Jalan Kaki Menjelajahi Lava Merapi
(GriyaWisata.com) Selama libur akhir pekan yang bertepatan dengan Tahun Baru Imlek kunjungan wisatawan ke "Lava Tour" lereng Merapi di Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta meningkat tajam baik itu wisatawan lokal, wisatawan nusantara maupun mancanegara
Sebagian besar wisatawan mancanegara lebih memilih untuk jalan kaki dalam menikmati bekas-bekas terjangan lava erupsi Gunung Merapi, sehingga kami juga memberikan pelayanan khusus bagi mereka," kata Ketua Pengelola "Lava Tour" Merapi, Umbulharjo, Cangkringan, Bagyo, Minggu (22/2/2015).
Menurut dia, dari semua wisatawan yang datang, selain lokal juga ada banyak dari mancanegara sejak Kamis (19/2/2015) hingga Minggu (22/2/2015). "Setiap harinya wisatawan yang datang antara 1.000 hingga 1.500. Kondisi ini berbeda ketika di hari biasa yang hanya sekitar 300 sampai 400 orang saja. Dari jumlah tersebut, sekitar lima persen di antaranya itu wisawatan dari luar negeri," katanya.
Ia mengatakan, wisatawan mancanegara minatnya tidak seperti pengunjung lainnya, yang menjelajahi lereng Merapi dengan menyewa kendaraan motor trail ataupun jeep wisaata. Melainkan dengan berjalan kaki, melakukantrekking sendiri.
"Mereka juga biasanya tidak membutuhkan atau menyewa pemandu wisata untuk mendampinginya. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, terutama tersesat atau berada di tepi jurang. Biasanya para pengelola pun melakukan pemantauan terhadap mereka," katanya
(travel.kompas.com)
- Jumat, 13 Maret 2015 17:06
- Jumat, 13 Maret 2015 16:05
- Jumat, 13 Maret 2015 15:05
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Iklan Niaga
TOUR & TRAVEL GUIDE
SIA Gabungkan "Airport Tax" pada Harga Tiket untuk Penumpang Indo
(GriyaWisata.com) Pesawat Airbus A380 Singapore Airlines
Manfaat Gadget Saat Traveling Bukan Cuma untuk Selfie
(GriyaWisata.coim) Hasil editan foto boleh saja asal tidak mendramatisir.







