Bandara Ngurah Rai Naik Peringkat 60 Dunia
(GriyaWisata.com) Sebelum naik pesawat, wisatawan berfoto di Bandara Ngurah Rai, Bali
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, naik ke peringkat 60 dunia, jauh lebih tinggi dibandingkan pada 2012 di posisi ke-212 dari 365 bandara di seluruh dunia.
General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Herry AY Sikado mengungkapkan, peringkat tersebut diperoleh dari Airport Service Quality (ACI), lembaga internasional yang fokus pada pengembangan standar pelayanan bandara di dunia.
Dia menuturkan, tingkat kepuasan Bandara Ngurah Rai hanya 2,9 dari skala 5 atau di peringkat ke-212 pada 2012. Pada akhir 2014, hasilnya cukup memuaskan. Berdasarkan pengukuran Airport Service Quality triwulan ketiga tingkat kepuasan pengguna bandara meningkat dengan nilai 4,2 atau di peringkat 60 dunia.
"Kami mendapatkan peringkat ke-60 juga tidak mudah. Berbagai perbaikan kami lakukan. Sebelumnya kami mendapatkan peringkat ke-212
(travel.kompas.com)
- Minggu, 11 Oktober 2015 07:58
- Jumat, 9 Oktober 2015 15:49
- Senin, 28 September 2015 22:16
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Iklan Niaga
TOUR & TRAVEL GUIDE
Tour de Singkarak 2015
Tour de Singkarak 2015 yang dibuka di Pantai Carocok, Kabupaten Pesisir Selatan pada Jumat (2/10) dan akan berlangsung hingga 11/10 (hari ini). Meskipun sebuah event olahraga tetapi juga penuh dengan musik dan tarian Minang, letupan kembang api dan pesona destinasi wisata setiap daerah.
Panduan Memilih Liburan untuk Anak-Anak
www.griyawisata.com - Sekarang ini beberapa orangtua meletakkan perjalanan tahunan keluarga mereka kepada ahlinya, untuk menghemat waktu dan mengekspos anak-anak mereka dengan pengalaman yang lebih beragam. Tapi orangtua tidak sepenuhnya bebas. Berikut adalah panduan memilih liburan untuk anak-anak:Keluarga dengan anak-anak remaja akan senang dengan perjalanan apapun asal ada aspek yang menarik bagi semua anggota keluarga. Ketika seorang pelancong bernama Penny Putnam mencari perjalanan yang akan melibatkan dirinya dan suaminya yang sama-sama penggemar sejarah, dan anak laki-lakinya yang berusia 13 tahun, ia menemukan tur di Turki dari sebuah biro perjalanan wisata yang mengkombinasikan snorkeling di pesisir reruntuhan dan mengunjungi bangunan arsitektur.




