Hari ini: Kamis, 24 April 2014 15:13
Barometer Otomotif Terkini

Pemukiman Kumuh Terapung di Negeria

Jumat, 18 April 2014 09:00
Pemukiman kumuh (Amusingplanet)

GriyaWisata.com- sebuah pemukiman terapung kumuh Makoko terletak di sebuah laguna di tepi Samudera Atlantik dan menjadi kota terbesar di Negeria. 

Dikutip Amusingplanet, Jumat (18/4/2014), pemukiman kumuh tersebut berdekatan dengan daratan Bridge, puluhan ribu orang tinggal di rumah- rumah kayu reyot yang dibesarkan.

Memang tidak ada catatan sensus resmi tetapi perkiraan ada sekitar 150.000 hingga 250.000 jiwa tinggal di sini.

Makoko digunakan menjadi sebuah desa nelayan kecil yang dibangun oleh nelayan yang datang dari Benin untuk membuat uang lebih dari seratus tahun lalu, sebelum tumbuh menjadi bangunan ilegal.

Penduduk yang menempati kota tersebut sebagaian dari para pekerja migran dari negara- negara Afrika Barat, mencoba mencari nafkah di Negeria.

Air hitam berminyak tidak lagi cocok untuk memancing; memancarkan bau tajam, dan lapisan tebal sampah putih mengumpulkan sekitar panggung gubuk.

Rumah- rumah di atas air yang dibangun dari kayu. Setiap rumah biasanya diisi antara enam sampai sepuluh orang.

Selama beberapa dekade, warga di Makoko tidak memiliki akses ke infrastruktur dasar, termasuk air minum yang bersih, listrik dan pembuangan limbah, dan rentan terhadap bahaya lingkungan dan kesehatan yang parah. Toilet umum dibagi oleh sekitar 15 rumah tangga dan air limbah, kotoran, sampah dapur dan kantong plastik langsung masuk ke air yang mereka telah tinggal di atas. Satu-satunya cara untuk mendapatkan air minum adalah dengan membeli mereka dari vendor yang mendapatkannya dari lubang bor.

Pemerintah tidak memberikan air gratis untuk penduduk Makoko. Memang, pemerintah tidak ingin warga Makoko tinggal di sana sama sekali. Pada Juli 2012, pemerintah menukik ke dalam komunitas pesisir dataran rendah dan menghancurkan banyak rumah-rumah terapung dan struktur ilegal lainnya. Para pejabat yang dikutip masalah kesehatan dan sanitasi, namun beberapa warga menduga bahwa motivasi yang mendasarinya adalah keinginan untuk menjual daerah lucratively untuk pengembang properti.

 

Baca juga:
Barometer Otomotif Terkini
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full


Redaksi: [email protected]
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 3000AC19
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Iklan Niaga

Rencanakan Perjalanan Keluarga Anda Dengan Wisata Hemat Ke Bali, Lombok Dan Destinasi Lainnya. Informasi
Cari Hotel Bersih, Murah ? Dapatkan Benefit Dari Reservasi Kami Dan Kami Berikan Harga Terbaik. Resv : 0215747057
Solusi Promosi Hemat Produk-produk Perusahaan Anda, Dan Dapatkan Target Terbaik. Hub. 0215747057, 02182434009
Pusat Tiket Promo Online Untuk Tujuan Domestik, Internasional, Seat Terbatas, Buruan Booking..... Resv: 0215747057

TOUR & TRAVEL GUIDE

Atasi Bau Mulut Dengan Ini Yuk..
GriyaWisata.com - Bau mulut atau halitosis merupakan suatu gejala yang harus diketahui penyebabnya. Segeralah mengunjungi dokter gigi untuk mengatasinya. Jika tidak, bau mulut tersebut akan menimbulkan pengaruh negatif dalam bisnis, pergaulan, bahkan kehidupan perkawinan.

Dokumentasikan Perjalanan Dengan Kamera Ini
GriyaWisata.com - Mendokumentasikan kegiatan selama perjalanan merupakan hal utama yang menyenangkan untuk dilakukan. Apalagi bagi Anda yang memang mempunyai atau baru saja memulai hobi travelling. Kenangan yang didapat selama perjalanan bisa jadi tidak bisa terulang meski dilakukan berkali-kali. Hal ini yang menjadikan dokumentasi perjalanan menjadi hal yang penting dan bisa menjadi kenangan untuk dibagi dengan orang lain.