Desa Bersejarah di Abyaneh
GriyaWisata.com- Ketika orang- orang Arab menginvasi Persia pada abad ke- 7, beberapa pengikut agama Zoroaster melarikan diri konversi paksa islam.
Dikutip Amusingplanet, Sabtu (22/11/2014), dalam sebuah lembah panjang dan sempit di karkas Mountains, sebelah utara dari Isfahan, Zoroastrian diyakini telah mendirikan serangkaian desa.
Abyaneh adalah salah satu desa yang masih hidup terakhir dari lembah. Abyaneh terletak di kaki Gunung Karkas, 70 kilometer tenggara Kashan di provinsi Isfahan, Iran.
Desa kuno adalah kekacauan dari jalan sempit dan miring dan runtuh rumah lumpur- bata dengan jendela kisi dan balkon kayu rapuh yang melekat pada lereng.
Medan sekitar Abyaneh mengandung oksida besi yang memberikan warna kemerahan dan karena rumah- rumah yang dibangun dengan batu bata lumpur mereka memiliki warna yang sama dengan batu di atas desa.
Desa ini menghadao ke timur di sebuah lembah yang indah untuk memaksimalkan yang berhembus di musim dingin. Musim dingin yang beku, tetapi musim panas yang menyegarkan dingin.
Ini selama musim panas yang Abyaneh paling meriah, penuh dengan wisatawan dan penduduk kembali setelah musim dingin dari kota- kota Iran yang berbeda khusus Kashan dan Teheran di mana mereka telah bermigrasi untuk bekerja.
Dalam beberapa tahun terakhir, populasi permanen Abyaneh telah menyusut menjadi kurang dari 250 orang, yang terdiri dari orang- orang yang sebagaian besar tua.
Lokasi terpencil desa dan isolasi telah, bagaimanapun, membantu melestarikan budata dan tradisi pendirinya. Banyak warga lansia berbicara di Persia. Pakaian lokal adalah contoh lain yang sangat kuno. Pakaian tradisional perempuan biasanya terdiri dari syal putih panjang dengan desain bunga berwarna-warni, yang benar-benar meliputi rambut dan bahu mereka. Mereka juga mengenakan gaun warna-warni, bersama dengan sepasang celana khusus. Di musim dingin, rompi beludru ditambahkan ke pakaian ini.
Bangunan yang paling mengesankan Abyaneh adalah abad ke-11 Masjid Jameh, dengan mihrab kenari-kayu dan ukiran kuno. Selain masjid, ada beberapa tempat lain yang layak dikunjungi termasuk Zoroaster api kuil dating kembali ke periode Sassanid, tiga istana, sebuah situs ziarah dan dua masjid lainnya.[na]
- Minggu, 11 Oktober 2015 11:45
- Minggu, 11 Oktober 2015 10:35
- Minggu, 11 Oktober 2015 09:01




(1 rates)Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Iklan Niaga
TOUR & TRAVEL GUIDE
Tour de Singkarak 2015
Tour de Singkarak 2015 yang dibuka di Pantai Carocok, Kabupaten Pesisir Selatan pada Jumat (2/10) dan akan berlangsung hingga 11/10 (hari ini). Meskipun sebuah event olahraga tetapi juga penuh dengan musik dan tarian Minang, letupan kembang api dan pesona destinasi wisata setiap daerah.
Panduan Memilih Liburan untuk Anak-Anak
www.griyawisata.com - Sekarang ini beberapa orangtua meletakkan perjalanan tahunan keluarga mereka kepada ahlinya, untuk menghemat waktu dan mengekspos anak-anak mereka dengan pengalaman yang lebih beragam. Tapi orangtua tidak sepenuhnya bebas. Berikut adalah panduan memilih liburan untuk anak-anak:Keluarga dengan anak-anak remaja akan senang dengan perjalanan apapun asal ada aspek yang menarik bagi semua anggota keluarga. Ketika seorang pelancong bernama Penny Putnam mencari perjalanan yang akan melibatkan dirinya dan suaminya yang sama-sama penggemar sejarah, dan anak laki-lakinya yang berusia 13 tahun, ia menemukan tur di Turki dari sebuah biro perjalanan wisata yang mengkombinasikan snorkeling di pesisir reruntuhan dan mengunjungi bangunan arsitektur.




