Menara Kudus Miliki Museum Sunan Kudus
(GriyaWisata.com) Keindahan arsitektur Menara Kudus di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah yang telah menjadi sebuah monumen peradaban masa lalu dan pusat spiritualisme Islam hingga kini, Senin (18/7/2011). Masjid Al-Aqsa atau dikenal Masjid Menara Kudus yang didirikan tahun 1549 ini tidak terlepas dari Sunan Kudus yang menyebarkan Islam melalui alkulturasi budaya
Makam Sunan Kudus dan Menara Kudus, Jawa Tengah, kini dilengkapi dengan museum yang di dalamnya terdapat informasi seputar perjuangan Sunan Kudus maupun benda-benda bersejarah lainnya.
Menurut juru bicara Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus Deny Nur Hakim di Kudus, Jumat (27/2/2018), keberadaan museum tersebut memang bertujuan memberikan kemudahan bagi masyarakat dair berbagai kalangan, termasuk wisatawan untuk mengetahui sejarah tentang Sunan Kudus.
"Harapannya museum tersebut akan menjadi pusat informasi seputar sejarah Sunan Kudus," ujarnya.
Saat ini, lanjut dia, proses pembangunan museum sudah selesai dan beberapa koleksi benda bersejarah terkait Sunan Kudus juga sudah ada di museum.
Hanya saja, kata dia, penataannya hingga kini belum sempurna karena pegawai yang ada masih konsentrasi melakukan perbaikan kuncup makam.
"Untuk sementara memang belum bisa dinikmati masyarakat yang haus akan informasi seputar Sunan Kudus. Harapannya secepatnya bisa dibuka untuk umum, terutama pelajar yang ingin mendapatkan informasi lebih," ujarnya.
Terkait dengan koleksi benda-benda bersejarah nantinya, kata dia, sudah disiapkan, termasuk foto bangunan menara dari zaman kuno yang diperoleh dari Museum terkenal di Belanda, yakni Tropenmuseum.
Selain itu, kata dia, Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus juga berencana menjalin komunikasi dengan pengelola Tropenmuseum untuk mendapatkan informasi seputar Menara Kudus maupun tentang Kota Kudus.
"Nantinya juga dilengkapi dengan ruang multimedia sehingga dokumen lama yang tidak memungkinkan ditampilkan secara fisik bisa ditambilkan lewat visual," ujarnya.
Ia berharap, nantinya juga mendapat bantuan dari pemerintah, dalam rangka memperbanyak koleksi, terutama koleksi buku yang menyangkut sejarah Sunan Kudus.
Dokumentasi yang dimiliki yayasan selama menggelar kegiatan, seperti prosesi buka luwur serta pertunjukkan wayang klitik juga bisa ditampilkan.
Wakil Ketua Asosiasi Museum Indonesia Daerah Jateng Sancaka Dwi Supani menyampaikan apresiasinya kepada pengelola Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus yang membuat museum untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan informasi seputar Sunan Kudus.
"Harapannya masyarakat yang berkunjung ke makam juga bisa mampir sejenak ke museum guna mengetahui sejarah Sunan Kudus atau melihat benda-benda bersejarah
(travel.kompas.com)
- Senin, 2 Maret 2015 13:17
- Senin, 16 Februari 2015 14:07
- Kamis, 12 Februari 2015 14:26
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Iklan Niaga
TOUR & TRAVEL GUIDE
SIA Gabungkan "Airport Tax" pada Harga Tiket untuk Penumpang Indo
(GriyaWisata.com) Pesawat Airbus A380 Singapore Airlines
Manfaat Gadget Saat Traveling Bukan Cuma untuk Selfie
(GriyaWisata.coim) Hasil editan foto boleh saja asal tidak mendramatisir.







