarakan pesta dan perayaan lain.

"Kalau anda membuat pesta, risikonya sangat tinggi. Kami khawatir untuk memutus rantai penularan melalui pesta dan perkumpulan-perkumpulan," kata Kawusu-Konte. Ia tidak menyebutkan tanggal pasti pelarangan itu akan diberlakukan.

Disamping larangan melakukan perkumpulan, otoritas Sierra Leone juga berencana meningkatkan respon Ebola di dalam dan sekitar ibukota Freetown, yang bertujuan mencegah peningkatan infeksi Ebola.

Selama beberapa pekan, sebagian besar kasus infeksi terjadi di dalam dan sekitar Freetown. Setidaknya lebih dari lima kawasan di barat dan timur Freetown akan menjadi sasaran utama, dimana pada pakar epidemiologi mengatakan warga yang sakit masih menolak lapor ke pusat-pusat pengobatan.

Data WHO yang dipublikasikan Jumat menunjukkan, ada sekitar 8.086 kasus di Sierra Leone dengan jumlah kematian mendekati angka 1.900 orang.

Peningkatan operasi tanggap selama sebulan yang akan dimulai pada Rabu itu bertujuan memperkuat respon negara tersebut, terutama dalam melacak warga terinfeksi Ebola, kata kepala Pusat Tanggap Ebola Nasional (NERC) Sierra Leone, Palo Conteh.

"Kami ingin membawa warga terinfeksi keluar rumah dan membawanya ke pusat-pusat pengobatan, yang akan dibuka lebih banyak lagi minggu depan," kata Conteh.

Koordinator NERC Stephen Gaojia mengatakan akan dilakukan kunjungan ke setiap rumah karena masih ada warga yang sekarat di rumah dan menolak melapor ke fasilitas kesehatan saat terinfeksi.

Ia menambahkan, sebanyak 900 tempat tidur akan disediakan untuk menampung pasien dalam upaya menurunkan angka penularan di kawasan barat setelah Tahun Baru dan benar-benar menghentikan penularan Ebola.[ant]

Baca juga:
Barometer Otomotif Terkini
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full


Redaksi: [email protected]
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Iklan Niaga

TOUR & TRAVEL GUIDE

Tour de Singkarak 2015
Tour de Singkarak 2015 yang dibuka di Pantai Carocok, Kabupaten Pesisir Selatan pada Jumat (2/10) dan akan berlangsung hingga 11/10 (hari ini). Meskipun sebuah event olahraga tetapi juga penuh dengan musik dan tarian Minang, letupan kembang api dan pesona destinasi wisata setiap daerah. 

Panduan Memilih Liburan untuk Anak-Anak
www.griyawisata.com - Sekarang ini beberapa orangtua meletakkan perjalanan tahunan keluarga mereka kepada ahlinya, untuk menghemat waktu dan mengekspos anak-anak mereka dengan pengalaman yang lebih beragam. Tapi orangtua tidak sepenuhnya bebas. Berikut adalah panduan memilih liburan untuk anak-anak:Keluarga dengan anak-anak remaja akan senang dengan perjalanan apapun asal ada aspek yang menarik bagi semua anggota keluarga. Ketika seorang pelancong bernama Penny Putnam mencari perjalanan yang akan melibatkan dirinya dan suaminya yang sama-sama penggemar sejarah, dan anak laki-lakinya yang berusia 13 tahun, ia menemukan tur di Turki dari sebuah biro perjalanan wisata yang mengkombinasikan snorkeling di pesisir reruntuhan dan mengunjungi bangunan arsitektur.