Ilustrasi
GriyaWisata.Com - Paddys ada di dalam gedung kuno beraksen merah bata. Pada gerbang utamanya tertera tulisan "Market City". Letaknya bersisian dengan kawasan Chinatown.
Keesokan harinya, tanpa diduga-duga, pemandu wisata dari Destination NSW Margot Cuthill menawarkan opsi wisata belanja di Paddys Market. Opsi itu menggantikan wisata kuliner donat di Gelatissimo. Gelatissimo adalah produk donat asal Brisbane yang terkenal sebagai donat yang simple namun lezat. Harganya 5 dollar AUD.
Tapi, karena lebih memilih wisata belanja, kelezatan donat itu belum pernah saya rasakan. Berulang kali, dalam perjalan di bus, Margot mengatakan, "di Paddys market kalian akan menemukan barang-barang yang sangat murah."
"Di lantai atas, ada banyak factory outlet dengan harga yang murah juga," kata dia lagi.Ternyata, letak Paddy market tak jauh dari George Street yang saya lewati kemarin. Bahkan saya sempat memotret bangunan itu, karena tertarik dengan bentuknya, tapi tak tertarik untuk masuk.
Pasar souvenir ada di lantai dasar. Cukup berbelok dari trotoar di pinggir gedung, sudah terlihat puluhan kios penjual souvenir bertema Australia di sana. Barang-barang macam kaus, jaket, beragam hiasan dinding, bulu kanguru, hingga boomerang menumpuk di situ. Suasana pasar itu, hanya sedikit lebih bersih dari pasar-pasar kain yang ada di Jakarta.
Bedanya, jarak satu kios dan kios lain lebih lebar. Mungkin tiga atau bahkan empat meter. Pengunjung yang melintas tak perlu beradu punggung dengan pengunjung lainnya. Nah, set sloki yang saya beli untuk ibu kemarin pun ada di sana. Tentu saya penasaran dengan harganya.
Betapa kagetnya saya ketika melihat harga yang tertera di bagian bawa kemasan sloki itu. Hanya 4 dollar AUD. Ya, Rp 40.000 untuk enam buah gelas hias. Atau, sepertiga dari harga yang saya bayar kemarin. Huh...Setelah diteliti, banyak souvenir di tempat ini yang "cuma" dihargai 1-2 dollar AUD per biji. Saya bilang "cuma", karena saya pernah melihat barang sejenis yang dibenderol 5-8 dollar AUD per biji.
Kaus-kaus yang dijual di tempat ini pun sangat murah. Bahkan di Jakarta, saya pasti kesulitan untuk mendapatkan sepotong kaus dengan kualitas yang sama, seharga Rp 50.000 per potong. Mereka menjualnya satu paket, 20 dollar AUD untuk empat kaus. Jika hanya membeli sepotong kaus, maka harganya menjadi 7 dollar AUD. Padahal di kios souvenir di pinggir George Street, kaus macam ini dibenderol antara 20-24 dollar AUS per potong. (SJ)