Operasi Kaki 'Bak Cinderella' Jadi Tren
GriyaWisata.com- Jika belakangan ini banyak operasi plastik menjadi tren agar saat berfoto 'selfie' terlihat sempurna. Operasi kaki pun tak kalah populernya meskipun terbilang aneh tetapi banyak peminatnya.
Dilansir Odditycentral, Minggu (29/6/2014), operasi kaki yang juga dikenal 'Cinderella Surgery' merupakan sebuah prosedur kecantikan kontroversial melibatkan mengubah ukuran dan bentuk kaki perempuan untuk terlihat sempurna saat menggunakan hal tinggi.
Operasi ini memperpendek atau memperpanjang jari kaki, mecukur tulang terlebih untuk menghilankan gumpalan atau benjolan bahkan menyedot kelebihan lemaj dari jari kaki yang besar.
Operasi ini pertama mendapatkan popularitas di Amerika Serikat (AS) dan mulai menjamur di Inggris dan negara- negara lain seluruh dunia.
Klinik kosmetik yang menawarkan operasi semacam ini memanfaatkan kerinduan yang mendalam bahwa perempuan ingin memiliki kaki yang sempurna.
"Operasi kaki kosmetik kini menjadi tren dan berkembang pesat. Wanita dipandang sebagai wanita paling glamor dengan kaki yang anggun ketika mengenakan hak tinggi," jelas ahli bedah Podiatric Dr Jason Hargrave.
Dalam banyak kasus, wanita tampaknya membenci kaki mereka sehingga mereka bahkan menyembunyikan kaki mereka dari sang suami. Jadi sekarang bahwa prosedur untuk mengubah kaki sudah tersedia banyak wanita yang benar- benar mengikuti kecantikan ini. Paulina Charlikowska, misalnya, menghabiskan sedikit lebih dari $ 7.500 atau sekitar Rp90 juta hingga mendapatkanpembedahan kaki yang diinginkan.
"Kedengarannya konyol, tapi saya selalu membenci kaki saya dan merasa malu untuk tampil di depan teman- teman saya," ucap wanita 30 tahun tersebut.
Sebelum operasi adalah pilihan, Paulina akan memaksa kakinya ke dalam sepatu yang dua ukuran yang lebih kecil, sehingga jari-jari kakinya selalu sakit dan tertutup jagung. Jadi ketika ia mendengar tentang operasi Cinderella, ia tahu itu adalah hadiah terbaik yang bisa memberikan dirinya.
Suaminya pikir dia gila, tapi Paulina melakukan segala yang dia bisa untuk menabung untuk operasi. Pada Oktober tahun lalu, dia akhirnya pergi untuk itu - dia punya jari kedua dan ketiga disingkat oleh sentimeter di klinik Dr Hargrave, di bawah bius lokal.
"Butuh waktu satu jam dan meskipun saya tidak bisa merasakan apa-apa, saya bisa mendengar tulang-tulangku yang digergaji dan berderak, yang mengerikan," katanya.
"Tidak ada rasa sakit setelah itu, tapi saya punya benang di jari kaki saya selama lima minggu dan satu kaki menjadi terinfeksi, jadi saya harus minum antibiotik. Setelah benang diambil, saya berjalan menggunakan kruk selama beberapa minggu, sampai saya mampu berjalan secara normal lagi. Sekarang kakinya sepenuhnya sembuh, selain dari beberapa, bekas luka hampir tak terlihat. Kakinya satu ukuran lebih kecil dari sebelumnya, fakta saya gembira," jealsnya
"Saya percaya bahwa jika Anda membenci bagian dari tubuh Anda dan itu mempengaruhi bagaimana perasaan Anda, tidak ada yang salah dengan mendapatkan itu tetap. Saya sangat bangga dengan kaki baru saya sekarang."
Meskipun kisah sukses Paulina dan banyak orang lain juga, para ahli tidak menganggap operasi kaki kosmetik menjadi ide yang terbaik. Tetapi, Anda harus berpikir ulang karena jika tidak ditangani dengan ahlinya Anda akan mengalami cacat permanet.[bic]
Warning: mysql_num_rows(): supplied argument is not a valid MySQL result resource in /home/griyawis/public_html/artikel.php on line 316
Warning: mysql_fetch_array(): supplied argument is not a valid MySQL result resource in /home/griyawis/public_html/artikel.php on line 322
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Iklan Niaga
TOUR & TRAVEL GUIDE
Fakta Kenapa Ngemil Itu Sehat
GriyaWisata.com- Mengemil itu ternyata menyehatkan lho walaupun terkadang ngemil bisa membuat berat badan Anda bertambah. Mau tahu kenapa mengemil itu sehat untuk tubuh? Yuk, simak selengkapnya.
Cara Jitu Agar Tangan Tetap Lembut & Halus
GriyaWisata.com- Tangan adalah bagian tubuh yang paling sering terekspos sinar matahari, debu, udara dingin dari ruangan ber-AC, air, dan juga bahan kimia dari sabun atau detergen. Hal ini membuat tangan lebih cepat kering dibandingkan dengan bagian tubuh lainnya.








