Menyelinap Antara Dua Bukit di "Virgin Beach
(GriyaWisata.com) Wisatawan asing sedang berjalan di jalan tanah tidak jauh dari kawasan menuju Pantai Bias Putih di Candidasa, Karangasem, Bali.
Sebuah pantai yang berjarak sekitar 6 kilometer arah timur dari obyek wisata Candidasa menyimpan sebuah panorama alami. Hamparan pantai yang diapit dua bukit ini memiliki tekstur berpasir putih kehitaman. Pantai yang membentang sepanjang 300 meter ini oleh masyarakat di sana disebut Pantai Bias Putih yang keberadaannya menyangkut dua desa yakni Desa Adat Perasi dan Desa Adat Bugbug, di Kabupaten Karangasem, Bali.
Setelah dilirik sebagai tempat wisata, pantai Bias Putih perlahan dikenal secara luas. Turis pun menamai pantai Bias Putih dengan nama lain Pantai Virgin Beach dan White Sand Beach. "Pantai ini mulai bergeliat sekitar awal tahun 1990-an, dua desa adat mempersembahkan alam secara alamiah untuk siapa saja sebagai kawasan umum," ucap Mas Astawa, selaku Kelihan Desa Adat Bugbug.
(travel.kompas.com)
- Minggu, 11 Oktober 2015 10:35
- Minggu, 11 Oktober 2015 07:58
- Sabtu, 10 Oktober 2015 14:54
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Iklan Niaga
TOUR & TRAVEL GUIDE
Tour de Singkarak 2015
Tour de Singkarak 2015 yang dibuka di Pantai Carocok, Kabupaten Pesisir Selatan pada Jumat (2/10) dan akan berlangsung hingga 11/10 (hari ini). Meskipun sebuah event olahraga tetapi juga penuh dengan musik dan tarian Minang, letupan kembang api dan pesona destinasi wisata setiap daerah.
Panduan Memilih Liburan untuk Anak-Anak
www.griyawisata.com - Sekarang ini beberapa orangtua meletakkan perjalanan tahunan keluarga mereka kepada ahlinya, untuk menghemat waktu dan mengekspos anak-anak mereka dengan pengalaman yang lebih beragam. Tapi orangtua tidak sepenuhnya bebas. Berikut adalah panduan memilih liburan untuk anak-anak:Keluarga dengan anak-anak remaja akan senang dengan perjalanan apapun asal ada aspek yang menarik bagi semua anggota keluarga. Ketika seorang pelancong bernama Penny Putnam mencari perjalanan yang akan melibatkan dirinya dan suaminya yang sama-sama penggemar sejarah, dan anak laki-lakinya yang berusia 13 tahun, ia menemukan tur di Turki dari sebuah biro perjalanan wisata yang mengkombinasikan snorkeling di pesisir reruntuhan dan mengunjungi bangunan arsitektur.




