Gambar: tiga patung batu di Blue Mountains
GriyaWisata.Com - Sydney, ibu kota negara bagian New South Wales, Australia. Sangat terkenal berbagai objek wisata. Nih keindahan pegunungan Blue Mountain yang mempesona, tempat sebuah legenda yang tersohor yaitu jelmaan gadis cantik yang disebut Three Sisters.
Jauh disebelah Barat Sydney, sekitar 114 km dengan perjalanan sekitar 1,5 jam mengendarai mobil terdapat kawasan wisata bernama Katoomba. Namun dalam sepanjang perjalanan menuju katoomba, akan terlihat desa-desa kecil yang indah dengan rumah bergaya kuno khas abad 19, seperti pada masa lampau.
Tapi, yang buat penasaran para wisatawan ialah, sebuah legenda suku Aborigin tentang tiga tebing vertikal jelmaan gadis cantik yang disebut Three Sisters. Letak persisnya berada di wilayah pegunungan Blue Mountains. Blue Mountains ini juga sudah termasuk dalam daftar situs warisan dunia.
Memiliki kawasan cagar alam seluas 200.000 hektar yang berpusat di Katoomba ini bahkan dikenal sebagai habitat asli suku Gundungurra, salah satu bagian dari suku Aborigin.
Namun, untuk mencapai lokasi legenda ini, membutuhkan waktu 1 jam dengan menuruni 980 anak tangga dari Conservation Hut, sebuah restoran yang menjadi titik awal jelajah. Restoran ini persis menghadap ke Jamison Valley.
Conservation Hut, sebagai Echo Point, menjadi sebuah lokasi terbaik untuk melihat dan mengabadikan dengan jelas lanskap Blue Mountains.
Sejauh mata memandang, hamparan pegunungan hijau kebiruan seolah tak bertepi. Nama Blue Mountains rupanya berasal dari minyak pohon eukaliptus (pohon asli Australia) yang memantulkan cahaya matahari hingga menimbulkan semburat kabut biru. Sungguh menyejukkan mata, dibarengi hawa dingin yang kian menyergap.
Nah, di sisi kiri Echo Point, ratusan orang pun tak henti berfoto mengabadikan momen berlatar Three Sisters, formasi jajaran tiga batu yang termahsyur dengan legendanya.
Ketiganya itu terbentuk selama ribuan tahun karena erosi tanah oleh angin, hujan dan sungai. Puncak tertingginya bernama Meehni (922 m), Wimlah (918 m), dan Gunnedoo (906 m).
Sepanjang perjalanan menuju lokasi legenda tersebut, wisatawan juga dapat melihat pemandangan wisata alamnya yang indah serta rasakan sejuknya udara.
Keindahan Three Sisters maupun air terjun Katoomba di sekitarnya menjadi sebuah pemandangan yang sangat menarik. Lantas bagaimana dengan legenda suku Aborigin dibaliknya?
Kisah tiga gadis bersaudara bernama Meehni, Wimlah, dan Gunnedoo yang tinggal di lembah Jamison sebagai anggota suku Katoomba. Mereka jatuh cinta pada pria dari suku Nepean, hal tabu dalam hukum adat mereka. Hingga akhirnya timbul perang antar suku. Akibatnya, tiga gadis itu diburu karena dianggap sebagai penyebab pertempuran.
Demi untuk menyelamatkan mereka, tetua suku Katoomba menyihir ketiganya jadi batu. Perang berakhir. Sayangnya sang tetua suku ikut mati sehingga tak bisa mengembalikan mantra agar tiga gadis itu kembali ke wujud manusia. Kisah ini pun sukses menjadikan Three Sister sebagai daya tarik wisatawan lokal dan asing. rt.