3.000 Pohon Bakau Ditanam LPPM Unud
GriyaWisata.com - Pusat Studi Pembangunan Berkelanjutan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Udayana (LPPM Unud) menanam sekira 3.000 pohon bakau (mangrove) di kawasan Nusa Dua, Bali.
"Kami secara rutin melakukan penanaman pohon bakau yang melibatkan pelajar, mahasiswa dan masyarakat dalam upaya melestarikan tanaman penangkal gelombang laut tersebut," kata Ketua Pusat Studi Pembangunan Berkelanjutan LPPM Universitas Udayana Dr Ketut Gede Dharma Putra di Nusa Dua, Bali, Minggu (20/4/2014) kemarin.
Ia mengatakan, kegiatan penanaman pohon bakau kali ini berkaitan dengan peringatan Hari Bumi pada 22 April, sehingga dengan penanaman pohon ini diharapkan masyarakat peduli dengan lingkungan dan momentum bagi umat manusia untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap planet ini.
"Setiap kesempatan kami mengerahkan mahasiswa dan masyarakat untuk melakukan penanaman pohon, baik reboisasi maupun penanaman mangrove," ujarnya.
Dharma Putra mengatakan, LPPM Unud juga melakukan pembibitan pohon bakau sehingga ada terus regenerasi pohon tersebut.
Saat ini pihaknya melibatkan sedikit-dikitnya 300 mahasiswa untuk menanam bakau sekira 3.000 pohon.
"Kami juga melakukan pembibitan tanaman ini dalam upaya ketersediaan pohon yang bisa ditanam dalam setiap kesempatan. Bahkan, setiap penerimaan mahasiswa diwajibkan melakukan kegiatan lingkungan, salah satunya melakukan bakti sosial penghijauan melalui penanaman pohon bakau," katanya.
Dikatakannya, saat ini Unud bekerja sama dengan instansi terkait melakukan penanaman pohon bakau, diantaranya dengan PT Jasamarga Tol Bali dan Dinas Kehutanan.
"Penanaman pohon saat ini, kami bekerja sama dengan Jasamarga Tol Bali, karena waktu pembangunan tol, perusahaan ini membebaskan lahan mangrove. Karena itu, perusahaan itu wajib melakukan penanaman kembali di sekitar jalan tersebut, maupun di lahan lain," ucapnya.
Hubungan Masyarakat Jasamarga Bali Tol Drajat Hari Suseno dalam kesempatan itu mengatakan, tanaman mangrove untuk bisa tumbuh memerlukan waktu cukup lama, dan target hidupnya tidaklah mudah, sehingga harus disulam, dipelihara dan dirawat secara terus menerus.
"Kami akan terus melakukan penanaman dan perawatan secara berkelanjutan di sekitar koridor jalan tol agar tanaman tersebut tetap lestari," katanya.
Ia mengatakan, pihaknya siap bekerja sama dengan berbagai pihak untuk pelestarian lingkungan, di antaranya dengan kalangan mahasiswa dan masyarakat peduli mangrove.
"Penanaman pohon bakau ini adalah untuk menambah luasan areal mangrove, karena sebelumnya kami juga melakukan pembebasan lahan mangrove untuk jalan tol, karena itu menjadi kewajiban kami untuk melakukan penanaman kembali dan memeliharanya," katanya menambahkan.[ant]
- Senin, 14 Juli 2014 17:00
- Sabtu, 12 Juli 2014 17:30
- Sabtu, 12 Juli 2014 09:00
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Iklan Niaga
TOUR & TRAVEL GUIDE
Fakta Kenapa Ngemil Itu Sehat
GriyaWisata.com- Mengemil itu ternyata menyehatkan lho walaupun terkadang ngemil bisa membuat berat badan Anda bertambah. Mau tahu kenapa mengemil itu sehat untuk tubuh? Yuk, simak selengkapnya.
Cara Jitu Agar Tangan Tetap Lembut & Halus
GriyaWisata.com- Tangan adalah bagian tubuh yang paling sering terekspos sinar matahari, debu, udara dingin dari ruangan ber-AC, air, dan juga bahan kimia dari sabun atau detergen. Hal ini membuat tangan lebih cepat kering dibandingkan dengan bagian tubuh lainnya.








